Konser Destruction Berakhir Mengecewakan

Fajar Adhityo  | 02 November 2011, 16:42 WIB
Konser Destruction Berakhir Mengecewakan
Kapanlagi.com - Lagu Devolution sebagai lagu ke-7 yang dibawakan Destruction, legenda band trash metal dari Jerman menjadi anti klimaks. Tiba-tiba saja konser yang berlangsung di The Green Kemang, Jakarta Selatan pada selasa (01/11) dihentikan paksa pada pukul 24.00 WIB oleh pengelola tempat berlangsungnya acara.

"Ini bukan kemauan kami, kami ingin bermain (musik) untuk kalian, karena kalian telah membayar untuk ini, tapi tempat ini tidak menginginkan kami bermain lagi, lalu bagaimana?" Pernyataan marah bercampur kecewa terlontar dari mulut Schmier, bassist sekaligus vokalis band Destruction yang mewakili 2 personel lainnya Mike Sifringer (gitar), dan Wawrzyniec 'Vaayer' Dramowicz (drum).

Permintaan untuk membawakan 1 lagu lagi dari Schmier cs pun tak digubris pihak pengelola tempat berlangsungnya acara, yang sontak membuat ratusan metalhead yang telah memadati lokasi sejak pukul 18.00 WIB merasa kesal dan langsung mencari pihak Vaheutz Production selaku promotor untuk meminta pertanggung jawaban atas kekisruhan ini.

Bahkan banyak di antara penonton yang meminta uang yang telah mereka belikan untuk tiket dikembalikan. Karena konser baru berjalan 30 menit dan Destruction baru membawakan 7 lagu dari 16 lagu yang direncanakan. Dan untuk masalah ini pihak promotor berjanji akan menyelesaikannya dengan win-win solution antara kedua belah pihak.

Sebelumnya konser yang dijadwalkan mulai pukul 19.00 WIB, ternyata molor hingga kedatangan para personel Destruction ke venue sekitar pukul 23.00 WIB. Hal ini dikarenakan pesawat yang membawa mereka dari Singapura (konser terakhir mereka sebelum ke Indonesia) mengalami penundaan keberangkatan (delay) hingga akhirnya mereka baru mendarat di Bandara Soekarno-Hatta,Cengkareng sekitar pukul 19.00 WIB dan harus berjibaku dengan kemacetan Jakarta, hingga akhirnya konser baru dimulai pukul 23.30 WIB dengan Curse The Gods sebagai lagu pembuka.

Konser yang semula berjalan lancar lewat lagu-lagu lainnya macam Mad Butcher, Armageddonizer, Hate Is My Fuel, Eternal Ban, dan Live Without Sense ini berakhir dengan kekecewaan.

Beruntung Schmier cs mampu meredam kekecewaan para fans mereka dengan menjabar tangan para penonton dan mempersilahkan crowd untuk berfoto bareng bersama mereka di atas panggung (jadi mirip acara meet and greet). Dan kekecewaan para personel Destruction juga sedikit terobati dengan pemberian bendera Jerman dari fans fanatik mereka. Sebuah kemarahan dan kekecewaan yang tetap berakhir dengan kegembiraan.   (kpl/bbm/faj)

Reporter:  

Bambang

TOPIK TERKAIT