Denny Sakrie: Lagu Indonesia Raya Direvisi? Kurang Kerjaan!

Renata Angelica  | 30 Oktober 2012, 16:01 WIB
Denny Sakrie: Lagu Indonesia Raya Direvisi? Kurang Kerjaan!
Kapanlagi.com - Sempat ramai jadi perbincangan di jejaring Twitter adanya hembusan kabar menyebutkan lagu kebangsaan, Indonesia Raya bakal direvisi. Sontak, berita ini jadi perhatian banyak orang, termasuk pecinta musik dan kaum muda.

"Bahwa pada 28 Oktober 1928 adalah untuk pertama kalinya lagu Indonesia Raya dikumandangkan dan karena dibuat secara darurat maka beberapa lirik kalimat lagunya kini dianggap tidak kontekstual lagi. Ada sebagian syair/lirik lagu kalimat lagu yang diusulkan perlu direvisi agar agar lebih memiliki kekuatan makna," ucap Eddi Herwani Didiet Mahaswara, di Gedung Sumpah Pemuda, Jalan Kramat Raya 26, Jakarta Pusat, beberapa waktu lalu.

Hal ini mendapat sorotan dari pengamat musik kawakan, Denny Sakrie. Dia justru mempertanyakan apa tujuan dilakukan revisi tersebut.

"Wah, kalo terjadi (revisi), ini pertama kali di dunia ya. Untuk apa emang direvisi, itu kan memang penanda zaman, itu orang yang mengada-ada aja sih menurut saya, untuk apa direvisi?" tutur Denny kepada KapanLagi.com® Selasa (29/10).

Lebih lanjut Denny mengungkapkan, bahwa lagu Indonesia Raya adalah lagu yang sudah ditetapkan oleh undang-undang, baik lirik maupun aransemennya. "Kenapa lagu Indonesia Raya pake aransemen Joseph Cleber? Dia kan orang Belanda, jadi musiknya Eropa banget. Ya karena itu udah ditetapkan oleh undang-undang, sampai kiamat pun akan tetap begitu,” sambungnya lagi.

"Mendingan kalo mau revisi, revisi tuh manusia-manusia Indonesia yang tukang korupsi, bukan lagu kebangsaan yang direvisi. Ada-ada aja. Itu kurang kerjaan namanya,” tukas Denny. (kpl/ben/rea/adb)

Reporter:  

Ruben Daniel