Dari Payung Teduh - Fourtwnty, Musisi Folk Memikat di Soundrenaline 2017

Mahardi Eka Putra | 11 September 2017, 07:58 WIB
Dari Payung Teduh - Fourtwnty, Musisi Folk Memikat di Soundrenaline 2017

Kapanlagi.com - Festival Soundrenaline memasuki hari kedua. Sama dengan hari sebelumnya, sejumlah musisi lokal maupun internasional hadir di malam kedua Soundrenaline 2017 ini. Seperti Payung Teduh, NTRL, Dashboard Confessional, Kelompok Penerbang Roket, Glenn Fredly, Kotak, Sheila On 7, dan masih banyak yang lainnya.

Dimulai sejak pukul 16.00 WITA, para penonton rupanya tak ingin ketinggalan aksi dari band-band yang kesayangan mereka. Kejadian menarik terjadi di panggung Burst Stage.

Hampir sama dengan sebelumnya, panggung Burst Stage lagi-lagi paling diminati oleh para penonton di awal acara. Pasalnya, di panggung Burst Stage itu para penonton dihibur oleh sejumlah band folk, seperti Fourtwenty, Dialog Dini Hari, dan Payung Teduh.

Ketiga band dikenal yang semua lagu-lagu bisa meneduhkan hati. Secara bergantian, ketiga band itu tampil di atas panggung. Pertama, Fourtwenty tampil di atas panggung. Fourtwenty berhasil menghibur para penonton dengan beberapa lagu miliknya, seperti Zona Nyaman, Fana Merah Jambu, dan Aku Tenang.

Tak cukup sampai di situ, usai penampilan Fourtwenty, para penonton lagi-lagi dimanjakan oleh Dialog Dini Hari. Band folk asal Bali ini mempu mengajak penonton bernyanyi lewat lagu-lagunya, seperti Pohon Tua Bersandar, Temui Diri,
Jalan Dalam Diam, dan Pelangi.

Selanjutnya, jelang malam hari, di panggung Burst Stage semakin padat. Kebanyakan mereka ingin menyaksikan Payung Teduh. Hal itu terbukti, Payung Teduh mampu membuat para penonton menikmati lagu-lagu seperti, Berdua Saja,
Rahasia, Tentang Gunung dan Laut.

Vokalis Payung Teduh, Is nampaknya tak mau banyak bicara di atas panggung. Usai menyanyikan tiga lagu pembuka, Is melanjutkan aksinya lewat lagu Sisa-Sisa Keikhlasan yang Tak Diikhlaskan. "Tidak usah banyak bicara ya. Kita lanjut. Nyanyi dong yang kenceng," kata Is di atas panggung.

Di tiga lagu terakhir, Payung Teduh membawakan lagu seperti Untuk Perempuan yang Sedang Dalam Pelukan, Dihujam Hujan dan Akad. "Biarin penonton nyanyi suara cowok dominan," kata Is. Lagu yang dimainkan oleh Payung Teduh mampu membuat para penonton bernyanyi bersama. Payung Teduh mampu menemani sore hari para penonton sebelum malam tiba. Di akhir penampilannya, Payung Teduh membawakan lagu baru, berjudul Akad.

(kpl/far/dka)

Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi