Menang Grammy 2019, Apa Saja yang Perlu Kamu Tahu Soal 'SWEETENER' - Ariana Grande?

Dhefa Mauren Roos Mary | 11 Februari 2019, 13:35 WIB
Menang Grammy 2019, Apa Saja yang Perlu Kamu Tahu Soal 'SWEETENER' - Ariana Grande?

Kapanlagi.com - Di balik tubuh mungilnya, Ariana Grande tidak bisa dianggap sebagai wanita biasa. Wanita asal Boca Raton, Florida, Amerika Serikat ini telah tumbuh sebagai seorang diva yang berhasil mencatatakan namanya sebagai pemenang di berbagai penghargaan bergengsi berkelas dunia. Mulai dari Billboard hingga yang terbaru adalah Grammy 2019 kategori Best Pop Vocal Album atas album SWEETENER yang ia rilis tahun lalu. Sampai-sampai kemampuannya disetarakan dengan diva senior, Mariah Carey lho.

Bicara soal SWEETENER, album ini bisa dibilang telah berhasil mengangkat nama Ariana Grande ke level yang lebih tinggi dari sebelumnya. Album ini membuktikan tingkat kedewasaannya yang semakin matang dalam bermusik dengan deretan lagu yang semuanya memanjakan telinga para pendengarnya, bahkan bisa bikin happy.

Tak sampai di situ saja. Masih banyak lagi yang harus kalian tahu soal Sweetener. Penasaran kan? Simak yuk!

SWEETENER - Ariana Grande © instagram.com/arianagrandeSWEETENER - Ariana Grande © instagram.com/arianagrande

Sweetener
Sweetener adalah album studio ke empat yang pernah dikeluarkan oleh Ariana Grande Buttera sepanjang karirnya di industri musik dunia. Album ini resmi dirilis pada tanggal 17 Agustus 2018 di bawah naungan Republic Records yang awalnya dimulai dari ketidaksengajaan lho, KLovers.

Jadi saat itu Grande yang dikenal aktif di Snapchat mengatakan kalau ia sudah punya materi yang cukup untuk album ke empatnya via sosial media itu pada 13 November 2016, meskipun saat itu ia belum berniat secara total untuk segera menggarap album ke empatnya. Menurutnya, "Aku bekerja keras dan punya banyak inspirasi belakangan ini (jadi aku tuangkan saja menjadi lagu)," katanya saat itu. Hingga pada Desember satu tahun kemudian, Ariana Grande mengumumkan kalau ia sedang mengerjakan album ke empatnya.

Rupanya materi yang telah ia miliki itu disukai oleh sang manager dan Pharrell William. Menurut sang manager materi album Ariana Grande saat itu jauh lebih dewasa dari materi album sebelumnya. Sampai-sampai pria bernama Scooter Braun itu menyebut kalau penyanyi asuhannya itu bisa menyamai level Whitney Houston, Mariah Carey, juga Adele. Begitu pun dengan pelantun tembang Happy, Pharell William setuju dengan Braun dan mengakui kedewasaan Grande dalam bermusik telah naik level.

Mac Miller © instagram.com/arianagrandeMac Miller © instagram.com/arianagrande

Track #1
Kedewasaan bermusik Grande ia tunjukkan dengan keseriusannya menyuguhkan cuplikan pertama yang akan masuk dalam album ke empatnya itu, berjudul Get Well Soon. Lagu ini santer dibicarakan sebagai lagu yang sengaja ia buat untuk mantan kekasihnya yang telah meninggal dunia, Malcolm alias Mac Miller.

Namun di tahun 2018, tepatnya 20 April wanita yang akrab disapa Ari ini merilis lagu track pertama album ke empatnya yang ia beri judul No Tears Left to Cry yang mengusung tema serba terbalik dalam video klipnya.

Pharell William (Credit: instagram.com/pharrell)Pharell William (Credit: instagram.com/pharrell)

15 Track Lagu
Satu bulan setelahnya Ariana Grande mengumumkan kalau album terbarunya ini akan berisi 15 track lagu. 3 di antaranya akan ia nyanyikan dengan penyanyi lain. Mereka adalah Missy Elliot, Nicki Minaj, dan Pharell William.

15 lagu itu antara lain, Raindrops, Blazed (ft. Pharell William), The Light is Coming (ft. Nicki Minaj), R.E.M, God is A Woman, Sweetener, Successful, Everytime, Breathin, No Tears Left to Cry, Borderline (ft. Missy Elliot), Better Off, Goodnight n Go, Pete Davidson, dan Get Well Soon.

Di bulan Juni 2018 Grande kembali memberikan pengumuman kalau pada tanggal 20 di bulan itu ia akan membuka pre-order album ke empatnya bersamaan dengan dirilisnya lagu The Light is Coming. Selanjutnya ia akan mengeluarkan single keduanya, God is A Woman, pada tanggal 13 Juli 2018.

Salah satu scene God Is a Woman © instagram.com/arianagrandeSalah satu scene God Is a Woman © instagram.com/arianagrande

Empowerment
Dari 15 track yang ada, tema empowerment muncul mendominasi. Misalnya saja pada lagu God is A Woman. Lagu ini berisi tentang lirik yang bercerita tentang spiritual dan sexual empowerment untuk kaum wanita. Lewat lagu ini Grande menyampaikan kalau dalam hubungan seksual wanita juga bisa mengambil kendali. Usut punya usut lagu ini sendiri ternyata dibuat dengan beat ala musik Reggae lho.

Kedua, ada lagu Sweetener yang dinyanyikan Ariana Grande bersama Pharell William yang mengajarkan kita untuk terus berjuang menghadapi cobaan hidup. Terlihat pada lirik "When life deals us cards / Make everything taste like it is salt / Then you come through like the sweetener you are." Lanjut, ada lagu Successful yang bercerita tentang rasa bangga seorang wanita yang berhasil mencapai kesuksesan.

Secara keseluruhan lirik 15 track lagu Ariana Grande dalam album ke empat ini berisi tentang mantan tunangan Pete Davidson ini untuk bangkit dari kecemasan yang ia rasakan beberapa waktu belakangan. Terutama saat ia disalahkan atas kasus meninggalnya Mac Miller yang tak lain adalah mantan pacarnya, hingga keterpurukannya membatalkan pertunangannya dengan Pete.

Prestasi Track Album 4
Jika diperhatikan deretan track album SWEETENER berhasil menduduki berbagai nomor di Billboard Chart. Misalnya saja lagu No Tears Left to Cry yang berhasil duduk di no.3 Billboard Hot 100. Sedangkan lagu God Is a Woman naik dari peringkat 11 ke peringkat 8 hanya dalam waktu 12 jam setelah dirilis, yang sekaligus menjadi lagu Grande yang paling banyak diputar di US Mainstream Top 40. Begitu juga dengan Breathin yang masuk sebagai no.12 di US Contemporary hit radio.

SWEETENER © instagram.com/arianagrandeSWEETENER © instagram.com/arianagrande

Promosi
Keberhasilan lagu-lagu Ariana Grande itu tidak bisa dilepaskan dari promosi yang ia lakukan. Dimulai dari diberikannya bocoran judul-judul lagu yang akan ia rilis di video klip lagu No Tears Left to Cry, hingga kemunculannya dalam Coachella, The Tonight Show Starring Jimmy Fallon, membuka Billboard Chart Music Awards 2018, hingga tampil di Wango Tango.

Kritik
Usaha yang ia lakukan pun tak sia-sia. Berbagai kritik apik ditujukan padanya sepanjang tahun hingga ia mendapatkan rata-rata nilai 81 dari total 20 review.

Komposisi Musik
Terakhir, kenapa revolusi musik Ariana Grande disebut lebih dewasa? Jika diperhatikan, Ariana Grande bukan hanya menuliskan lirik yang membangun. Karena dari segi musik pun ia mulai berani untuk mencoba banyak genre.

Dimulai dari pop yang paling banyak mendominasi, dilanjutkan dengan R&B, house, funk, neo soul, hip hop, EDM, sampai synthpop. Nggak heran kan kalau Ariana Grande  keluar sebagai jawara!

Ariana Grande menang Grammy kategori Best Pop Vocal © instagram.com/arianagrandeAriana Grande menang Grammy kategori Best Pop Vocal © instagram.com/arianagrande

Selebrasi menang Grammy ala Ariana Grande © instagram.com/arianagrandeSelebrasi menang Grammy ala Ariana Grande © instagram.com/arianagrande

Foto Jadul

Atas kemenangannya ini, Ariana Grande mengaku happy sekali. Grande pun membagikan screenshot tweet itu lewat akun Instagramnya. Lewat post itu Grande menuliskan rasa syukur dan terima kasihnya atas pencapaian ini.

"Aku tahu aku tidak bisa hadir ke Grammy malam ini (percayalah, aku sudah berusaha sekuat tenaga untuk bisa hadir) dan aku juga tahu aku berusaha untuk tidak menyesal atas ketidakhadiranku tapi astaga, kemenangan ini begitu membuatku bahagia. Terima kasih banyak. Aku sayang kalian," tulisnya sambil menyebutkan deretan nama yang ikut andil dalam penggarapan album ini, plus mengedit foto lamanya sedang mengangkat piala Grammy. Kocak deh.

(kpl/ren)

Join Kapanlagi.com
↑