Jikustik Reuni di Sebuah Konser, Bukan Karena Uang!

Guntur Merdekawan | Jum'at, 29 Maret 2019 00:25 WIB
Jikustik Reuni di Sebuah Konser, Bukan Karena Uang!

Kapanlagi.com - Salah satu sejarah musik Indonesia bakal terjadi di Grand Pacific Hall, Yogyakarta, Jumat (29/3) malam. Ya, sebuah konser bertajuk Jikustik Reunian disajikan oleh promotor Rajawali Indonesia. Band yang dikenal lewat lagu Maaf itu akan tampil dengan personel awal terjun ke industri musik Indonesia pada tahun 1999.

Pongki Barata (vokal, gitar), Icha (bass), Dadi (gitar), Adhit (keyboard), dan Carlo (drum) akan kembali tampil bersama setelah 10 tahun berpisah. Seperti diketahui, Pongki mundur dari Jikustik pada tahun 2008, sedangkan Icha menyusul keluar pada tahun 2012. Sejak berpisah, baik Pongki dan Icha sama sekali tak pernah berhubungan dengan personil Jikustik lainnya.

Perseteruan antara Jikustik, Pongki, dan Icha pun sempat menjadi isu kencang di industri musik Indonesia. Kini, semuanya bakal disatukan lewat konser Jikustik Reunian. Bukan hal mudah bagi mereka untuk kembali menyatu dalam satu panggung.

"Saya mati-matian untuk dengerin lagu lama lagi. Jadi ada yang diajarin lagi dan saling mengajar. Seperti kenalan lagi," ungkap Pongki dalam sesi jumpa pers di Parsley Bakery and Resto, Yogyakarta (28/3).

Icha pun mengiyakan apa yang dikatakan Pongki. "Bagi saya ini lagunya yang gimana. Chord-nya yang mana," timpal Icha.

1 dari 2 halaman

1. Bawa Penonton Nostalgia

Tiga personil Jikustik, Dadi, Adhit, dan Carlo pun mengaku kesulitan ketika harus mengembalikan permainan musik mereka ke era 90an saat awal mereka merintis karir. Pasalnya, setelah Pongki dan Icha hengkang, Jikustik sendiri mengalami perubahan dari segi aransemen musik.

"Memang ternyata ketika latihan mainan musik original malah susah. Kadang kita juga lupa. Kita harus balik ke aransemen yang awal sekali itu jadi susah," kata Dadi.

Meski begitu, mereka mengaku siap tampil selama kurang lebih dua jam. Lagu-lagu hits di era Pongki dan Icha semisal Maaf, Setia, Dia Harus Tahu, bakal menjadi senjata untuk membuat penonton bernostalgia dan bernyanyi bersama.
2 dari 2 halaman

2. Bukan Karena Uang

Bukan Karena Uang Jikustik © KapanLagi/Mathias Purwanto
Dalam kesempatan ini, Pongki pun menegaskan bahwa kembalinya ia bersama Icha dan Jiskustik dalam satu panggung bukan semata-mata karena uang. Ada hal lain yang menurutnya lebih penting dari sekedar uang.

"Kalau soal uang harusnya lima tahun lalu ketika ada tawaran reuni sudah terjadi. Banyak yang meminta untuk Jikustrik bereuni tapi gak berkonsep. Ketika mas Anas datang kepada saya, dia punya konsep, yaitu rekonsiliasi," terang Pongki.

Ditemui di tempat yang sama, Anas Syahrul Alimi selaku CEO Rajawali Indonesia mengaku bahwa tak mudah membawa Pongki dan Icha untuk kembali sepanggung dengan Jikustik. Butuh waktu kurang lebih tiga tahun buat Anas meyakinkan Pongki untuk kembali ke atas panggung bersama Icha dan Jikustik.

"Jadi pertama kali mencetuskan pada tahun 2016, awalanya ingin menggabungkan temen-temen yang sudah enggak bergabung. Baru di tahun 2018 itu ketemu clue untuk mereka kembali bergabung.Semangatnya sama jadi teman-teman kangen untuk manggung bareng. Kami juga ingin mengulang sejarah bahwa di Jogja ada grup band bernama Jikustik," tutur Anas.

(kpl/pur/gtr)


Reporter:  

Mathias Purwanto.

↑