Potret Megah Konser 25 Tahun Jamrud, Dimeriahkan Andmesh Kamaleng & Evie Masamba - Krisyanto Ceritakan Perjuangan Dari Nol Hingga Sukses

Kamis, 25 November 2021 09:18
Potret Megah Konser 25 Tahun Jamrud, Dimeriahkan Andmesh Kamaleng & Evie Masamba - Krisyanto Ceritakan Perjuangan Dari Nol Hingga Sukses

Konser Jamrud Perspective dibuka oleh Evi Masamba. Pedangdut jebolan D'Academy Indosiar itu menyanyikan lagu Jamrud berjudul Berakit-Rakit. 

Grup musik Jamrud baru saja menggelar konser bertajuk Jamrud Perspective yang disiarkan secara langsung di Vidio.com. Konser ini sekaligus merayakan ulang tahun Jamrud yang ke-25. Dalam konser ini band beranggotakan Krisyanto (vokal), Aziz MS (gitar), Ricky Teddy (bass), Irwan (gitar), dan Dhani (drum) itu mengajak musisi lintas genre. Mulai dari Stevi Item dari Deadsquad, Evi Masamba, Andmesh Kamaleng, dan All About Life (A2L) grup musik dari Timor Leste. Reporter dan fotografer KapanLagi.com hadir di konser tersebut untuk memberikan yang terbaik untuk KLovers semua. Yuk kita intip potret serta kisah perjuangan yang diungkap oleh Krisyanto pada bagian akhir berita foto berikut.

Konser Jamrud Perspective dibuka oleh Evi Masamba. Pedangdut jebolan D'Academy Indosiar itu menyanyikan lagu Jamrud berjudul Berakit-Rakit. 
Kemudian, setelah Evi Masamba, All About Life (A2L) menyanyikan salah lagu Jamrud yang terdapat di album Putri, yakni Maaf. 
Usai All About Life memberikan penampilan terbaiknya lewat lagu Maaf, langsung dilanjutkan oleh penyanyi asal Nusa Tenggara Timur, yakni Andmesh.
Dalam aksinya, Admesh berhasil menyanyikan lagu hits Jamrud Pelangi Di Matamu dengan versinya sendiri.
Tiga bintang tamu yang ikut terlibat di konser Jamrud Perspective mendapat respon baik dari penonton yang hadir secara langsung maupun melalui streaming lewat Vidio.com. Hal itu terlihat berbagai macam komentar positif yang ditulis secara langsung oleh penggemar Jamrud, Jammers melalui kolom komen di Vidio.com.
Kemudian, yang ditunggu-tunggu pun naik ke atas panggung. Personel Jamrud, Krisyanto, Aziz MS, Ricky Teddy, Irwan, dan Dhani begitu elegan dengan busana putih dibalut dengan blazer yang mereka pakai di konser spesial tersebut. Aksi mereka di atas panggung dibuka lewat lagu Putri dan dilanjutkan dengan Ningrat.
"Alhamdulillah Jamrud hadir lagi, live lagi. Sekarang bersama SRN Entertainment Jamrud bisa live. Tamu yang hadir terima kasih, kemudian temen-temen yang menonton di vidio terima kasih," kata Krisyanto dari atas panggung, usai menyanyikan lagu Ningrat. 
Dari atas panggung juga, Krisyanto sebagai vokalis Jamrud mengatakan, penampilan mereka di konser Jamrud Perspective ini terasa spesial. Terlebih busana yang dipakai para personel Jamrud begitu elegan.
"Kita makin berubah, kita pakai kostum ini spesial atas instruksi dari SRN Entertainment," kata Krisyanto.
Tak lama dari situ, band asal Cimahi ini melanjutkan aksi panggungnya lewat lagu Waktuku Mandi. Pada lagu ini, Jamrud berkolaborasi dengan gitaris Deadsquad, Stevi Item. Kolaborasi ini juga menjadi aksi panggung yang paling ditunggu-tunggu oleh penggemar Jammers.
Tak mau buang waktu, band yang melejit lewat lagu Nekad itu kembali melanjutkan aksinya di atas panggung. Mereka membawakan lagu-lagu hitsnya, seperti "Telat Tiga Bulan (akustik), Kau dan Ibumu (akustik feat Andien Saxophone), dan Surti Tejo.
Yang bikin penampilan Jamrud spesial lagu, mereka membawakan dua barunya, yakni EA EO dan Arogan. Ini menjadi kali pertama Jamrud menyanyikan dua lagu barunya tersebut secara live dari panggung.
Sebelum menyanyikan dua lagu barunya tersebut, Jamrud sempat bercerita sedikit soal perjalanan musik mereka dari awal hingga usia 25 tahun. Perjalanan Jamrud begitu panjang sampai akhirnya meraih kesuksesan. 
"Kita dulu cover cover lagu Sepultura Metallica, Mötley Crüe, Van Halen, banyak yang kita cover," kata Krisyanto.
Lebih lanjut, Krisyanto mengatakan, setelah menyanyikan lagu-lagu band lain, Jamrud akhirnya berani membuat lagu sendiri dengan nama Jamrock. Dari situlah, Jamrud mengawali karirnya di industri musik Indonesia.
"Setelah sekian banyak cover lagu, Aziz, Ricky bikin demo, kita dikenal Jamrock," katanya.
Karena ingin menembus pasar musik Indonesia, Jamrud juga pernah mengalami penolakan dari beberapa label musik. Hal ini sama dirasakan oleh grup band yang berdiri di tahun 90-an. Setelah mendapat penolakan, akhirnya Jamrud bertemu dengan label musik Loggis Reocrds milik Log Zhelebour. 
"Kita berangkat ke Jakarta, semua label pada nolak, karena musiknya bukan eranya saat itu. Akhirnya ketemu Log Zhelebour, dari Jamrock ganti nama jadi Jamrud. Berjalannya waktu akhirnya album kita terjual jutaan copy," katanya.
Di penghujung penampilannya, Jamrud tetap enerjik di atas panggung. Aksi panggung Jamrud dalam konser Jamrud Perspective ditutup tiga lagu manis, yakni Selamat Ulang Tahun, Kabari Aku, dan Terima Kasih. 
Selengkapnya klik di sini ya