Serial Asia di Indonesia: Drama Silat, K-Drama Sampai Bollywood

Rahmi Safitri | 05 Oktober 2016, 21:30 WIB
Serial Asia di Indonesia: Drama Silat, K-Drama Sampai Bollywood

Kapanlagi.com - Selain sinetron, acara berita, acara musik, variety show; televisi Indonesia juga menayangkan drama-drama dari negara lain. Kalau untuk saat ini sih drama luar negeri yang mendominasi adalah serial-serial dari India seperti Mohabbatein, Anandhi, Thapki, dan sebagainya yang ditayangkan oleh ANTV.

Melihat banyaknya serial India yang biasa disebut Tellywood bisa dibilang drama tersebut yang sedang jadi tren dan diminati oleh penonton televisi Indonesia saat ini. Biasanya sih satu serial ditayangkan kemudian berhasil meraih rating tinggi, maka drama-drama lainnya dari negara tersebut akan di-import untuk mengulang kesuksesan. Formula penayangan drama Asia yang jadi tren ini sudah dimulai oleh televisi Indonesia sejak era 90-an.

Yuk generasi 90-an, kita mengingat kembali tren serial Asia apa saja yang pernah jadi fenomena di kalangan penonton Indonesia. Kita mulai dari yang pernah booming banget di era 1990-an, 2000-an, dan yang kekinian alias masa sekarang.

DRAMA SILAT MANDARIN

Return of the Condor Heroes alias Yoko © TVB JadeReturn of the Condor Heroes alias Yoko © TVB Jade

Kalau kita ngomongin drama silat Mandarin yang pernah tayang di sini, ada empat yang pernah jadi hits banget di Indonesia. Yang pertama adalah Return of the Condor Heroes atau biasanya sih orang sini lebih sering menyebutnya sebagai Yoko, nama karakter utama yang diperankan oleh Andy Lau. Kisah cinta Yoko dan guru cantiknya Bibi Leung dengan segala intrik mampu menghipnotis penonton Indonesia. Drama silat kedua yang juga populer adalah White Snake Legend alias Siluman Ular Putih yang mengisahkan kisah cinta antara wanita jelmaan ular dengan pemuda biasa. Drama ketiga yang super populer di semua kalangan adalah Kera Sakti dengan teman-teman ajaibnya yang berpetualang mencari kitab suci. Terakhir yang tak kalah populer adalah Putri Huan Zhu yang mempopulerkan Vicki Zhao, Ruby Lin, dan Alec Su.

Selain keempat serial di atas, drama silat lain yang pernah mendapat tempat di hati pemirsa Indonesia adalah Pedang Pembunuh Naga, To Liong To, Pangeran Rajawali, Pendekar Ulat Sutra, Justice Bao dan lain-lain. Oh ya selain dramanya, soundtrack yang dibikin dalam bahasa Indonesia juga jadi hits, contohnya Siapa Yang Mengubah Hatiku yang dinyanyikan oleh Yuni Shara untuk serial Yoko. Ada yang ingat liriknya?

DORAMA JEPANG

Dua karakter utama Tokyo Love Story, Kanji dan Rika © Fuji Network SystemDua karakter utama Tokyo Love Story, Kanji dan Rika © Fuji Network System

Drama Jepang lebih sering disebut dengan dorama. Dan dorama yang pertama kali mampu mengharu biru penonton Indonesia adalah Oshin yang mengisahkan kehidupan seorang wanita dari dia kecil sampai nenek-nenek dan dulu ditayangkan di TVRI. Dorama yang tak kalah bikin nyesek adalah Rindu-Rindu Aizawa, tentang seorang gadis kecil yang tinggal bersama dengan ayah tirinya kejam.

Bukan hanya bikin sedih aja kok, dorama romantis nan manis juga pernah jadi favorit penonton di era 90-an. Yang pertama tayang di sini adalah Tokyo Love Story, sebuah kisah cinta antara tiga sahabat yang complicated. Selain itu ada juga Ordinary People, Just The Way We Are, Anything For You, 101 Proposal, Let's Go To School, Long Vacation, Love Generation, Terms of A Witch, Anchor Woman dan sebagainya.

SERIAL THAILAND (LAKORN)

Pamela Bowden, bintang utama Lady of The Poor © istimewaPamela Bowden, bintang utama Lady of The Poor © istimewa

Mungkin ada yang lupa-lupa ingat kalau serial Thailand (biasa disebut lakorn) dulu pernah juga hits terutama di kalangan ibu-ibu. Salah satunya yang tak boleh dilupakan adalah Lady of the Poor. Serial ini berkisah tentang gadis cantik bernama Bo' yang tinggal di wilayah kumuh bersama dengan kakak dan kakak iparnya yang jahat bernama Camay. Karakter Bo' dan Camay ini dulu populer banget lho.

Selain Lady of the Poor, ada juga Badai Asmara yang dimainkan juga oleh Pamela Bowden di pemeran Bo'. Kemudian ada serial Lady and the Countryman, kisah cinta unik antara peragawati cantik dengan kepala desa ganteng yang dulu sempat tayang di RCTI. Ada juga Pesona Cinta atau judul aslinya Mia Kang Tanorn yang tayang di ANTV, tentang kisah cinta unik yang berawal dari kawin pura-pura.

