Bertahun Perang Dingin, Akhirnya Jikustik Bakal Gelar Konser Reuni di Yogyakarta

Wulan Noviarina Anggraini | Selasa, 12 Februari 2019 23:38 WIB
Bertahun Perang Dingin, Akhirnya Jikustik Bakal Gelar Konser Reuni di Yogyakarta

Kapanlagi.com - Grup musik Jikustik bakal menggelar konser reuni bertajuk 'Jikustik Reunian' di Grand Pacific Hall Yogyakarta pada 29 Maret 2019 mendatang. Tentu ini menjadi penantian paling ditunggu-tunggu oleh penggemar Jikustik di Indonesia. Yang lebih spesial, dalam konser reuni ini Jikustik tampil dengan formasi awal mereka, yakni Pongki Barata, Icha Jikustik, Dadi, Adit Jikustik dan Carlo.

Menurut Anas Syahrul Alimi selaku CEO promotor Rajawali Indonesia mengatakan, tidak mudah menyatukan kembali personel awal Jikustik. Pasalnya, masalah yang dialami oleh para personel Jikustik belum menemui titik temu. Sehingga, dia harus butuh pendekatan yang mendalam.

"Tiga tahun saya melakukan pendekatan ke temen-temen Jikustik. Pongki atau Icha. Baru kejadian tahun 2019, mereka akhirnya konser reuni berlima. Bukan hal mudah menyatukan mereka. Jadi sejak 10 tahun lalu, mereka ini baru ketemu pertama kali di kantor Rajawali Indonesia. Sebelumnya sama sekali tidak pernah komunikasi. Tanggal 5 Februari 2019, baru ketemu di kantor kita setelah mereka nggak ketemu sejak 2009," kata Anas di Hard Rock Cafe, Jakarta Pusat, Selasa (12/2/2019).

1 dari 3 halaman

1. Hanya di Yogyakarta

Konser 'Jikustik Reunian' hanya digelar di satu kota saja, yakni di Yogyakarta. Menurut Anas, Jikustik salah satu band Indonesia yang lahir di Yogyakarta. Karena hal itulah konser Jikustik Reunian' diselenggarakan di Kota Gudeg tersebut.

"Kalau pertanyaannya kenalan di Yogya, saya yakin masing-masing personel pasti punya kerinduan dan mereka berasal dari Yogya. Karena mereka lahir dan dibesarkan di Yogya," katanya.

2 dari 3 halaman

2. Ajakan Sudah Lama

Sementara itu, menurut mantan vokalis Jikustik, Pongki mengatakan, tidak sedikit ajakan Jikustik menggelar konser reuni. Namun, karena konsep yang ditawarkan kurang matang, akhirnya tawaran konser tersebut ditolak.

"Penawaran Jikustik reuni itu sudah lama. Itu tidak pernah terjadi karena konsepnya setengah-setengah, nggak pernah ketemu ajakan yang enak," kata Pongki.

3 dari 3 halaman

3. Pongky Masih Berat

Sebenarnya, Pongki masih merasa berat untuk ikut konser reunian Jikustik. Pasalnya, Pongki masih ingat betul masalah yang dia alami bersama band yang terbentuk sejak tahun 1996 tersebut.

"Memang saya juga jujur, selama ini nggak mau. Berat banget main sama mereka lagi. Saya mulanya itu vakum, tidak keluar. Tapi sampe 2011 tidak diapa-apain sama mereka. Akhirnya saya memutuskan untuk keluar dengan mengirimkan kirim e-mail, tidak ketemu. Sejak saat itu saya tidak komunikasi," tutup Pongki.

(kpl/phi)


↑