Setelah 8 Tahun Penantian, JKT48 Akhirnya Rilis Single Original

Guntur Merdekawan   | Jum'at, 24 Januari 2020 11:15 WIB
Setelah 8 Tahun Penantian, JKT48 Akhirnya Rilis Single Original

Kapanlagi.com - Sejak resmi aktif mulai Desember 2011 silam, JKT48 telah merilis total 21 single untuk para fans. Namun dari 20 single tersebut, semuanya adalah lagu saduran dari AKB48 yang lantas ditranslasi ke Bahasa Indonesia. Begitupun dengan koreografinya.

Nah setelah 8 tahun penantian, JKT48 akhirnya merilis single originalnya sendiri yang berjudul Rapsodi, tepatnya pada Hari Rabu (22/1) kemarin. Lagu ini merupakan ciptaan dari composer kenamaan Laleilmanino. Tentu saja ini jadi sebuah kabar yang menggembirakan bagi para personel dan seluruh jajaran staff JKT48, pun para fans.

"Jadi hari ini adalah peluncuran single original JKT48. Seperti yang diketahui, selama ini JKT48 membawakan lagu dari AKB48 dan ditranslate ke Bahasa Indonesia, tapi lagu Rapsodi ini dibuat oleh musisi Tanah Air, ini jadi sebuah kebanggan untuk kita. Alhamdulillah ketemu komposer yang hebat dan digandrungi anak muda saat ini. Pas kita tahu komposernya Laleilmanino wah keren banget, udah seneng. Dan pas lagunya udah jadi nggak cuman aku, tapi semua member ikut excited sama lagu ini," ungkap Melody Nurramadhani selaku General Manager Theater JKT48 saat dijumpai di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (22/1).

1 dari 3 halaman

1. Koreografi Ditangani Ari Tulang

Koreografi Ditangani Ari Tulang Ari Tulang © KapanLagi/Djoko Poerwanto
Mengingat Rapsodi adalah lagu original JKT48, maka koreografinya pun harus ditentukan dari 0. Untuk itu, pihak JKT48 menyerahkannya pada koreografer berbakat Tanah Air, Ari Tulang.

"Kita juga dibantu oleh koregrafer legend di Indonesia, kak Ari Tulang. Selama ini kan kami dibantu oleh koreografer dari Jepang dan kali ini kita memulai gerakannya dari nol karena kan ini original kami," sambung Melody.

2 dari 3 halaman

2. Sudah Lama Minta Lagu Original

Sister group JKT48 lain di berbagai negara diketahui sudah punya lagu original masing-masing. Rupanya Melody CS pun sejatinya sudah sejak lama ingin punya lagunya sendiri, meski wacana itu pada akhirnya baru dapat lampu hijau dari manajemen di tahun 2020 ini.

"Sebenernya permintaan itu sudah dari lama. Mungkin tahun pertama masih nggak, karena kita kan masih belum ngerti banget idol group itu seperti apa, tapi seiring berjalannya waktu kita tuh selalu minta dari mulai tahun ketiga, tahun keempat, tahun kelima. Makin ingin karena ternyata sister group yang lain sudah punya lagu original. Fansnya tuh menekan itu. Jadi kan pasti pressure juga buat kita," kenang Melody.

"Kalau single original harus lagu Indonesia juga kan dan itu pasti membutuhkan waktu yang lama. Mungkin saat itu ada banyak pertimbangan yang harus dipikirin. Sampai suatu hari diannounce sama manajemen, akhirnya dapat izin. Maksudnya diizinkan membawakan original song sendiri dan komposernya boleh dari Tanah Air sendiri. Jadi mungkin itu adalah pembicaraan penting, sampai akhirnya mereka mengizinkan karena mungkin sister group yang lain juga punya single original. Akhirnya ini jadi hadiah terindah bagi JKT 48 di tahun ke-8," tuntasnya.

3 dari 3 halaman

3. Shani JKT48 Jadi Center

Shani JKT48 Jadi Center JKT48 © KapanLagi/Djoko Poerwanto
Untuk lagu Rapsodi, Shani JKT48 dipercaya sebagai center. Sementara itu, ada beberapa lagu lain yang juga terdapat di side B dari single Rapsodi, yakni Menanti, Mimpi yang Hina dan Siapa yang Membuat Kita Berdua Bertemu. Video klipnya sendiri dibuat di Tirtha Bridal, Uluwatu, Bali. Sementara itu, gaun pengantin yang dipakai oleh para personel JKT48 adalah rancangan dari Phangsanny Couture.

"Ini sebuah kebanggan dari JKT48 karena sebuah penantian panjang bisa memiliki single original. Kami sebagai generasi baru di sini meneruskan perjuangan kakak-kakak kami terdahulu, apalagi aku terpilih sebagai center di lagu ini. Rasanya menegangkan dan ini tantangan baru buat aku, aku gamau menyia-nyiakan kesempatan ini," tuntas Shani JKT48.

(kpl/aal/gtr)


Reporter:  

Sahal Fadhli

↑