Selain 'YOUR NAME', Anime Karya Makoto Shinkai Ini Wajib Tonton

Guntur Merdekawan | 20 Januari 2017, 07:09 WIB
Selain 'YOUR NAME', Anime Karya Makoto Shinkai Ini Wajib Tonton

Kapanlagi.com - Film animasi (anime) buatan Jepang memang punya fanbase besar yang tersebar di seluruh dunia. Namun tak semua anime akhirnya bisa menembus pasar box office. Nah, dalam beberapa waktu terakhir ini mulai ada beberapa judul anime yang bisa dibilang sukses besar di pasaran, seperti DORAEMON: THE MOVIE dan YOUR NAME (KIMI NO NA WA).

Judul terakhir adalah sebuah anime karya kreator terkenal asal Jepang, Makoto Shinkai. YOUR NAME awalnya dirilis di theater Jepang pada Bulan Agustus 2016 dan langsung sukses memikat hati para pecinta film. Akhirnya pihak Comix Wave Film selaku rumah produksi memutuskan untuk menyebarkan film-nya ke beberapa bioskop dunia, seperti salah satunya di Indonesia.

Salah satu situs asal Amerika, The Number bahkan menyebut jika angka penjualan YOUR NAME di seluruh dunia saat ini sudah mencapai angka US$331 miliar atau setara 4,4 triliun rupiah. Angka tersebut menjadikan YOUR NAME sebagai anime Jepang terlaris di seluruh dunia, mengalahkan film SPIRITED AWAY milik Ghibli Studio.

YOUR NAME sendiri bukanlah karya pertama dari Makoto. Kreator yang punya gaya gambaran visual khas ini sebelumnya juga sudah merilis judul-judul liain yang dijamin nggak kalah keren dari YOUR NAME. Penasaran? Simak daftarnya di bawah..

1. 5cm Per Second

5 Centimeter Per Second © Comix Wave5 Centimeter Per Second © Comix Wave

Anime satu ini tayang pada Maret 2003 silam dan digadang-gadang sebagai salah satu anime paling merenyuhkan hati sepanjang masa. Karena respon yang sangat positif pada saat pemutarannya di bioksokp Jepang, sebuah novel pun diluncurkan, yang mana ceritanya melanjutkan versi aninenya.

Sama seperti YOUR NAME, 5CM PER SECOND juga memiliki drawing landcape super ciamik dan bikin mulut menganga. Film ini sendiri dibagi dalam 3 chapter dan bahkan sempat diputar di bioskop Australia loh!

2. Kotonha No Niwa (Garden of Words)

Kotonoha no Niwa © Comix WaveKotonoha no Niwa © Comix Wave


Makoto selaku sang kreator menyebut jika anime ini adalah karyanya yang paling laris di pasaran kala itu. Bahkan, tak sedikit yang melabeli serial satu ini dengan sebagai 'The Best Anime of 2013'. Bahkan saking suksesnya, film ini sampai dibuatkan versi manga dan juga novel. Tak usah ditanya, salah satu kekuatan utama anime ini adalah visual landscape-nya yang benar-benar epic. Namun selain itu, ceritanya juga sangat unik dan antimainstream.

3. Dareka no Manazashi

Dareka no Manazashi © Comix WaveDareka no Manazashi © Comix Wave


Anime satu ini bisa dibilang lebih ke arah CM alias iklan di Jepang. Meskipun begitu, dengan tangan ajaibnya, Makoto menyihir iklan tersebut jadi sebuah komposisi film pendek bedurasi 7 menitan yang ceritanya sangat simpel, hangat dan menyentuh. Anime pendek ini bercerita tentang sosok wanita bernama Aya yang secara perlahan mulai kehilangan rasa peduli dan cintanya pada sosok ayah, namun pada akhirnya ada satu hal tak diduga-duga yang bisa mengembalikan kehangatan keluarga tersebut.

4. The Place Promised In Our Earlier Days

The Place Promised in Our Early Days © Comix WaveThe Place Promised in Our Early Days © Comix Wave


Berbeda dari judul-judul di atas, anime yang dirilis tahun 2004 ini bergenre romance dengan balutan tema militer. Seperti biasa, salah satu titik kuat dari anime karya Makoto ini adalah visual dari landscape yang Ia gambar. Meskipun begitu, ceritanya juga nggak kalah oke loh, yakni tentang persahabatan dan romansa dari 2 orang pria jenius dan juga 1 gadis yang mencoba untuk terbang mencapai puncak Hokkaido Tower, yang merupakan salah satu tower tertinggi dan ikonik ketika Jepang tengah diakuisisi oleh Amerika dan Soviet.

5. Children Who Chase Lost Voices

Children Who Chase Lost Voices © Comix WaveChildren Who Chase Lost Voices © Comix Wave


Anime ketiga yang dirilis Makoto setelah The Place Promised in Our Early Days dan 5 Cm Per Second, tepatnya pada tahun 2011. Film ini bercerita tentang pertemuan antara gadis berusia 15 tahun bernama Asuna Watase dan pria misterius bernama Shun yang nantinya bakal membawa mereka melalui sebuah petualangan panjang dan seru di sebuah dimensi lain bernama Agartha.

(kpl/gtr)

Editor:  

Guntur Merdekawan