Fanatisme Fans Taylor Swift: Pembunuhan Hingga Pembakaran!

Adhib Mujaddid   | Jum'at, 19 Juli 2013 14:01 WIB
Fanatisme Fans Taylor Swift: Pembunuhan Hingga Pembakaran!
Kapanlagi.com - Taylor Swift dikenal sebagai musisi yang memiliki penggemar sangat fanatik. Mereka rela melakukan apa saja demi mendukung Sang Idola. Ancaman pembunuhan pun pernah mereka kobarkan. Wow, mirip dengan fanatisme yang sering dijumpai di dunia sepak bola.

Beberapa kisah seputar fanatisme fans yang menyebut dirinya Swiftie ini akan kami ulas di halaman berikut ini. Yuk, kita mulai dari halaman pertama.

1 dari 6 halaman

1. Serang Brand Fashion

Serang Brand Fashion vybzmagazine.com/
Sebuah brand fashion harus rela menarik produknya dari pasaran setelah mendapat kecaman dari Swifties. Pasalnya, desain kaos tersebut dianggap menyakiti pihak tertentu.

Pada bagian depan kaos tersebut, tertulis sebuah kalimat yang memang sangat mungkin ditujukan untuk Swift, '#more boyfriends than t.s'. Tak menunggu terlalu lama, Swifties langsung mengungkapkan protesnya lewat Twitter, unggahan video dan lain-lain.

Brand tersebut langsung tanggap. Tak ingin memperpanjang masalah, mereka meminta maaf dan menarik produk mereka. Permintaan maaf secara resmi mereka lontarkan lewat Twitter.

"Hey #swifties we no longer sell the T-shirt. We <3 Taylor's music and think she's awesome," tulis mereka.
2 dari 6 halaman

2. Ancam Bunuh Miley Cyrus

Ancam Bunuh Miley Cyrus justjaredjr.com
Bulan Mei lalu Miley Cyrus melontarkan pernyataan mengejutkan lewat Twitternya. Miley mengaku sering mendapat ancaman pembunuhan dari fans Selena Gomez dan Taylor Swift.

Ia meminta agar ancaman yang muncul setiap hari itu dihentikan. Menurutnya, fans yang baik adalah yang lebih suka mengomentari karya musik ketimbang mengancam musisi lain.

"Setiap hari ada orang dengan tulisan 'Swift' dan 'Gomez' di nama akunnya yang berharap sesuatu yang buruk terjadi padaku, kebanyakan tentang kematian," tulis Cyrus di salah satu twitnya.

Twitter Miley CyrusTwitter Miley Cyrus
3 dari 6 halaman

3. Bikin Lupa Lirik

Bikin Lupa Lirik iamtovas
Sangat sering dijumpai para penonton konser melakukan apa saja demi menarik perhatian idolanya di atas panggung. Salah satunya adalah membentangkan poster berisi pesan tertentu. Itu juga dilakukan oleh Swifties.

Bentangan poster ini sukses menarik perhatian Swift. Sayangnya, karena asyik membaca pesan pada poster, Swift tak fokus dan lupa lirik di atas panggung.

"Saat berada di atas panggung, aku melihat banyak orang yang memanggil-manggil namaku. Sebagian di antara mereka adalah penggemarku, dan mereka membawa berbagai macam poster dan kartu yang berisikan pesan untukku," katanya.

"Aku mencoba membaca beberapa tulisan yang dibawa para penggemarku tersebut. Karena fokus membaca, akupun jadi lupa kalau sedang berada di atas panggung dan sedang menyanyi. Tak lama kemudian aku teringat dan menyanyi kembali," ungkap Swift sepeti yang diberitakan The Sun bulan lalu.
4 dari 6 halaman

4. Tattoo di Perut

Tattoo di Perut fanpop.com
Tahun 2009 silam, Swift tiba-tiba dikejutkan oleh fansnya yang meminta tanda tangan di perut. Berusaha tenang, Swift pun mengabulkan permintaan fans tersebut. "Tentu, kenapa tidak," ujar Swift pada wanita tersebut.

Hal yang lebih mengejutkan terjadi setelah itu. Wanita tersebut mengungkapkan bahwa tanda tangan itu bakal ia abadikan menjadi sebuah tattoo. Dan itu benar-benar ia tunjukkan pada Swift beberapa jam kemudian.
5 dari 6 halaman

5. Swift = Setan

 Swift = Setan theswiftagency.com
Fanatisme kadang sulit diterima akal sehat. Beberapa hari lalu, seorang pria bernama Joseph Jackson mendadak terkenal akibat ulahnya.

Pria 28 tahun ini membentangkan poster provokatif di konser Swift yang digelar di Heinz Field Saturday, S Pittsburg. Dalam poster tersebut, ia menyebut Taylor Swift sedang bersama setan! Tak lama kemudian ia langsung diamankan oleh petugas.

Seperti yang diungkapkan Joseph di Facebooknya, Swift sedang dikendalikan oleh setan. Bahkan menurutnya keselamatan dan nyawa Swift sedang terancam.

"Taylor Swift adalah setan dan dalam 6000 tahun adalah enam hari untuknya dan kematian ada pada hari keenam, jadi Taylor Swift sedang dalam bahaya," tulisnya.

6 dari 6 halaman

6. Ancaman Pembunuhan (Lagi)

Ancaman Pembunuhan (Lagi) whatsupsandiego.com
Yang terakhir dan masih hangat dialami oleh sebuah clothing company indie, Bad Kids. Mirip dengan kejadian sebelumnya, clothing ini juga dianggap menciptakan desain kaos yang menyakitkan.

Dalam kaos tersebut ditulis nama belakang para mantan pacar Taylor Swift, dari Jonas hingga Styles. Ancaman pembunuhan hingga pembakaran toko pun dialami oleh Bad Kids.

"Mereka terus-menerus mengirimiku pesan untuk menghapus gambar itu. Aku menurutinya, tetapi pesan-pesan itu tak berhenti, makin lama makin buruk," ujar Lex Houser, salah satu pemilik Bad Kids Company.

(kpl/adb)


Editor:  

Adhib Mujaddid

↑