Lorde
:

 

Ella Maria Lani Yelich-O'Connor atau yang lebih populer dengan nama panggung Lorde adalah seorang musisi muda asal New Zealand yang namanya melejit setelah single keduanya yang berjudul Royals berada di puncak tangga musik New Zealand Top 40 dan Billboard Hot 100. Lewat single ini pulalah dirinya menjadi penyanyi solo asal New Zealand pertama yang berhasil meraih urutan pertama di tangga musik Amerika Serikat.

 

Lorde merupakan putri dari Sonja Yelich, seorang penulis puisi kenamaan asal New Zealand. Dari sang ibu inilah Lorde mulai banyak membaca buku yang kemudian banyak mempengaruhi tekniknya dalam menulis lagu. Saat masih berusia 5 tahun, wanita kelahiran Auckland, New Zealand ini mengikuti grup drama dan saat itulah ia mulai menyadari kecintaannya akan musik dan akting.

 

Wanita keturunan Kroasia dan Irlandia ini sudah memulai menulis lirik lagu sejak masih berusia 14 tahun. Bakatnya mulai dikenali produser ketika video rekamannya yang menyanyikan lagu Pixie Lott's berjudul 'Mama Do' dikirimkan ke pencari bakat Universal A&R, Scott Maclachlan. Ketika Lorde mencapai usia 13 tahun, Scott Maclachlan kemudian mengajak Lorde untuk menandatangani kontrak di bawah label Universal.

 

Musik-musik Lorde banyak dipengaruhi aliran ambient, art pop, dark wave, electronica, indietronica, minimal dan synthpop. Sedangkan lirik-lirik yang ditulisnya kebanyakan terinspirasi dari masa mudanya dan kritik akan budaya yang mainstream.

 

KARIR :

 

2012 - sekarang.

 

Debut Lorde dimulai dari Extended Play pertamanya yang berjudul The Love Club yang awalnya ia posting di situs SoundCloud pada November 2012 sebelum kemudian secara resmi dirilis pada Maret 2013. Album Extended Play ini berhasil menempati urutan kedua New Zealand dalam kategori album chart pada 8 Mei 2013.

 

Single keduanya yang berjudul Royals berhasil mencapai beberapa puncak tangga lagu, di antaranya New Zealand Top 40, U.S. Billboard Hot 100, Alternative charts, serta Rock Charts. Lewat single ini pulalah Lorde menjadi wanita berusia 17 tahun pertama yang berhasil berada di puncak tangga U.S. Billboard Alternative Songs Chart sejak 1996. Tidak hanya itu saja, Lorde juga menjadi wanita penyanyi Solo New Zealand pertama yang menempati puncak tangga lagu US Billboard dalam kurun waktu lebih dari 25 tahun berkat lagu ini.

 

Single Tennis Court yang dirilis pada 8 Juni 2013 sempat dimainkan dalam liputan final pertandingan single wanita Wimbledon Championships 2013 oleh BBC. Single ini juga berhasil meraih puncak tangga lagu New Zealand top 40 pada Juni 2013. Hal ini menjadikannya wanita New Zealand pertama yang memiliki 4 lagu dalam 20 track New Zealand Top 40 Chart.

 

Lorde juga sempat mengcover lagu hits Everybody Wants to Rule the World yang kemudian juga dirilis dalam soundtrack film THE HUNGER GAMES: CATCHING FIRE. Di tahun 2013, Lorde berhasil menerima berbagai penghargaan, di antaranya APRA Silver Scroll yang diperolehnya bersama Joel Little untuk lirik Royals, MTV Europe Music Awards kategori Best New Zealand Act, dan 3 New Zealand Music Awards untuk kategori Single of the Year, Breakthrough Artist of the Year, dan People's Choice Award. Tidak hanya di situ saja, Lorde juga muncul dalam daftar 16 remaja paling berpengaruh versi majalah Time.

 

DISKOGRAFI :

 

Album :
- PURE HEROINE (2013)

Extended Play
- THE LOVE CLUB EP (2012)

Single:
- Royals (2013)
- Tennis Court (2013)
- Team (2013)

Lebih Lengkap