Dul Jaelani Merasa Senang Bisa Dilibatkan di Album 'Nyanyian Rumah Indonesia'

Canda Permana | Rabu, 02 Oktober 2019 11:35 WIB
Dul Jaelani Merasa Senang Bisa Dilibatkan di Album 'Nyanyian Rumah Indonesia'

Kapanlagi.com - Musisi Pay Burman baru saja merilis album yang berisi lagu-lagu bertemakan nasionalis bertajuk Nyanyian Rumah Indonesia. Gitaris band BIP itu mengatakan, Nyanyian Rumah Indonesia dibuat berawal dari obrolan dengan sahabat lamanya yang terjun di dunia politik, yakni Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

Sebanyak sembilan lagu bertemakan nasionalis yang masuk di album Nyanyian Rumah Indonesia. Lima lagu nasional, sementara empat lagu sisanya dia buat bersama Ahmad Doli Kurnia Tanjung.

"Jadi, gue percaya bahwa musik bisa jadi alat ideologis bukan hanya sekadar hiburan. Tugas gue menyampaikan informasi tentang Indonesia melalui musik supaya pesan itu sampai," kata Pay di bilangan SCBD, Jakarta Selatan, Selasa (1/10/2019).

"Musik harus berbicara nasionalisme juga, banyak cara untuk menyampaikannya lewat musik," sambung Pay.

 

1 dari 2 halaman

1. Tumbuh Rasa Nasional

Tumbuh Rasa Nasional © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Nyanyian Rumah Indonesia ini merupakan karya musik yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa Nasional anak-anak muda Indonesia. Lagu-lagu nasional, seperti lagu Rayuan Pulau Kelapa hingga lagu Dari Sabang Sampai Marauke diaransemen ulang dan dinyanyikan oleh beberapa musisi.

"Makanya musik sebagai alat ideologis itu pesannya harus sampai, harus ada. Data itu harus ada di anak-anak sekarang. Sebenarnya enggak cuma kita, tapi secara bersama-sama gitu," kata Pay.

2 dari 2 halaman

2. Terbilang Lintas Generasi

Terbilang Lintas Generasi © KapanLagi.com/Fikri Alfi Rosyadi
Musisi yang terlibat bisa dibilang lintas generasi. Salah satu musisi muda yang terlibat dalam penggarapan album ini adalah Dul Jaelani. Sebagai musisi termuda yang terlibat, Dul merasa bangga bisa dilibatkan di album Nyanyian Rumah Indonesia.

"Alhamudlullah dalam album ini sudah ada dua single. Dan sebenernya ini mungkin aku mempunyai rasa nasionalis yang tinggi cuma masih terpendam saja. Lama kelamaan main sama Bang Pay. Gue orang Indonesia nih, makanya pas disuruh kuliah ke London, tar dulu gue lagi berjuan buat Indonesia," kata Dul.

Yang menarik, album ini tidak diperjual belikan, tetapi akan disebarkan dan diedarkan secara gratis. Sejumlah musisi ikut terlibat dalam album ini, seperti Pay, Dul Jaelani, Yuke Sampurna, Tepeng "Steven Coconutrezz", Dewiq, Lobow, Sandy Canester, dan masih banyak yang lainnya.

(kpl/far/CDP)


Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi

↑