Highlight Jazz Gunung 2019, Merdunya Jazz Halau Suhu Dingin Gunung Bromo!

Selasa, 30 Juli 2019 15:46
Highlight Jazz Gunung 2019, Merdunya Jazz Halau Suhu Dingin Gunung Bromo!

Grup musik Debu tampil di hari pertama sebagai pembuka Jazz Gunung 2019. Mustafa dkk masih membawa keberagaman musik dengan balutan pesan islami. 

Pagelaran Jazz Gunung 2019 baru saja selesai digelar dari 26-27 Juli 2019 di Jiwa Jawa, Probolinggo, Jawa Timur. Sederet musisi jazz terbaik menghadirkan aksi yang memukau para penonton. Masih digelar di panggung terbuka di ketinggian 2.000 mdpl, Jazz Gunung memadukan merdunya musik dan keindahan alam. KapanLagi telah merangkum momen terbaik di festival musik jazz paling ditunggu ini.  

Grup musik Debu tampil di hari pertama sebagai pembuka Jazz Gunung 2019. Mustafa dkk masih membawa keberagaman musik dengan balutan pesan islami. 
Masih di hari pertama, Gugun Blues Shelter membawakan lagu blues mereka dengan sentuhan jazz. Dengan formasi tiga personel, Gugun, Fajar dan Bowie memanaskan suasana Bromo.
Mus Mujiono tampil bersama musisi jazz kenamaan, Idang Rasjidi. Suhu udara yang mencapai 9 derajat celcius di hari pertama tak menyurutkan semangat musisi senior ini.
Hari pertama ditutup dengan penampilan apik Tompi. Penyanyi sekaligus dokter bedah ini membawakan sedert hitsnya termasuk Menghujam Jantungku.
Hari kedua tak kalah asik dengan penampilan grup asal Belanda, Tristan. Band dengan lima personel ini menghadirkan acid jazz yang penuh tenaga dan menghibur penonton.
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Dardak datang dan 'ditodong' untuk membagikan suara indahnya. Tak disangka ayah dua anak ini memiliki suara yang teramat merdu!
Duet dadakan Emil dengan Sierra Soetedjo pun berlangsung semakin indah. Emil mengiringi Sierra menyanyikan lagu You dengan iriangan keyboard.
Nita Aartsen Latin jazz Squad membakar semangat para penonton. Bahkan seorang penonton yang beruntung diajak bergoyang dengan irama musik latin.
Di hari kedua nampak sosok Dennis Adhiswara yang datang menikmati Jazz Gunung. Aktor yang lekat dengan karakter Mamet ini terlihat amat menikmati pertunjukan.
Hari kedua Jazz Gunung ditutup dengan penampilan Didi Kempot bersama Ring Of Fire. Penyanyi campusari asli Solo ini mengaku terhormat bisa diajak tampil di event jazz satu ini.
Kesempatan istimewa ini dianggap Didi Kempot sebagai kesempatan belajar lebih soal musik jazz. Ia membawakan empat lagu populernya di atas panggung.
Mulai dari tembang Banyu Langit, Kangen Kowe, Stasiun Balapan sampai Sewu Kuto ternyata bisa dinyanyikan seluruh penonton Jazz Gunung 2019.