Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Ingin Bertemu dengan Personel Kotak, Posan: Cella, Lo Kalo Enggak Mau Ketemu Sama Gua Nih, Gua Pakein Rok

Tantri Dwi Rahmawati   | Selasa, 04 Oktober 2022 22:04 WIB
Ingin Bertemu dengan Personel Kotak, Posan: Cella, Lo Kalo Enggak Mau Ketemu Sama Gua Nih, Gua Pakein Rok
Drummer Posan Tobing ingin bertemu dengan para personel Kotak (Credit: instagram.com/posantobing)

Kapanlagi.com - Drummer Posan Tobing ingin bertemu dengan para personel Kotak, yakni Tantri, Cella, dan Chua untuk membicarakan soal royalti berupa performing rights. Diketahui sebelumnya, Posan emosi di media sosial lantaran tak mendapatkan hak royalti berupa performing rights setelah ia keluar dari Kotak di tahun 2011 silam.

Kemarahan Posan di media sosial kepada band Kotak langsung direspon netizen. Padahal, membicarakan copyright seharusnya bukan kepada band Kotak melainkan manajemen maupun pihak label. Lalu, kenapa Posan marah kepada para personel Kotak?

"Jadi kenapa gua ke kotak, ya karena yang gua taunya elu! mau gimana gua ngomong, hah? ke label? ini enggak usah kita bahas, elo juga tau dulu gua urusan sama siapa?Terus gua mau ke mana, coba? salah satu tujuan gua, jembatan gua adalah cuma ke mereka, mau ke mana," kata Posan di kediamannya, di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (4/10/2022).

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

"Awas ya, habis ini nih kalo sampe ada lagi yang bilang 'elo begini elo ke sini' udah gua jalanin semua bro. Makanya gua jadinya ke mereka langsung. Jadi tolong, sakit hati gua enggak bisa lo bayar dengan 'oke nanti sama lawyer gua' nanti malah jadi ribet lo sama gua," tambah Posan.

Selama ngamuk di media sosial, ketiga personel Kotak, Tantri, Cella, dan Chua belum merespon amarah Posan. Posan meminta ketiga personel Kotak, Cella, Tantri, dan Chua duduk bareng untuk menyelesaikan masalah tersebut.

1. Pakai Rok

Gambar

"Udah lah, elo dateng gentleman. 'Cella, lo kalo enggak mau ketemu sama gua nih, gua pakein rok lo'. Lo sini dateng ketemu sama Tantri dan Chua juga, elo bertiga ketemu sama gua," kata Posan.

Bagi Posan, kedatangan ketiga personel Kotak bisa menjadi obat sakit hati. Mengingat, Posan merasa sakit hati dengan personel Kotak terkait hal ini.

"Obat gua cuma elo, hati gua sakit. itu aja. Lo dateng ketemu gua, dan elo pertanggung jawabkan apa yang elo lakukan selama ini ke gua. simpel enggak sih permintaan gua. Baru setelah itu, hati gua sembuh, baru kita omongin profesionalnya. selesai," kata Posan.

2. Tak Menentukan

"Lo pakai blok gua, bikin gua tambah sakit hati, gua cari lo ke mana lagi. Setiap postingan gua, si Chua enggak blok gua, Tantri dan Cella blok gua, Chua enggak. Setiap postingan gua, gua selalu tag ke Chua, harusnya elo pada liat. dan gua kabur ke tiktok, gua rasa di tiktok biar elo liat," tambah Posan.

Posan sendiri tidak menentukan sampai kapan ia meminta Tantri, Cella, dan Chua bertemu dengan dirinya. Yang jelas, jika para personel Kotak tak mau bertemu untuk menyelesaikan masalah ini, Posan akan menempuh jalur hukum dan bertemu di pengadilan.

"Jadi gua masih menunggu, gua juga belum tau, tapi yang jelas enggak akan lama lagi. Gini ya, Cella, Chua, Tantri, gua udah mediasi sama elu melalui media sosial karena gua enggak ada mau ke mana lagi gua cari elo, udah. Jadi gua udah mempersiapkan, ayo ketemu sama gua. Gua udah setting kita ketemu tapi kalo lo masih ngilang juga ya udah biar pengadilan aja yang nyetiing kita ketemu," kata Posan.

3. Tidak Ada Komunikasi

Selama ini, Posan mengatakan, sudah tidak ada lagi komunikasi dengan para personel Kotak. Bahkan, sebelum ia diblok di media sosial pun tidak ada komunikasi intens dengan Cella, Tantri, dan Chua.

"Enggak ada komunikasi. Boro-boro, gua mau lewat mana, terakhir Tantri bapaknya sakit gua komunikasi juga enggak dibales cuma dilihat," kata Posan.

"Komunikasi yang signifikan enggak ada. cuma pernah ketemu say hello aja. satu lagi, gua pernah wasap tantri dam cella, empat tahun lalu. waktu opung gua meninggal, karena itu permintaannya dia, gua WhatsApp lo duluan, gua minta maaf. Tapi apa yang lo bilang, ya udah lah pokoknya gitu. Tapi hanya sampai situ aja, ya udah enggak masalah juga buat gua," tutup Posan.

Reporter:   Fikri Alfi Rosyadi