Lagu Ayunia Pramesty Kena 'Sweeping' WAMPI

Yunita Rachmawati | 25 November 2008, 12:21 WIB
Kapanlagi.com - Bupati H Irianto MS Syafiuddin (Yance) mengecam keras pencipta lagu dangdut berjudul Indramayu yang dinilai mendiskreditkan masyarakat Indramayu. Lagu ciptaan Endang Raes yang dinyanyikan Ayunia Pramesty itu dianggap tidak layak didengarkan oleh masyarakat, dan meminta kepada pengelola radio untuk tidak menyiarkan lagu tersebut.

Pernyataan itu disampaikan Yance dalam jumpa persnya di Pendopo Indramayu, Senin (24/11) kemarin. Orang nomor satu di lingkungan Pemkab Indramayu mendengarkan lagu yang dinilai bertentangan dengan visi Indramayu religius, maju, mandiri, dan sejahtera (Remaja) di sebuah radio swasta di Kecamatan Jatibarang.

"Lagu dangdut berjudul Indramayu itu sudah tak layak didengarkan masyarakat Indramayu, karena lirik lagunya semuanya menyudutkan pemerintah kabupaten, dan menyesatkan masyarakat," katanya.

Lirik lagu itu sebagai berikut; Indramayu kau yang slalu kurindu, Indramayu masihkah kau ingat aku, kau pergi ke kota karena terpaksa demi hidupku yang terhimpit derita. Kau di dalam kaca menunggu durjana, siang malam aku menjadi si hina, Indramayu ku yang slalu aku rindu. Lalu hati menjerit batin menangis, tak tahanku menerima siksaan. Hatiku sakit teriris-iris, aku diperlakukan bagai hewan, sayangku Indramayu aja gemuyu.

"Kami sangat menyayangkan lirik lagu tersebut, dan maksudnya apa ia menciptakan lagu berjudul Indramayu?" tegas Yance seraya meminta kepada pengelola radio di Indramayu untuk tidak menyiarkan lagu yang menghina masyarakat Indramayu.

Hal senada diungkapkan Wadah Artis Musisi dan Pencipta Lagu Indramayu (Wampi) Drs H Warmin MA. Dia mengecam keras pencipta lagu yang dinilai menyudutkan masyarakat Indramayu. Pihaknya sebagai wadah artis tidak terima dengan pencipta lagu yang hanya berpikir untuk mengeruk keuntungan semata, sementara dampak dari lagu itu tak dipikirkan.

"Oleh karenanya dalam waktu dekat ini akan men-sweeping lagu yang dinilai bertentangan dengan visi Indramayu Remaja," ujar Warmin tegas. (kpl/wwn/boo)

Editor:  

Yunita Rachmawati