Cerita di Balik Eksistensi 20 tahun Caffeine, Ada Apa Saja?

Risang Sudrajad | 09 April 2016, 06:35 WIB
Cerita di Balik Eksistensi 20 tahun Caffeine, Ada Apa Saja?

Kapanlagi.com - Beberapa waktu lalu kantor redaksi Kapanlagi.com® di Tebet, Jakarta Selatan kedatangan tamu spesial nih KLovers. Bagi kalian yang pernah merasakan hidup di era 90an pasti sudah familiar sama band yang satu ini.

Mereka adalah personil band Caffeine. Band asal kota Bandung yang sempat nge-top dengan lagunya yang berjudul Hidupku Kan Damaikan Hatimu. Hmm, kalian yang punya umur lewat 25 tahun pasti masih ingat sama lirik dan irama lagunya kan?

Umur band ini sudah dua puluh tahun dan tetap awet lho personelnya. Pergantian personil di kubu Caffeine pun terpaksa dilakukan karena ada dua member band yang meninggal.

"Kami ini teman kecil, tetangga deket. Dari suka main bola bareng, beranjak dewasa kami bikin band. Kami seperti keluarga," jawab sang vokalis yang punya nama lengkap Rudy Nugraha.

Caffeine cerita perjuangan mereka selama 20 tahun berkarya © KapanLagi.com®/Bayu HerdiantoCaffeine cerita perjuangan mereka selama 20 tahun berkarya © KapanLagi.com®/Bayu Herdianto

Beni sang Gitaris juga menceritakan kiat kompak anggota mereka yang cukup unik. "Dulu kalau mau latihan tuh saling ketuk pintu. Belum ada handphone saat itu. Setelah itu ada teknologi pager. Nah pager itu muter. Satu pager muter ke personil-personil," sahut Beni.

Eits, jangan kira waktu dua puluh tahun bermusik dan berkarir bersama dilewati dengan mulus ya. Daniel yang merupakan keyboardist Caffeine pun membenarkan hal tersebut.

"Bukan berarti di Caffeine tidak ada masalah. Tapi bagaimana kami menyelesaikan masalah itu dengan baik," kata Daniel.

(kpl/pur/abl)

Reporter:   Mathias Purwanto.