Tampil dalam Produce X 101, SinB GFRIEND Mengaku Jadi Korban 'Evil Editing'

Kistin Septiyani | Sabtu, 13 Juli 2019 08:16 WIB
Tampil dalam Produce X 101, SinB GFRIEND Mengaku Jadi Korban 'Evil Editing'

Kapanlagi.com - Netizen kini tengah memperdebatkan evil editing yang dilakukan dalam program survival Produce X 101. Tak hanya para peserta, SinB GFRIEND ternyata juga menjadi korban dari editan jahat dalam acara tersebut. Hal ini diungkapkan SinB saat melakukan siaran Vlive belum lama ini.

Mengutip Koreaboo, pada Sabtu (13/7/2019) dalam episode 1 Produce X 101, para member GFRIEND muncul untuk menemui kontestan dari agensi mereka yang tengah berlatih di gedung perusahaan. Mereka berbincang sejenak, dan para trainee tersebut mengungkapkan mereka akan membawakan lagu Ko Ko Bob milik EXO. SinB pun mengatakan bahwa itu lagu yang sangat susah dan para trainee tersebut harus memiliki skill yang sangat bagus untuk menampilkannya.

1 dari 2 halaman

1. Evil Editing Produce X 101

Evil Editing Produce X 101 ©Mnet
Dalam salah satu scene terlihat Sowon, anggota GFRIEND yang lain memberikan semangat untuk ketiga trainee tersebut. Ia juga berharap agar mereka berhasil masuk ke dalam kelas A dalam tahap evaluasi awal.

Saat itu, SinB membentuk huruf A dengan kedua tangannya. Adegan tersebut diulangi hingga berkali-kali. Tak hanya itu penambahan efek suara dan caption dalam cuplikan tersebut membuat kesan menegangkan dalam ruangan itu.

2 dari 2 halaman

2. Ungkap Kekesalan

Ungkap Kekesalan ©Source Music
Dalam siaran Vlive tersebut, SinB mengungkapkan kekesalannya setelah melihat hasil editing dari episode tersebut. Ia merasa pihak Mnet telah mengedit episode tersebut dan membuatnya terlihat buruk atau jahat.

"Kalian tahu bagaimana mereka mengatakan Produce mengedit scene dengan jahat. Aku adalah korban. Suasananya benar-benar hangat saat itu. Benar-benar hangat. Aku bahkan memuji bagaimana mereka melakukannya dengan baik, tapi mereka (pihak Produce) tidak menunjukkannya," ujar SinB dalam acara Vlive tersebut.

Netizen pun merasa bersimpati terhadap SinB. Mereka juga berharap kedepannya tidak akan ada kejadian semacam ini lagi.

(kor/TIN)


Editor:  

Kistin Septiyani

TOPIK TERKAIT
 
↑