Momen JKT48 Yang Tak Terlupakan Dari Event 'Handshake So Long'

Natanael Sepaya  | 15 Mei 2017, 11:22 WIB
Momen JKT48 Yang Tak Terlupakan Dari Event 'Handshake So Long'

Kapanlagi.com - Walau telah menjadi ritual rutin setiap akhir musim sebuah rilisan single, Handshake JKT48 tetap memberi cerita yang berbeda beda di setiap gelarannya. Begitu pula dengan Handshake Festival So Long yang berlangsung di Granada Ballroom, Menara 165 Jakarta (13/5).

Banyak kejadian unik dibalik interaksi antara fans dan Idolanya yang hanya berlangsung selama 10 detik ini. Saat break, beberapa member lintas generasi menceritakan pengalaman uniknya saat bertemu fans mereka, mulai dari fans yang datang gemetar, sampai fans luar negeri yang menggunakan bahasa Isyarat untuk berkomunikasi.

Selalu berbeda, para member ungkap setiap momen yang tak terlupakan dari event handshake © KapanLagi.com/Djoko PoerwantoSelalu berbeda, para member ungkap setiap momen yang tak terlupakan dari event handshake © KapanLagi.com/Djoko Poerwanto

"Handshake kali ini orangnya lebih beragam, lebih banyak, karena sebelumnya yang belum pernah Handshake sekarang ikutan Handshake. Aku juga kaget, karena orang-orang yang Handshake sama aku itu aku ingat mukanya gitu, dan tadi banyak yang belum pernah dan banyak yang ngasih ucapan selamat, masukan, dan semangat. Belajar dari kakak-kakaknya, kaya memotivasi aku untuk jadi lebih baik. Kan aku sebelumnya pernah ngomong gitu yah, kalau aku tuh takut, mungkin mereka baca dan tahu, jadi mereka membantu aku juga, gimana sih supaya aku nggak takut," ujar Shani.

Beda pula dengan cerita Melody JKT48 yang berhasil menempati peringkat ke-3 dan bisa satu seragam dengan adiknya (Frieska). "Ada yang face painting gitu, jadi mereka pada coret-coret muka tapi pakai hashtag aku yang kemarin. Pas kampanye itu kan goals, itu fans pada pakai baju bola. tim bola favorit masing-masing, 'selamat dapat nomer 3, selamat akhirnya satu seragam sama frieska' " ungkap Melody.

Spesial untuk Jessica Veranda, Handshake kali ini merupakan event terakhir untuknya dan fans. Saat mendapat kesempatan untuk bicara, Ve JKT48 menceritakan cita-citanya yang ingin Handshake dengan mengenakan toga kalau dia sudah lulus kuliah dan masih menjadi member JKT48.

Event Handshake kali ini jadi momen terakhir untuk Ve dan para fans saling menulis cerita © KapanLagi.com/Djoko PoerwantoEvent Handshake kali ini jadi momen terakhir untuk Ve dan para fans saling menulis cerita © KapanLagi.com/Djoko Poerwanto

"Sebelumnya, beberapa tahun yang lalu gitu, 2015 mungkin, aku pernah bilang waktu mc, kalau misalkan setelah lulus kuliah aku masih menjadi member JKT48, aku mau Handshake pakai Toga, ya terima kasih Tuhan, maksudnya walaupun di Handshake terakhir baru terwujud, tapi sidangnya terwujud, jadi aku, jadi aku seneng," ungkap Ve yang disambut sorak sorai para fans.

Selain itu, Ve juga menjelaskan bagaimana ia berterima kasih memiliki para fans yang loyal dan selalu mendukungnya di saat suka maupun duka.  "Satu hal yang kamu pelajari, bukan berapa lama kalian telah ngedukung oshi kalian, tapi yang paling penting adalah ketika kalian mengambil keputusan untuk mendukung oshi, karena memberikan dampak di kehidupan kita. Nggak hanya di kehidupan member, tapi kehidupan kalian juga (sebagai fans). Jadi terima kasih kalian telah memberikan dampak positif (dan) memberikan banyak perubahan buat aku juga," pungkasnya.

(kpl/ntn)

Reporter:  

Djoko

Join Kapanlagi.com
↑