Juara 'Golden Memories Asia 2019', Joy Tobing Kantongi Ratusan Juta Rupiah

Guntur Merdekawan | Jum'at, 18 Oktober 2019 14:22 WIB
Juara 'Golden Memories Asia 2019', Joy Tobing Kantongi Ratusan Juta Rupiah

Kapanlagi.com - Joy Tobing mengukir prestasi yang membanggakan. Penyanyi berusia 39 tahun itu keluar sebagai pemenang dari program pencarian bakat bernyayi Golden Memories Asia. Malam Grand Final yang diselenggarakan pada Hari Selasa (15/10) dan malam Kemenangan, Kamis (17/10). Setelah melalui persaingan ketat, Joy akhirnya berhasil mengalahkan dua pesaingnya, yakni Eranz Lambert (Malaysia) dan Lucky Oktavian (Indonesia).

Pada Malam Grand Final, Joy unggul dengan perolehan nilai 1146, sementara 2 pesaingnya, Lucky dan Eranz yang sama-sama memperoleh nilai 1133. Sedangkan di malam Kemenangan, Joy unggul tipis atas pesaing terdekatnya, yakni Lucky.

Setelah melalui proses perhitungan, Joy lantas dinobatkan sebagai pemenang Golden Memories Asia. Sementara itu, Lucky menyabet titel runner-up alias juara ke-2 dan Eranz harus puas duduk di posisi 3.

1 dari 1 halaman

1.

Atas pencapaiannya, Joy berhak meraih piala Golden Memories Asia dan mendapat hadiah uang senilai Rp 150 juta. Sementara Lucky Oktavian yang menjadi juara 2 meraih hadiah uang senilai Rp 100 juta, sementara Eranz Lambert mendapat hadiah uang senilai Rp 50 juta atas prestasinya menjadi juara 3.

"Saya sangat bersyukur pada Tuhan atas prestasi yang sangat luar biasa ini. Semuanya ini adalah anugerah Tuhan dan saya sangat terima kasih sekali kepada Indosiar yang telah memberi kesempatan saya ikut dalam Golden Memories Asia 2019 ini bersam Lucky, Eranz dan peserta dari enam negara lainnya. Ini adalah ajang kami belajar, kesempatan kami mengembangkan akrir dan prestasi," ujar ibu satu anak itu usai acara.

Golden Memories Asia pertama kali diselenggarakan pada 2 September 2019. Program yang pesertanya ditantang untuk menyajikan lagu-lagu hits nostalgia era 70'an hingga 2000'an ini diikuti 24 peserta yang berasal dari enam negara asia, yakni Indonesia, Brunei Darussalam, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Timor Leste.

(kpl/dan/gtr)


Reporter:  

Dadan Deva

↑