Move On dari Kasus Pablo Benua, Intan Hardja Rilis Lagu Untuk Ibunda

Guntur Merdekawan | Selasa, 03 Desember 2019 07:22 WIB
Move On dari Kasus Pablo Benua, Intan Hardja Rilis Lagu Untuk Ibunda

Kapanlagi.com - Single pertama Intan Hardja yang bertajuk Ku Ingin Sendiri tak bisa diperdengarkan karena kasus dugaan plagiat yang dilakukan penciptanya yakni Pablo Putra Benua. Namun Intan tak mau terus berkubang dengan kekecewaan. Terbukti kini ia merilis single kedua.

Ale Di Mana yang menjadi karya teranyar Intan terbilang berani beda. Pasalnya tembang ciptaan Loins Roberthus itu memadukan bahasa Indonesia dengan bahasa daerah Ambon.

"Salah satu alasan kenapa aku mixed bahasa Indonesia dengan Ambon karena aku suka jalan-jalan di dalam negeri. Pas lihat budaya di daerah, aku tuh suka gemetaran karena begitu indah. Makanya aku ingin sampaikan keindahan itu dalam bentuk bahasa," tutur Intan dalam peluncuran single barunya di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, Senin (2/12).

1 dari 2 halaman

1. Kota Musik di Asia Tenggara

Sejalan dengan itu, Intan Hardja bangga karena lagunya memakai dua bahasa. Terlebih baru-baru ini Ambon ditetapkan sebagai kota musik pertama di Asia Tenggara.

"Baru-baru ini Ambon ditetapkan sebagai kota musik pertama di Asia Tenggara. Makanya lagu ini akan beda ketika aku menyanyikan genre pop dengan sentuhan bahasa daerah Ambon," jelas wanita yang awali karir di industri hiburan sebagai presenter itu.
2 dari 2 halaman

2. Dipersembahkan Untuk Mama

Dipersembahkan Untuk Mama Intan Hardja / Credit: KapanLagi - Abbas Aditya
Atas perilisan single kedua bertajuk Ale Di Mana, Intan Hardja mempersembahkan hal spesial itu untuk ibunya. Mengingat banyak hal telah dilakukan sang ibunda untuk menjadikan sosok Intan yang sekarang.

"Lagu ini dipersembahkan untuk Mama, semoga Mama happy karena tanpa doa dan arahan dari Mama, Intan nggak bakal kayak sekarang," tandasnya.

(kpl/abs/gtr)


Reporter:  

Adi Abbas Nugroho

↑