Setelah Dibully dan Kehilangan Sang Ayah, Kondisi Mental Sunny Dahye Semakin Memburuk Karena Hal Ini

Jum'at, 20 Agustus 2021 21:15 WIB
Setelah Dibully dan Kehilangan Sang Ayah, Kondisi Mental Sunny Dahye Semakin Memburuk Karena Hal Ini
Sunny Dahye © YouTube.com/SunnyDahyeIn

Kapanlagi.com - Kondisi mental YouTuber Sunny Dahye rupanya semakin memburuk. Setelah dibully netizen karena rumor telah menghina Indonesia, bermasalah dengan seorang animator, dan tidak suka melihat kesuksesan temannya, Sunny juga dibuat semakin terpukul setelah ayahnya meninggal dunia.

Tak hanya itu, muncul beberapa akun anonim yang merundung dirinya. Akun tersebut melemparkan ujaran kebencian dan ancaman kepada Sunny Dahye.

Karena kemunculan berita-berita miring dari akun tersebut, kondisi psikologi wanita bernama asli Dahye Hur ini pun semakin terganggu. Padahal berita yang beredar tersebut adalah fitnah dan belum tentu kebenarannya.

"Kita tahu baru-baru ini Sunny kehilangan ayahnya, itu memperburuk keadaan dia secara psikologis, ditambah lagi dengan berita ini semakin buruk. Kita tahu ini fitnah, karena secara tiba-tiba akun ini langsung delete postingannya dan bilang belum tentu benar. Padahal berita ini sudah diberitakan secara masif sehingga membuat netizen terkesan mempercayai dan membully klien kami," ungkap kuasa hukum Sunny Dahye, Dhito Sitompoel saat ditemui di Polres Metro Jakarta Utara, Jumat (20/8) sore.

1. Mental Sunny Dahye Hancur

Sang pengacara secara tegas menyampaikan bahwa sebenarnya Sunny Dahye sama sekali tak pernah mengucapkan ujaran kebencian terhadap negara Indonesia. Dalam kesempatan yang sama, rekan Dhito yang merupakan tim kuasa hukum Sunny, Philipus Sitepu juga menambahkan, sejak berita tersebut beredar, kliennya sampai berdiam diri, terlebih karena ayahnya meninggal dan ancaman yang ia terima.

"Sampai saat ini kami bisa katakan tidak ada, justru dengan adanya peristiwa ini membuat mental klien kami yang saat ini sedang dalam keadaan duka ditambah lebih hancur," kata Dhito.

"Dia sempat berdiam diri beberapa hari karena bersamaan ayahnya meninggal. Dia sangat down mentalnya. Ada ancaman mau bunuh lah, 'datang ke Bali saya matikan' sampai ada yang gitu. Nah itu yang membuat dia semakin terpuruk, padahal dia sangat mencintai Indonesia, tapi kok netizen malah menyerang dia. Itu yang dia tidak bisa terima," tambah Philipus Sitepu.

Selain itu, manajer Sunny Dahye, Syafira Andryana, mengatakan tak ada pesan dari Sunny kepada pelaku yang membullynya. Sunny Dahye akan tetap mengikuti proses hukum yang berlaku apabila si pelaku berhasil ditemukan.

"Kalau pesan untuk si pelakunya sih nggak ada, karena Sunny juga sendiri akan mengikuti prosedur aja ke depannya seperti apa. Tapi belum tahu juga nih bakal kayak gimana ke depannya," tutup Syafira Andryana.