Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

Sosialoka Hingga Ade Govinda Turut Hadir di Workshop Perlindungan Hak Cipta Musik di Youtube

Selasa, 13 September 2022 20:55 WIB
Sosialoka Hingga Ade Govinda Turut Hadir di Workshop Perlindungan Hak Cipta Musik di Youtube
Workshop Perlindungan Hak Cipta Musik di Youtube / Credit Foto: Dokumentasi Pribadi

Kapanlagi.com - Hak cipta alias copyright sebuah karya kerap kali jadi perdebatan dari banyak pihak. Karenanya, dalam rangka mendorong kemajuan Indonesia di bidang ekonomi kreatif, khususnya perkembangan industri musik melalui pemanfaatan teknologi digital, YouTube menyelenggarakan kegiatan diskusi tematis tentang perlindungan hak cipta.

Pada kesempatan itu, Kemenkumham dan Kemenparekraf beserta perwakilan dari pelaku industri musik juga turut diajak untuk berdiskusi bersama. YouTube juga tak lupa untuk mengajak Sosialoka Indonesia, sebuah digital agency yang fokus di industri musik dan entertainment.

Seperti diketahui, Youtube memiliki beberapa partner di Indonesia, yang mana salah satunya adalah Indonesia Digital Entertainment (IDE). Nah, Sosialoka Indonesia merupakan salah satu subsidiaries company dari IDE.

Now that you are AWAKE, it's time for you to wake right now!

Awake

Semua pihak di atas berkumpul di 'Workshop Perlindungan Hak Cipta Musik di Youtube' yang diselenggarakan pada tanggal 6 September 2022 lalu di Kantor Google Indonesia.

1. Dihadiri Oleh Ade Govinda

Miftah Faridh Oktofani selaku CEO Sosialoka Indonesia juga turut hadir dalam diskusi tematis tersebut untuk memberikan point of view dari sisi pelaku industri musik. Sosialoka Indonesia adalah digital agency yang berperan aktif pada pengelolaan media sosial dari musisi dan entertainer dan juga kampanye digital yang memiliki keteraitan yang erat pada proses terciptanya sebuah karya cipta lagu.

Selama 3 tahun terakhir, Sosialoka turut membersamai beberapa musisi dari beragam label rekaman di Indonesia dalam mempromosikan dan mengoptimalkan karya-karya mereka secara digital. Ade Nurulianto atau sering disapa Ade Govinda yang merupakan salah satu client dan partner dari Sosialoka Indonesia juga turut hadir dalam diskusi tersebut dan memberikan gagasannya sebagai musisi sekaligus pencipta lagu yang juga sering berkolaborasi bersama musisi lainnya untuk menghasilkan karya cipta lagu.

Muara Sipahutar, Strategic Partner Manager dari YouTube Indonesia membuka workshop dengan memberikan paparan tentang Manajemen Hak Cipta Musik di YouTube. Muara juga menjelaskan bagaimana sistem teknologi yang dimiliki oleh YouTube mendukung program pemerintah dalam berkreasi dan melindungi hak pemilik hak cipta dan hak terkait.

Peraturan hak cipta musik/lagu yang saat ini berlaku di Indonesia dinilai Google sudah tidak relevan lagi untuk dilaksanakan di 2022. Hal tersebut disampaikan oleh Luke Anthony, Music Legal YouTube APAC. Luke dan tim YouTube menilai bahwa regulasi yang saat ini ada tidak merefleksikan bagaimana praktek di industri musik beroperasi di era media sosial dan platform digital yang serba cepat. Robinson Sinaga sebagai Direktur Pengembangan KI industri kreatif di Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif juga sepakat bahwa UU Hak Cipta sudah tidak relevan untuk industri kreatif.

Diskusi tematik tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat dan membuka peluang baru untuk industri dan kreator musik Indonesia, karena kebijakan akan perlindungan Hak Cipta yang mendukung kepastian hukum tentunya dapat mendorong tumbuhnya ekosistem musik digital.

 

Topik Terkait