Kenang Awal Karir, Vidi Aldiano Sering Ditolak Label Musik

Risang Sudrajad | 01 Desember 2015, 01:15 WIB
Kenang Awal Karir, Vidi Aldiano Sering Ditolak Label Musik
Kapanlagi.com - Tak terasa, 7 tahun sudah Vidi Aldiano berkarir di dunia musik Indonesia. Berbagai hits luar biasa pun menjadi bukti bila penyanyi 25 tahun ini diterima sangat baik oleh seluruh kalangan penikmat musik Tanah Air.

Vidi Aldiano sendiri sebenarnya nggak menyangka bisa mendapatkan kesuksesan seperti sekarang. Pasalnya, karir bermusik pelantun lagu Nuansa Bening itu justru berawal dari keisengan dan hobinya saja.

"7 tahun nggak nyangka sih, karena gue awalnya masuk industri musik iseng-iseng kayak rekaman di rumah, bikin album juga buat keluarga. Terus sampe akhirnya album pertama terdengar di radio-radio di Indonesia dan sampe tujuh tahun ke depan sampe sekarang. Ini hobi gue sebenernya karier yang nggak disangka. Jadi gue bersyukur bisa dapat sebuah karier yang adalah hobi gue," ujar Vidi Aldiano saat merayakan 7 tahun berkarya di Gandaria City, Jakarta Selatan, Sabtu (28/11).

Vidi Aldiano masih ingat masa-masa di awal karirnya dulu © KapanLagi.com®/Agus ApriyantoVidi Aldiano masih ingat masa-masa di awal karirnya dulu © KapanLagi.com®/Agus Apriyanto

Banyak perjuangan yang dilakukan Vidi Aldiano sebelum menjadi salah satu penyanyi paling ditunggu. Dirinya masih ingat betul rasanya ditolak oleh berbagai label musik di awal karirnya dulu.

"Awal sih. Rekaman sendiri di rumah segala macem kenapa karena awalnya bikin demo sendiri segala macem kasih ke label-label besar ditolakin terus. Ada kali tiga tahun ditolak-tolakin. Ya sudahlah gue bermusik nggak cari fame. Karena nggak dapat dari label besar bikin label sendiri album sendiri di kamar. Ya itu lagi zaman SMA ABG lagi down-down-nya ditolakin bersyukur punya keluarga yang supported," lanjut Vidi Aldiano.

Kini, nama Vidi Aldiano pun pastinya akan terus berkibar lewat album ketiga yang sedang dipersiapkannya. Penyanyi kelahiran Jakarta itu juga berencana untuk menggelar sebuah konser suatu saat nanti.

(kpl/hen/abl)

Editor:  

Risang Sudrajad