Resmi Bubar, Member Wanna One Menangis & Beri Pesan Terakhir Untuk Fans

Gogor Subyakto | Senin, 28 Januari 2019 20:08 WIB
Resmi Bubar, Member Wanna One Menangis & Beri Pesan Terakhir Untuk Fans

Kapanlagi.com - Kehadiran Wanna One di dunia musik K-Pop memang memberikan warna tersendiri. Seperti yang diketahui, grup jebolan Produce 101 Season 2 ini tentu sudah memiliki banyak fans di Korea Selatan maupun mancanegara.

Namun sayangnya, karena berasal dari berbagai agensi yang berbeda, boy group satu ini tak memiliki masa kontrak yang lama. Setelah satu tahun lebih aktif, kini Wanna One telah resmi dinyatakan bubar.

Sebagai ucapan perpisahan, Wanna One sempat menggelar sebuah konser selama empat hari berturut-turut. Di hari terakhir, para member sempat berikan pesan untuk terakhir untuk fans ditemani air mata.

1 dari 3 halaman

1. Meninggalkan Panggung Satu Per Satu

Meninggalkan Panggung Satu Per Satu Credit: As Tagged
Minggu (27/01) kemarin merupakan hari terakhir konser Therefore dari Wanna  One. Dalam konser perpisahan ini, para member sempat memberikan pesan terakhir mereka untuk Wannable sambil bergantian meninggalkan panggung.

'Saat aku pergi, aku tidak berpikir bahwa sebelas dari kita akan tampil sebagai Wanna One lagi. Jadi sebagai orang pertama yang pergi, aku akan memeluk para hyung satu per satu. Wannable! Aku berharap kalian bahagia! Terima kasih!' - Guanlin

'Untuk para member Wanna One dan para Wannable yang memberiku banyak kebahagiaan, terima kasih banyak. Aku cinta kalian!' - Minhyun

'Wannable dan Wanna One-ku yang abadi, aku bersungguh-sungguh cinta kalian. Terima Kasih!' - Seungwoo

'Sebenarnya aku tidak ingin mengucapkan selamat tinggal. Aku benar-benar tak ingin berpisah! Aku sangat senang karena memiliki kalian. Aku sangat berterima kasih. Dan kini, nama yang tak bisa lagi aku sebut, Wannable, aku sangat cinta kalian' - Woojin

2 dari 3 halaman

2. Tangis Para Member

Tangis Para Member Credit: As Tagged
Berdiri di atas panggung, para member bergantian mengucapkan selamat tinggal untuk penggemar. Setelah melewati berbagai kenangan, mereka tak kuasa menahan air mata.

'Ini bukanlah akhir melainkan sebuah permulaan. Wannable, aku sangat mencintai kalian dan aku sangat bersyukur. Terima kasih!' - Jihoon

'Aku menerima begitu banyak hal dan aku sangat bersyukur dan aku meminta maaf. Aku cinta kalian dengan semua yang aku punya. Mulai besok.. umm.. Aku ingin mengucapkan selamat tinggal dengan senyuman namun ternyata itu tidak mudah. Wannable.. Wannable! WANNABLE! Selamat tinggal,' - Jaehwan

'Terima kasih untuk mencintai kami selama satu setengah tahun. Sampai kita bisa bertemu lagi, aku mohon jangan sakit dan aku berharap hanya hal baik yang akan menghampiri-mu. Kalian sudah berusaha teras. Terima kasih!' - Daehwi

'Wannable, sebelas dari kita sangat tidak ingin untuk berpisah. Aku sangat bersyukur dan Wanna One sangat mencintai Wannable. Kalian telah berusaha keras, aku minta maaf dan aku cinta kalian. Selamat tinggal.' Sungwoon

3 dari 3 halaman

3. Pesan Wanna One untuk Wannable

Pesan Wanna One untuk Wannable Credit: As Tagged
Selama satu tahun lebih, sebelas member telah melewati banyak rintangan serta kegembiraan bersama para penggemar. Selain itu, kebersamaan Wanna One tentunya akan selalu dikenang oleh Wannable.

'Wannable kalian sudah sangat berjuang dengan keras dan aku mencintai kalian dengan segalanya. Tolong percaya kita hingga akhir dan tunggu kita. Kita akan segera kembali. Terima kasih!' - Jinyoung

'Aku sungguh-sungguh berterima kasih kepada kalian semua yang telah mencintai Wanna One selama satu setengah tahun. Wannable, jika kalian tidak lupa Wanna One aku percaya suatu saat kita bisa bertemu lagi. Aku mohon jangan terlalu merasa tersakiti. Wannable merupakan hadiah untuk Wanna One di setiap harinya. Dan Aku juga berterima kasih Wanna One bisa menjadi kado untuk hari-hari Wannable. Terima kasih!' - Jisung

'Aku sangat bahagia selama ini. Terima kasih telah membuat masa mudaku sangat indah. Terima kasih.. aku tak akan bisa melupakan ini semua. Terima Kasih!' - Kang Daniel

(kpl/ssm)


Editor:  

Gogor Subyakto

↑