3 Kucing Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak di Daerah

Nizar Zulmi | 22 Oktober 2014, 07:21 WIB
3 Kucing Pecahkan Rekor Penonton Terbanyak di Daerah

Kapanlagi.com - Jika disinggung tentang job off air, tentu pengusung dangdut adalah juaranya. Tak bisa dipungkiri memang, dangdut merupakan musik yang bisa diterima oleh semua kalangan. Dangdut bisa  membawa suasana gembira dalam alunan rancak suara kendang dan suling.

Begitupun dengan grup dangdut 3 Kucing yang sebelumnya memakai nama 3 Macan Asli. Meski saat ini jarang tampil on air, namun panggilan off air grup yang digawangi oleh Yenny Anggraeny, Rena Azahra dan Bunga Sari ini sangat padat di beberapa daerah dalam ragam acara berbeda. Diakui, karena inilah mereka kerap menolak untuk tampil di televisi.

"Bukan karena kami ga mau ya. Waktunya aja belum pas. Kami sudah sign kontrak untuk manggung di daerah-daerah jauh sebelumnya. Jadi ga bisa dibatalkan sepihak. Kalau jobnya di Jakarta, mungkin kami masih bisa meluangkan waktu ambil job on air," ujar Eko Al Suwari, manajer kepada wartawan (21/10).

3 Kucing beraksi di depan puluhan ribu penonton ©KapanLagi.com/Ruswanto3 Kucing beraksi di depan puluhan ribu penonton ©KapanLagi.com/Ruswanto

Setelah beberapa waktu lalu sukses dalam roadshow sebuah acara bertema otomotif di pulau Jawa, kini grup pelantun Tahu Gejrot tersebut melanjutkan sukses mereka di Kalimantan, Sumatera, dan Sulawesi. Mereka mengisi panggung pesta rakyat yang diusung oleh Bank Rakyat Indonesia (BRI).

"Kami keliling di beberapa acara Pesta Rakyat Simpedes BRI. Beberapa diantaranya adalah di Tanjung, Tabalong, Kalimantan Selatan. Terus ke Makassar, juga Lubuk Linggau, Sumatera Selatan," lanjutnya.

Musik dangdut punya massa yang membludak ©KapanLagi.com/RuswantoMusik dangdut punya massa yang membludak ©KapanLagi.com/Ruswanto

Seperti halnya Linkin Park dan Metallica yang pernah mengumpulkan lebih dari 30 ribu penonton dalam konsernya di Indonesia, 3 Kucing pun meraih prestasi yang sama. Konser mereka di Lapangan Ex. Kompi 141 Taba Pingin, Kota Lubuk Linggau pada 18 Oktober kemarin, sukses menggaet sekitar 50 ribu penonton.

"Itu konser paling ramai menurut media lokal. Kami telah memecahkan rekor jumlah penonton yang hadir. Lapangan penuh, meluber sampai ke jalan-jalan samping kanan, kiri, depan dan belakang," tuturnya.

"Tentu kami sangat bersyukur, karena ternyata penonton di daerah sangat mengapresiasi kami. Ini merupakan motivasi bagi kami untuk terus berkarya lebih baik lagi. Meninggalkan popularitas yang berbalut sensasional belaka," tandas Eko.

(kpl/ato/niz)

Editor:   Nizar Zulmi