SERIAL TAIWAN 

Meteor Garden, dari drama sampai model rambut F4 jadi populer © Comic RitzMeteor Garden, dari drama sampai model rambut F4 jadi populer © Comic Ritz

Serial Taiwan begitu fenomenal di Indonesia apalagi kalau bukan gara-gara Meteor Garden di awal tahun 2000-an. Empat pemuda ganteng kaya raya dengan gadis biasa-biasa aja, sepertinya jadi formula ampuh untuk menarik perhatian dan hati penonton. Meteor Garden ini juga sukses bikin F4 populer luar biasa sampai-sampai Jerry Yan dkk menggelar konser di Indonesia. Bahkan dulu banyak cowok-cowok yang meniru model rambut Taoming She dan Huazhe Lei. Oh ya soundtrack-soundtrack dari Meteor Garden juga booming banget sampai dibikin versi Indonesia yang lagi-lagi dinyanyikan oleh Yuni Shara.

Setelah Meteor Garden, serial-serial yang diperankan oleh F4 pun ditayangkan seperti Meteor Rain, Happy Campus, Orange Boy, Come to My Place, Love Scar, Poor Prince, Peach Girl, Love Storm, Mars, Silence, dan tentu saja Meteor Garden 2 yang sayangnya tak sesukses pendahulunya. Selain yang diperankan oleh F4, serial Taiwan yang sempat booming di Indonesia adalah Kabut Cinta, At The Dolphin Bay, Twins, Romantic Garden, Snow Angel, My MVP Valentine, Lavender, dan lain-lain.

DRAMA KOREA PART 1

Endless Love bikin haru penonton © KBSEndless Love bikin haru penonton © KBS

Drama Korea pertama kali yang tayang di Indonesia adalah Sunflower di Trans TV dengan bintang Ahn Jae Wook, Kim Hee Sun, Cha Tae Hyun dan lain-lain. Tapi baru mulai dapat perhatian setelah Endless Love yang mengharu biru hadir dengan Song Hye Kyo dan Song Seung Hun sebagai bintang utama. Setelah Endless Love, drama Korea mengambil alih tren dari Taiwan karena ceritanya yang romantis dan lucu.

Drama Korea yang tak kalah populer setelah Endless Love adalah Sassy Girl Chun Hyang, Memories of Bali, All About Eve, Full House, Jewel in the Palace, 18 vs 29, Winter Sonata, Summer Scent, dan lain-lain. 

DRAMA KOREA PART 2

Boys Before Flowers jadi tonggak hallyu wave di seluruh dunia © KBS2Boys Before Flowers jadi tonggak hallyu wave di seluruh dunia © KBS2

Perlu diketahui setelah sempat booming di awal 2000-an, drama Korea sempat kehilangan 'nyawa' di televisi Indonesia. Tapi mulai hidup kembali sekitar tahun 2009-2010 dan semua itu gara-gara Boys Before Flowers, versi Korea dari Meteor Garden yang sukses membuat populer Lee Min Ho di seluruh dunia. 

Setelah Boys Before Flowers, drama Korea mulai ditayangkan dan jadi idola lagi seperti He's Beautiful, Brilliant Legacy, Queen Seon Deok, Lie to Me, My Fair Lady, My Love From Another Star, The Heirs dan lain-lain. Kesuksesan BBF ini juga membuat Indonesia semakin demam dengan K-Pop.

Drama Korea kemudian mulai jarang ditayangkan karena banyaknya yang berjualan DVD bajakan. Selain itu, banyak situs-situs yang menayangkan drama dari negeri ginseng dengan subtitle Bahasa Inggris, sehari setelah tayang di negara asal. Jadi fans K-Drama lebih memilih menonton online daripada harus menunggu penayangan di televisi.

SERIAL BOLLYWOOD (TELLYWOOD)

Mahabharata bikin demam serial Bollywood dan Shaheer Sheikh sang Arjuna © Star PlusMahabharata bikin demam serial Bollywood dan Shaheer Sheikh sang Arjuna © Star Plus

Kalau ada yang bilang Tellywood bukan serial Asia, well yang kita bahas di sini adalah drama luar negeri yang jadi tren di sini. Lagipula India terletak di kawasan Asia Selatan dan pastinya masih bagian dari benua ini. Demam Tellywood di negara kita diawali dengan kesuksesan Mahabharata yang sukses membuat Shaheer Sheikh jadi pujaan banyak wanita di sini.

Setelah kesuksesan Mahabharata, penonton Indonesia pun dibuai dengan Mahadewa, Jodha Akbar dan yang sempat jadi fenomena di dunia meme, Uttaran. Selain dari India, drama Turki pun juga mendapat tempat di hati penonton. Oleh karena itu, sampai saat ini ANTV masih menjadikan serial India dan Turki sebagai 'menu' andalan mereka setiap hari.

Nah dari era serial-serial Asia yang sempat jadi tren ini, manakah generasi favorit kamu? Serial laga Mandarin, dorama, lakorn, serial Taiwan, K-Drama, atau Tellywood? Yang jelas sih tiap era pasti meninggalkan momen nostalgia bagi yang dulu sempat nonton drama-drama tersebut di atas. (kpl/pit)

Editor:   Rahmi Safitri