Slank Akhirnya Rilis Album Baru 'SLANKING FOREVER' dalam Format Kaset Pita

Sora Soraya   | Jum'at, 27 Desember 2019 10:45 WIB
Slank Akhirnya Rilis Album Baru 'SLANKING FOREVER' dalam Format Kaset Pita

Kapanlagi.com - Album baru Slank bertajuk SLANKING FOREVER yang dikemas dalam bentuk boxset mendapat respon positif dari penggemarnya, Slankers. Bertepatan dengan ulang tahun mereka yang ke-36, Slank menambahkan satu item yakni kaset pita.

Sang vokalis, Kaka Slank mengatakan bahwa penambahan kaset pita dalam album boxset SLANKING FOREVER karena masih banyak orang yang mendengarkan lagu melalui radio tape. Apalagi, hampir semua personel juga masih mendengarkan lagu melalui kaset pita.

"Ini kita tambahin lagi dengan adanya kaset. Mudah-mudahan terangsang kembali untuk dengerin kaset. Di rumah masih ada player-nya jadi masih bisa dengerin kaset," kata Kaka saat ditemui di Booth Slankstore, Jakcloth, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (26/12) kemarin.

 

1 dari 2 halaman

1. Banyak Pabrik Kaset yang Tutup

Banyak Pabrik Kaset yang Tutup KapanLagi.comĀ®/Adrian Utama Putra
Terakhir kali Slank merilis album dalam bentuk kaset pita pada tahun 2010 silam, album JURUS TANDUR. Bimbim Slank mengaku jika mereka tak merilis dalam bentuk kaset karena banyak pabrik kaset yang sudah tutup. Kebetulan di studio Lokananta sendiri, tempat Slank rekaman album SLANKING FOREVER bisa merilis dalam format tersebut.

"Terakhir album JURUS TANDUR. Kita berhenti lama nggak jual kaset karena memang pabrik tutup dan kita baru tahu di Lokananta mulai dibikin produksi kaset lagi. Kebetulan rekamannya di lokasi tersebut," kata Bimbim, drummer Slank.

2 dari 2 halaman

2. Diburu Para Kolektor

Diburu Para Kolektor KapanLagi.comĀ®/Bayu Herdianto
Lebih lanjut, Bimbim juga menyebutkan kalau album dalam format kaset pita masih banyak diburu banyak orang, terutama para kolektor. Mereka sering berburu kaset yang dinilai cukup berharga sama seperti formal vinyl.

"Ternyata kaset udah seperti vinyl. Jadi pembelinya adalah istilah kolektor. Jadi mereka memang ada penggemar khusus dan begitu juga kalau beli di sini, ada beberapa yang memang susah banget dibeli dan harus beli lagi," kata Bimbim.

(kpl/far/sry)

Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi