Yura Yunita Bikin Workshop Bersama Teman-Teman Disabilitas Selama Dua Hari

Ayu Srikhandi | Selasa, 03 Desember 2019 08:45 WIB
Yura Yunita Bikin Workshop Bersama Teman-Teman Disabilitas Selama Dua Hari

Kapanlagi.com - Dalam rangka peringatan Hari Disabilitas Internasional, penyanyi cantik Yura Yunita membuat rangkaian workshop yang dikhususkan untuk teman-teman disabilitas, bernama MERAKIT RUANG KOLABORASI.

Acara ini diselenggarakan selama dua hari di M Bloc Space pada tanggal 15 dan 20 Desember 2019 mendatang. Yang pasti, dalam dua hari tersebut acara ini dibuat dengan berbeda.

Di tanggal 15 Desember MERAKIT RUANG KOLABORASI akan berbagi workshop mengenai musik perkusi untuk teman tuli, memasak, bahasa Isyarat, dan, workshop
kecantikan.

"Kegiatannya mulai dari kelas memasak, kelas kecantikan, kelas fotografi dan videografi, hingga kelas perkusi," kata Yura Yunita di M bloc, Jakarta Selatan, Senin (2/12/2019).

 

 

1 dari 2 halaman

1. Rangkaian Acara yang Menarik

Rangkaian Acara yang Menarik Yura Yunita © KapanLagi.com/ Fikri Alfi Rosyadi
Sedangkan di tanggal 20 Desember workshop fotografi, videografi dan diisi oleh para praktisi terbaik dari masing-masing bidang yaitu Touch and Play (perkusi), Parti Gastronomi (memasak) Raditya Bramantya (Videografi).

"Banyak doa yang kami titipkan melalui workshop sederhana ini, salah satunya adalah harapan agar terciptanya sebuah ruang kolaborasi yang lebih banyak lagi," katanya.

2 dari 2 halaman

2. Acara Bersama Teman Disabilitas

Acara Bersama Teman Disabilitas Yura Yunita © KapanLagi.com/ Fikri Alfi Rosyadi
Acara MERAKIT RUANG KOLABORASI berawal dari lagu Yura Yunita yang berjudul merakit. Lagu itu menggambarkan makna tentang keterbatasan yang tidak menghalangi siapapun merakit mimpi.

"Dari lagu Merakit aku dipertemukan banyak orang-orang hebat seperti Bunda Galuh. Teman-teman juga bisa menikmati lagu itu dengan cara bahasa isyarat karena musik kan adalah bahasa universal," kata Yura Yunita.

"Lagu Merakit memiliki energi yang kuat, tiap-tiap elemen dari karya lagu tersebut memberikan pemahaman bahwa titik terendah dalam hidup akan selalu menjadi penguat di hidup kita, untuk terus maju dan bangkit melanjutkan hidup, merakit mimpi-mimpi kita," tutup Yura Yunita.

Acara ini bisa diikuti oleh teman-teman disabilitas dengan cara mendaftar, yang nantinya akan diinformasikan melalui akun media sosial Yura dan beberapa 
komunitas disabilitas di Indonesia.

(kpl/far/jje)


Reporter:  

Fikri Alfi Rosyadi

↑