'Terus Melangkah', Pembuktian Eksistensi dan Penegasan Jati Diri Powerslaves

Guntur Merdekawan | 02 November 2017, 11:22 WIB
'Terus Melangkah', Pembuktian Eksistensi dan Penegasan Jati Diri Powerslaves

Kapanlagi.com - Dalam waktu dekat ini, band rock n' roll Tanah Air, Power Slaves bakal meluncurkan single anyar bertajuk Terus Melangkah. Ini adalah single kedua yang dipersiapkan untuk album ketujuh dari Powerslaves yang bakal rilis akhir November 2017 mendatang melalui label rekaman mereka sendiri, Kereta Rock N' Roll (KRNR). Sebelumnya, mereka sudah merilis single Sudah Jangan terlebih dahulu, tepatnya setahun lalu.

Perbedaan mencolok antara Terus Melangkah dengan Sudah Jangan terletak pada elemen musik yang menetes di sekujur komposisinya. Kendati demikian, Heydi Ibrahim (vokal), Anwar Fatahillah (bass), Wiwiex Soedarno (kibord), Agung Yudha (drum) dan Andry Muhammad (gitar) tetap mempertahankan jati diri mereka sebagai band rock yang terbentuk dan tumbuh di era classic rock.

"Kami tidak bisa lepas dari jati diri kami sebagai band rock n' roll. Kami hanya menambahkan warna-warna musik modern pada sound gitar, bass, drum maupun keyboard di lagu ini. Saya sendiri memang mendengarkan band-band sekarang seperti Amaranthe misalnya, tapi bukan berarti saya ingin mengekor band-band itu. Toh, di bagian tengah lagu ini saya tetap selipin warna blues," ujar Wiwiex.

Powerslaves rilis single baru 'Terus Melangkah' © Dokumentasi PribadiPowerslaves rilis single baru 'Terus Melangkah' © Dokumentasi Pribadi

Kendati demikian, setiap personel Powerslaves mencoba menambahkan sejumlah ide dan referensi baru yang mereka serap selama lebih dari dua dekade menjalani karir bermusik. Tidak asal menceploskan, tapi tetap disaring agar mendapatkan hasil terbaik. "Secara musikalitas, kali ini kami merasa lebih dewasa dalam menuangkan ide-ide bermusik," sambung Agung.

Lagu ini tadinya sempat diberi judul Dan Kau, namun kemudian diganti menjadi Terus Melangkah dengan pertimbangan agar lebih catchy dan gampang diingat lantaran pesannya memiliki muatan sangat khusus, yakni  tentang ajakan melakukan kebaikan. Meski Wiwiex beranggapan penggunaan judul Dan Kau lebih unik karena tidak lazim, namun bassist dan leader band Anwar memiliki pandangan berbeda.

"Saya pikir, orang akan lebih menangkap judul Terus Melangkah, meskipun Dan Kau juga bagus dan bisa bikin orang penasaran dengan tema lirik yang dimaksud. Tapi dengan pemilihan Terus Melangkah sebagai judul lebih memudahkan orang untuk memahamai pesan lirik lagu ini dan yang pasti nilai positif yang terkandung di dalamnya," pungkas Anwar.

Powerslaves berharap single anyarnya ini bisa mengobati rindu dari para penggemar fanatik mereka 'Slavers Indonesia' (sebutan fans Powerslaves). Ya, single ini seakan jadi ajan pembuktian eksistensi dari band yang terbentuk tahun 1991 ini.

Power Slaves tetap berpegang teguh pada genre mereka © Dokumentasi PribadiPower Slaves tetap berpegang teguh pada genre mereka © Dokumentasi Pribadi

Slavers Indonesia sendiri di bulan Oktober 2017 ini merayakan hari jadinya yang ke-7. Secara khusus, vokalis Heydi Ibrahim selaku penggagas dan dedengkot komunitas penggemar band yang dihuninya ini berharap Slavers Indonesia makin solid dan lebih sering melakukan pertemuan agar terjaga tali persaudaraannya.

"Jangan sibuk cari uang saja di Jakarta dan kota-kota lain, tapi upayakan sebulan sekali saja minimal silaturahim mempererat persaudaraan seperti komunitas yang lainnya, yang nggak males ketemuan. Kalau sebulan sekali saja masih alasan cari uang ini dan itu, lebih baik  bubar aja Slavers Indonesia," tegasnya.

Sepanjang 26 tahun perjalanan karirnya, Powerslaves telah merilis sekitar 7 album. Secara berurutan, METAL KECIL (1995), METAL KARTUN (1996), KERETA ROCK N ROLL (1998), POWERSLAVES (2002), GA' BAKAL MATI (2004), JANGAN KAU MATI (EP, 2010), 100% ROCK N ROLL (2012), dan yang terakhir ROCK KEBANGSAAN (EP, 2013).

(kpl/pur/gtr)

Reporter:  

Mathias Purwanto.