Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Kokom Band Mencari Jati Diri Lewat Single 'Mau Jadi Apa'

Minggu, 03 Juli 2022 18:33 WIB
Kokom Band Mencari Jati Diri Lewat Single 'Mau Jadi Apa'
Credit: instagram.com/kokom_band

Kapanlagi.com - Di bawah naungan Rumah Lucu Management bersama Abdel Achrian, Temon Templar, dan Cak Lontong, grup musik Kokom menghadirkan singel terbaru berjudul Mau Jadi Apa. Lagu ini ditulis oleh gitaris grup musik Nunung CS, bernama Nanang. Lagu Mau Jadi Apa sendiri mengangkat kisah tentang seseorang yang tengah mencari jati diri.

"Sebenarnya lagu ini adalah pemberian dari gitaris Nunung CS, bernama Nanang 'loe pake aja lagu gue terserah mau lo ubah kaya gimana juga terserah loe dah'," kata Boy, vokalis Kokom, Minggu (3/7/2022).

"Jadi, lagu ini bercerita tentang seseorang yang sedang mencari jati diri. Hatinya bimbang dia sebenarnya ingin menjadi apa karena apa yang dia inginkan sepertinya tidak sesuai dengan kemampuan dia," tambah Boy.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

Credit: instagram.com/kokom_bandCredit: instagram.com/kokom_band

Dari pemberian Nanang, band yang beranggotakan Boy (vokal), Dion (vokal), Winkgo (vokal), Ajay (gitar), Ciby (bass), dan Komar (drum) itu pun sepakat untuk merubah lagu "Mau Jadi Apa". Yang jelas, lagu itu dikemas semenarik mungkin oleh Kokom.

"Kokom sendiri dari awal sudah berkomitmen untuk melahirkan lagu lagu yang liriknya berisikan unsur komedi. Makanya single ini mewakili kami tuk memberikan keceriaan buat yang mendengar lagu ini," kata Boy.

1. Harapan Kokom Band

Gambar

Meskipun akan terdengar menggelitik, tetapi Kokom tetap memberikan makna di balik lagu Mau Jadi Apa. Melalui lagu Mau Jadi Apa Kokom berharap debut perdananya ini bisa diterima oleh masyarakat luas.

"Namun ada pesan moral yang ingin kita sampaikan bahwa kita tidak boleh putus asa dalam hidup, tetap optimis dan selalu bergerak untuk mencapai impian kita, jangan dibawa stres," katanya.

"Semoga single pertama kami yang ber genre pop alternatif ala kokom ini menjadi inspirasi buat pecinta musik indonesia. Bisa diterima di telinga pendengar masyarakat indonesia bahkan dunia," tutup Boy.