Pernah Hampir Nyerah, Armada Kini Menanti Janji Menteri

Arai Amelya | 26 Desember 2015, 06:31 WIB
Pernah Hampir Nyerah, Armada Kini Menanti Janji Menteri

Kapanlagi.com - Di tengah gempuran musik dengan aliran EDM yang makin populer, grup band Armada rupanya masih setia dengan aliran musik mereka. Dikenal sebagai band yang kerap merilis lagu dengan lirik dan judul unik menggelitik, Armada ternyata tak luput dari yang namanya putus asa. Apalagi momen itu pernah terjadi kala mereka hendak merilis album HAL TERBESAR pada tahun 2009 silam.

"Jadi begini, sebelum merilis HAL TERBESAR, kami sudah pernah punya album tapi gagal di pasaran. Jadi waktu itu kami semua kayak pasrah gitu lah. Kalau albumnya booming ya rejeki kami, kalau enggak ya berarti kami nggak boleh ngeband lagi," cerita Mai, gitaris Armada kala dijumpai di sela-sela media visit di kantor KapanLagi.com® beberapa waktu lalu.

Beruntung rupanya dua lagu di album HAL TERBESAR yaitu Buka Hatimu dan Mau Dibawa Ke Mana sukses mengatrol nama Armada ke puncak popularitas. Menjadi salah satu band yang diperhitungkan, Armada pun bercerita mengenai kemungkinan masa depan mereka jika seandainya album HAL TERBESAR waktu itu gagal total.

Sukses dengan lagu berirama Melayu, uniknya Armada sudah pernah hampir putus asaSukses dengan lagu berirama Melayu, uniknya Armada sudah pernah hampir putus asa

"Paling kalau gue bantu bisnis keluarga. Sebenarnya pertanyaan ini pernah muncul di antara kami kalau misalnya album HAL TERBESAR nggak sukses, yaudah kami bubar aja. Si Mai mau ikut jadi pegawai negeri, saya sama Andhit juga ikut orangtua aja. Kalau Rizal malah katanya mau jadi pilot jet pribadi atau astronot," kelakar Radha gitaris Armada yang disambung oleh Rizal, sang vokalis.

Kini band yang terakhir kali merilis album kelima, PAGI PULANG PAGI pada tahun 2014 silam itupun siap menatap tahun 2016. Rizal pun mengaku jika tahun depan masih akan ada lagu bertema cinta-cintaan sembari mereka terus menyiapkan materi untuk tahun mendatang. Uniknya, Armada rupanya juga bekerja sama dengan Kementrian Tenaga Kerja karena lagu-lagu mereka booming di kalangan TKI dan TKW.

"Kami udah beberapa kali bekerjasama dengan Menteri Tenaga Kerja, pak Hanif. Kami respect dengan siapapun yang suka dengan lagu Armada, kebetulan pak Menteri memberi respon bagus. Jadi harapan kami, pak Hanif bisa merealisasikan keinginannya untuk membawa Armada ke beberapa negara seperti Taiwan dan Hongkong untuk menghibur di pusat-pusat konsentrasi TKI," tutup Rizal bangga. (kpl/pur/aia)

Reporter:   Mathias Purwanto.