Tulus dan Yura Yunita Dipastikan Bakal Meriahkan MocoSik 2019

Rezka Aulia | Senin, 19 Agustus 2019 11:33 WIB
Tulus dan Yura Yunita Dipastikan Bakal Meriahkan MocoSik 2019

Kapanlagi.com - Sukses di penyelenggaraan dua tahun sebelumnya, festival buku dan musik MocoSik kembali hadir. Kali ini mengusung tema Buku, Musik, Kamu, MocoSik #3 bakalan dilangsungkan pada 23-25 Agustus 2019 di Jogja Expo Center (JEC). Anas Syahrul Alimi selaku founder MocoSik Festival akan membuat buku dan musik berbagi panggung yang sejajar.

MocoSik sendiri merupakan festival pertama di Indonesia yang mengawinkan buku dan musik dalam panggung besar. Festival ini mencoba membuat penikmat konser menikmati buku, pun sebaliknya. Festival ini bakalan menghadirkan banyak musisi dan penulis yang tengah naik daun.

Bahkan tahun ini MocoSik juga menghadirkan tokoh dari dunia perfilman. Buku pun bisa menginspirasi film, seperti kesuksesan Dilan. Ody Mulya Hidayat bakalan jadi salah satu pembicara di festival ini. Tak hanya bicara film, MocoSik #3 juga bakal mengusung pelaku seni rupa seperti Ugo Untoro, Jumaldi Ali, Dipo Andy, Ong Hari Wahyu dan Samuel Indratma.

1 dari 4 halaman

1. Musik dan Buku Bersatu

Musik dan Buku Bersatu © MocoSik
Irwan Bajang selaku Direktur Program MocoSik #3 menyampaikan bakalan banyak penampil menarik. Sebut saja Zen RS, Joko Pinurbo, Eko Prasetyo, Windy Ariestanty, Anton Kurnia, Pepeng, Kalis Mardiasih, Hengki Herwanto, Erie Setiawan, Nuran Wibisono, David Tarigan, Deskripsi John H. McGlynn, dan Okky Madasari.

Di panggung musik, misalnya, selain menampilkan Tulus, Yura Yunita, Pusakata, bakal tampil juga musisi-musisi gaek dan legendaris seperti Ebiet G. Ade. Ada pula Gallaby, Langit Sore, Nostress, Dialog Dini Hari, Tashoora, Sujiwo Tejo Band, Guyon Waton, hingga konser puisi cinta yang melow yang 'dikonduktori' sastrawan dan sutradara teater Agus Noor.

2 dari 4 halaman

2. Pameran Seni Lini Masa Sastra

Pameran Seni Lini Masa Sastra © MocoSik
Masih digelar di Yogyakarta, Festival MocoSik #3 bakalan mendapat sentuhan seni yang kental. Hal ini dijelaskan Bakkar Wibowo selaku Co-Founder MocoSik.

"Tema ruang pameran seni MocoSik tahun ini adalah Lini Masa Sastra Indonesia: Lama-Kini. Kita menggelar selama tiga hari buku-buku lawasan sastra/humaniora dan artefak-artefak dunia musik masa lalu. Kita menggandeng komunitas yang selama ini bermain di buku-buku klasik dan juga Record Store yang berbasis di Yogyakarta," tutur Bakkar Wibowo.

3 dari 4 halaman

3. Buku Jadi Tiket

Buku Jadi Tiket © MocoSik
Untuk masuk ke festival MocoSik #3, KLovers harusa membeli buku dengan nominal tertentu sebagai syarat untuk masuk pangung konser musik.

"Awal Agustus, ratusan kelompok penerbit yang menjadi peserta pameran besar MocoSik membuka loket tiket presale dengan menampilkan buku-buku produksi di akun media sosial masing-masing," jelas Hinu OS, salah satu penanggung jawab pameran buku MocoSik.

Harga tiket presale sebesar 75 ribu untuk satu hari, bila membeli buku seharga 150 ribu, makan pengunjung bisa datang di dua hari yang mereka inginkan. Presale masih berjalan sampai 20 Agustus 2018. Tiket on the spot bakal dikenakan seharga 85 ribu.

KLovers juga bisa mengakses tiket mereka secara online melalui tiketapasaja.com atau penerbit-penerbit yang ikut serta di MocoSik #3.

4 dari 4 halaman

4. HOTSALE MocoSik!

MocoSik bakal menghadirkan hampir satu juta eksemplar buku di Hall Besar JEC. Penerbit mayor maupun indie bakalan menampilkan koleksi terbaik mereka. Mulai buku anak, sosial, politik hingga buku impor bakalan siap KLovers borong!

"Kita membuka stand besar khusus buku-buku yang dijual secara hotsale. Harga per buku dipukul rata 10 ribu rupiah saja," ujar Hinu.

(kpl/pur/rna)


Reporter:  

Mathias Purwanto.

↑