Dwiki Dharmawan Terima Penghargaan Dari Organisasi Kekayaan Intelektual

Natanael Sepaya  | 29 April 2018, 21:30 WIB
Dwiki Dharmawan Terima Penghargaan Dari Organisasi Kekayaan Intelektual

Kapanlagi.com - Musisi Dwiki Dharmawan mendapatkan penghargaan bergengsi WIPO Gold Medal For Creativity. Apresiasi yang diberikan WIPO (World Intellectual Property Organization) tersebut diserahkan secara langsung oleh Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla.

Penghargaan tersebut disematkan kepada Dwiki atas dedikasinya terhadap industri musik tanah air selama 35 tahun. Yang mana suami Ita Purnamasari itu tidak pernah lelah mengangkat kekuatan musik tradisi nusantara yang ditampilkan dalam pentas global di lebih dari 70 negara.

© KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya© KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

"Penghargaan ini bukan semata-mata untuk saya. Tetapi untuk semua teman-teman saya di seluruh Indonesia yang telah bergiat dan berjuang di jalur seni musik, serta berjuang dalam kekayaan intelektual," kata Dwiki ditemui baru-baru ini.

Penghargaan tersebut diberikan di Istana Wakil Presiden bertepatan dengan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ke-18 yang jatuh pada tanggal 26 April. Di saat yang sama juga digelar acara Pembukaan Intellectual Property Expo.

Selain Dwiki, beberapa nama juga mendapatkan penghargaan dari WIPO antara lain WIPO Gold Medal For Innovation kepada Raymond Rubianto. Lalu WIPO IP Enterprise Trophy untuk PT Pertamina serta WIPO School For Childern kepada Muhammad Faried Hussain.

© KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya© KapanLagi.com/Muhammad Akrom Sukarya

Kegiatan tahunan ini dilaksanakan guna wujudkan Indonesia sebagai produsen, promotor, maupun eksportir dari produk yang berbasis kekayaan intelektual. Jusuf Kalla menyampaikan perlu peningkatan pada inovasi teknologi terapan agar hasilnya dapat diapresiasi secara komersil untuk mendongkrak posisi saing tanah air di kancah ekonomi secara global.

"Demi mengejar hal tersebut perlu banyak upaya. Caranya melalui peningkatan sumber daya manusia, anggaran dan fasilitas riset yang memadai untuk mendorong terciptanya inovasi yang dapat diaplikasikan," tutur Jusuf Kalla.

(kpl/abs/ntn)

Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

Join Kapanlagi.com
↑