Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

SM Entertainment Resmi Dirikan 'STUDIO KWANGYA', Perusahaan Produksi Metaverse

Selasa, 12 Juli 2022 21:15 WIB
SM Entertainment Resmi Dirikan 'STUDIO KWANGYA', Perusahaan Produksi Metaverse
Studio Kwangya ┬ęSM Entertainment

Kapanlagi.com - SM Entertainment umumkan pendirian STUDIO KWANGYA, sebuah perusahaan yang dikhususkan dalam teknologi produksi konten metaverse, pada 12 Juli 2022. Bidang usaha dari STUDIO KWANGYA meliputi Post Production, VFX Production, Virtual Human, VR Production, M/V Studio, dan Virtual Studio, di mana mereka membangun relasi joint venture (JV) dengan perusahaan Korea Selatan dan luar negeri, melakukan merger & acquisition (M&A), juga merekrut orang-orang berbakat.

STUDIO KWANGYA diharapkan dapat membantu lebih lanjut SMCU (SM Culture Universe), sebuah pandangan dunia SM Entertainment yang menonjolkan nilai dasar dan visi dari industri hiburan di masa depan.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

1. Tentang Studio A

Gambar

Lee Sung Su dan Tak Young Jun yang merupakan CEO dan COO dari SM Entertainment mengungkapkan, "SMCU adalah sebuah konsep yang mencakup cerita dan pandangan dunia yang unik dari setiap artis, melintasi dunia virtual dan nyata. KWANGYA merupakan sebuah tempat, alam semesta yang berisi identitas setiap artis, juga sebuah dunia baru yang tidak memiliki batasan. Di KWANGYA, akan ada berbagai konten yang belum pernah dilihat sebelumnya. SM Entertainment mendirikan studio ini untuk membuat konten metaverse yang berbeda secara professional, berdasarkan Culture Technology (CT) yang sudah dikumpulkan oleh SM selama ini."

STUDIO KWANGYA baru-baru ini juga melakukan JV yang dinamakan 'Studio A' bersama dengan perusahaan platform konser VR, Amaze VR, dan berencana untuk melakukan bisnis produksi VR melalui 'Studio A.

Di masa depan, Studio A akan memproduksi konser VR, tidak hanya untuk artis-artis SM Entertainment, tapi juga artis lain dan tidak terbatas pada K-POP saja. Konser ini menggunakan berbagai alat produksi, seperti kamera VR 3D yang dibuat sendiri, video processing software, Unreal Engine-based VR Visual Effects (VFX), dan teknologi AI.

2. SMCU, Visualnya Berhasil Memukau Dunia

Lee Seung Jun dan Ernest Lee yang merupakan co-CEO dari Amaze VR mengatakan, "Melalui pendirian JV dengan SM Entertainment, kami akan memproduksi konser VR dari artis-artis K-POP dan lainnya dengan cara yang baru dan belum pernah dilihat sebelumnya. Kami akan memberikan penggemar pengalaman bertemu artis favorit mereka dengan lebih dekat."

Baru-baru ini, SM Entertainment merilis episode ke-2 dari SMCU aespa 'Next Level' yang memiliki genre 'CAWMAN', sebuah genre baru yang dibuat oleh Lee Soo Man, dan berhasil mendapatkan respon yang sangat baik dari penonton dan kritikus dengan keindahan visualnya.

Seorang perwakilan dari STUDIO KWANGYA mengatakan, "Berbagai perusahaan hiburan di seluruh dunia, termasuk game dan film, menunjukkan minat mereka pada pandangan dunia yang disajikan melalui konten SMCU. Mereka juga mempromosikan kerjasama produksi konten metaverse berdasarkan teknologi dan kemampuan produksi konten di STUDIO KWANGYA."