Proyek Musik Idealis, Gita Gutawa Ajak Semua #teruskanilmu

Arai Amelya | 14 Desember 2016, 10:35 WIB
Proyek Musik Idealis, Gita Gutawa Ajak Semua #teruskanilmu

Kapanlagi.com - Resmi meraih gelar S1 jurusan ekonomi dari Universitas Birmingham dan S2 dari London School of Economics and Political Science (LSE), penyanyi Gita Gutawa akhirnya kembali ke dunia musik. Merilis Gita Puja Indonesia sebagai persembahan Gita untuk Tanah Air, rupanya proyek ini sudah direncanakan Gita setelah dirinya menyelesaikan pendidikan S1 dan S2 di Inggris.

"Jadi waktu pulang kuliah memang pengen bikin sesuatu dan aku nggak mau cuma project yang komersil, mau sedikit idealis lah. Indonesia ini hebat dan unik karena punya banyak sekali lagu nasional. Di Inggris itu nggak banyak lagu nasional karena mereka cuma punya lagu kebangsaan. Dan Gita Puja ini kata lain dari Hymne, jadi aku kumpulin lagu hymne Indonesia yang kunyanyikan ulang," cerita Gita.

Dijumpai di kawasan Jakarta Selatan beberapa waktu lalu, Gita rupanya sudah merilis lagu Terima Kasihku bertepatan pada Hari Guru Nasional tanggal 25 November lalu. Tak hanya merilis lagu, Gita juga memperkenalkan sebuah gerakan Teruskan Ilmu sebagai bentuk wujud nyata meneruskan semangat para guru Indonesia. Di mana Gita mengajak netizens memposting video tentang ilmu apapun selama tiga menit di media sosial dengan hashtag #teruskanilmu. Nantinya video-video dari netizens itu akan dikumpulkan dalam website.

Bukan proyek komersil, Gita optimis dengan Gita Puja IndonesiaBukan proyek komersil, Gita optimis dengan Gita Puja Indonesia

"Kalau untuk gerakan #teruskanilmu lebih banyak lewat media digital sih. Rencananya juga bakal melibatkan teman-teman musisi karena aku mau kampanye ini nggak hanya satu momen pas Hari Guru. Apalagi video #teruskanilmu ini mulai 25 November 2016 sampai 25 Januari 2017 dan ada hadiahnya. Kalau lebih dari 100 video terkumpul, akan ada 10 guru beruntung yang bisa bepergian gratis," lanjut Gita.

Putri musisi Erwin Gutawa menjelaskan jika dia memilih hymne karena lebih cocok dengan suara dan memang dia sukai. Tak main-main, lagu Terima Kasihku ini melakukan proses rekaman orkestra di Praha, Ceko. Rupanya hal itu dilakukan Gita dengan meminta tolong sang ayah yang semuanya dilakukan dengan proses teknologi digital di mana Gita tak perlu terbang ke Praha. Lalu, bagaimana dengan biaya proyek ini?

"Aku memang sangat peduli dengan hal seperti ini. Aku juga nyanyi nggak semata-mata memikirkan uang aja. Musik tuh punya kekuatan yang lebih dan nggak hanya soal ekonomi, tapi juga cerita sosial. Jadi soal project Gita Puja Indonesia, bakal dapat banyak support karena musik dalam sejarah Indonesia, sejak dulu sudah mampu menyatukan perbedaan," tutup perempuan berusia 23 tahun ini.

(kpl/pur/aia)

Reporter:  

Mathias Purwanto.