Voice of Baceprot Rilis Video Klip 'God, Allow Me (Please) to Play Music', Suarakan Pesan Kebebasan Berekspresi Untuk Para Wanita

Editor KapanLagi.com   | Kamis, 07 Oktober 2021 14:38 WIB
Voice of Baceprot Rilis Video Klip 'God, Allow Me (Please) to Play Music', Suarakan Pesan Kebebasan Berekspresi Untuk Para Wanita
Voice of Baceprot (Credit: 12wired)

Kapanlagi.com - Pecinta musik tanah air harusnya sudah tidak asing lagi dengan band Voice of Baceprot atau lebih dikenal dengan VoB. Band metal asal Garut ini digawangi oleh 3 remaja cantik yang berhijab yaitu Marsya (gitar & vokal), Widi (bass), dan Sitti (drum). Kehadiran mereka sungguh memberikan warna baru dalam industri musik Indonesia.

VoB didirikan tahun 2014 silam, berawal dari iseng-iseng ngeband dan ikut kompetisi musik di sekolah, band Voice of Baceprot justru eksis hingga saat ini. Ketiga gadis belia ini dengan percaya diri membuat konsep yang berbeda. Penyanyi wanita berhijab sih banyak, tapi band wanita berhijab dan membawakan musik metal sangat langka, setuju nggak KLovers?

Kehadiran band Voice of Baceprot tak serta merta mendapat pujian, tak sedikit masyarakat yang menghujat mereka karena dirasa penampilan dan musik yang dibawakan sangat kontras. Marsya CS justru membungkam itu semua dengan karya dan prestasi, seperti yang terlihat pda single kedua mereka yang bertajuk God, Allow Me (Please) to Play Music.

Ya, setelah menggebrak lewat single School of Revolution, kali ini VoB mengenalkan single keduanya yang nggak kalah epic, dan tentunya tetep metal banget. Seperti apa sih lagunya? Simak pada ulasan di bawah ini..

1. Merilis Video Musik God, Allow Me (Please) to Play Music

Bertepatan dengan Hari Perempuan Internasional yang akan jatuh pada tanggal 11 Oktober 2021, band Voice of Baceprot akhirnya merilis video musik untuk single keduanya berjudul God, Allow Me (Please) to Play Music. Sebenarnya single ini telah dirilis pada 17 Agustus 2021, kemudian dibuatlah dalam bentuk visual yang keren banget.

Senang banget! Setelah sempat tertunda akibat PPKM, akhirnya produksi MV berhasil dilakukan pada tanggal 16 September 2021, di dalam gudang Sunter, Jakarta Utara. Buat yang belum nonton wajib banget meluncur ke channel Youtube Voice of Bacerprot.    

2. Konsep yang Menarik di Video Musik VoB

Konsep visual dari MV God, Allow Me (Please) to Play Music terinspirasi dari makna simbolis Lingkaran Samsara. "Lingkaran kehidupan menggambarkan sebuah siklus nilai, tantangan, stigma, dan sterotip yang dialami band hanya karena mereka unik dan berbeda," tutur Bona selaku sutradara video musik VoB.

Dalam video musik tersebut menampilkan beberapa aktivis wanita muda yang berafiliasi dengan WOW Foundation, penyair Inggris Zahra Ahmad dan Rakaya Fetuga, vokalis/gitaris band punk Inggris Breakup Haircut Ishani Jasmin, dan produser budaya WOW Sheeren Pereira. Mereka membawa papan untuk menyuarakan keprihatinan dan aspirasi mereka.

Salah satu rapper wanita terkemuka di Indonesia, Yacko bersama aktivis/penyanyi feminis, Kartika Jahja, juga tampil lho KLovers. Suguhan yang luar biasa untuk perayaan Hari Perempuan Internasional, ada semangat berkobar untuk mencapai kebebasan bagi perempuan di seluruh dunia.

3. Pencapaian Luar Biasa dari Band VoB

Mimpi yang jadi kenyataan bagi Vob, ketiga gadis ini masuk ke dalam daftar penampil di Wacken Open Air 2022, sebuah festival musik metal terbesar di dunia, sebuah prestasi yang luar biasa bagi Marsya cs, bagaimana tidak? Mereka akan sepanggung dengan band-band metal dunia.

Tak hanya itu saja, VoB akan terlibat dalam pertunjukan virtual yang dibuat untuk perayaan Hari Perempuan Internasional. Akan ada lebih dari 40 aktivis perempuan muda dari seluruh dunia berusia 11-19 tahun, mereka akan turut andil dalam pertemuan tersebut.

Band Voice of Baceprot patut diapresiasi banget nih KLovers, mereka adalah contoh generasi muda yang berani menunjukan eksistensi mereka di industri musik Indonesia dengan membawakan lagu metal walaupun tampil berhijab. Buat KLovers jangan takut buat berkarya, khususnya bagi para wanita.

Artikel ini ditulis oleh Dian Eka R.

Editor:   Editor KapanLagi.com