Buka Konser Didi Kempot 'Lord of Loro Ati', Wong Pitoe Sukses Pecahkan Suasana

Wulan Noviarina Anggraini | Sabtu, 07 Desember 2019 09:38 WIB
Buka Konser Didi Kempot 'Lord of Loro Ati', Wong Pitoe Sukses Pecahkan Suasana

Kapanlagi.com - Godfather of Broken Heart, Didi Kempot, kembali menggelar konser Jakarta bertajuk 'Lod of Loro Ati', yang berlangsung di The Pallas, SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (6/12). Sebelum Didi Kempot naik ke atas panggung, Wong Pitoe terlebih dahulu menjadi penampil pembuka.

Sebagai lagu pertama, Wong Pitoe membawakan medley Welcome to the Jungle karya Guns & Roses dan Bento yang dipopulerkan oleh Iwan Fals. Irama yang ngerock ampuh untuk membuat para Sobat Ambyar, fans Didi Kempot, berdansa dan berjoget bersama.

1 dari 2 halaman

1. Medley Beberapa Lagu

Medley Beberapa Lagu © instagram.com/wongpitoe_band
Setelahnya, mereka kembali mengumandangkan medley lagu Guns & Roses yang bertajuk 'Paradise City' dan Welcome to My Paradise' dari Steven & The Coconut Treez. Wong Pitoe pun sempat mengumandangkan lagu karya mereka sendiri yang bertajuk Jempol Kaki', namun, lagu itu di medley dengan dua tembang dangdut, 'Jaran Goyang' dan 'Cinta Satu Malam'.

Lagu 'Final Countdown' dari Europe pun tak lepas dari radar Wong Pitoe. Mereka memparodikan lagu itu dengan memedley-nya dengan lagu 'Cendol Dawet' dan 'Yang Penting Hepi' karya Jamal Mirdad.
2 dari 2 halaman

2. Didi Naik Panggung

Didi Naik Panggung © KapanLagi.com/Bayu Herdianto
Lagu The Power karya Snap! juga di-medley dengan single Playboy karya 7 Icon. Seolah bosan dengan irama yang ngerock, Wong Pitoe pun mengumandangkan medley lagu-lagu Kahitna, yakni Cerita Cinta dan Cantik.

Sebelum mengakhiri penampilan pukul 21.00 WIB, Wong Pitoe sempat sekali lagi melakukan medley terhadap lagu Sakura karya Fariz RM dan lagu anak-anak berjudul Naik Delman. Setelah Wong Pitoe, giliran Didi Kempot menghentak panggung dan menyapa para fans yang tentunya sudah tidak sabar untuk ikut bernyanyi dan berdansa dengan berbagai lagu bernuansa patah hati yang kini menjadi ciri khasnya.

(kpl/irf/phi)


Reporter:  

Irfan Kafril

↑