Dewa 'Go Internasional'

Editor KapanLagi.com  | 31 Desember 2005, 08:49 WIB
Kapanlagi.com - Obsesi group band Dewa untuk go Internasional kini semakin terbuka lebar. Mulai Januari 2006, Dewa bekerja sama dengan label EMI Music Internasional yang berkedudukan di Hongkong. EMI telah mengontrak Dewa dalam tiga album yang akan di pasarkan di Asean, termasuk Indonesia.

"Dewa kini sudah tidak lagi dibawah Aquarius. Dewa berada di bawah EMI Musik Internasional bukan EMi music indonesia,"ungkap Dhani ketua grup band Dewa, saat memberikan keterangan pers, di studio Dewa Jl. Pondok Indah, Jumat (30/12) soal album terbaru mereka berjudul REPUBLIK CINTA.

Selain meluncurkan album baru, Dewa juga memperkenalkan logo baru dengan sebutan 'Dewa 19.' Logo ini sebenarnya sudah lama, tetapi dimodifikasi dalam bentuk baru. Tujuannya untuk go internasional.

"Kami disini ingin memperkenalkan kepada dunia bahwa hanya kita berlima yang berhak menggunakan nama 'Dewa 19.' Selain dari kami tidak ada orang lain," ujar Dhani.

Pada album REPUBLIK CINTA terdapat 11 lagu baru Dewa, yaitu "Laskar Cinta, Emotional Love Song, Larut, Sedang Ingin bercinta, Perasaanku Tentang Perasaanku Kepadamu, Lelaki pecemburu, Lover's Rhapsody, Flower In The Desert, Live On, Selimut Hati".

Didalam album ini Dewa juga me-recyling lagu milik group musik legendaris Queen yaitu I Want to Break Free.

Dalam album REPUBLIK CINTA, Andra menyumbangkan satu buah lagu berjudul "Selimut Hati" dan Once menciptakan lagu berbahasa Inggris berjudul "Live On."

Kaset REPUBLIK CINTA akan beredar di Indonesia akhir Desember 2005 dan pasar Asia bulan Januari 2006. Dhani berharap dengan menggandeng EMI Internasional, Dewa akan lebih mudah masuk ke pasar Asia, karena sampai saat ini belum ada grup band musik asal Indonesia yang go internasional.

"Kami optimis pasar Asia lebih terbuka untuk Dewa. Apalagi EMi sudah meminta Dewa untuk menterjemahkan lagu yang berbahasa Indonesia ke dalam bahasa Inggris," komentar Dhani. (kl/iin)