Sepenggal Warisan Nike Ardilla Terhadap Budaya Pop Indonesia

Rabu, 27 Desember 2017 15:31
Sepenggal Warisan Nike Ardilla Terhadap Budaya Pop Indonesia

Nike Ardilla dikenal sebagai icon kecantikan Indonesia dan trendsetter. Bahkan hingga kini, gaya rambut pendek serta gaya berbusananya yang selalu mengenakan choker seolah menjadi tren yang tak lekang dimakan zaman.

Setiap tanggal 27 Desember, para fans setia Nike Ardilla memperingati hari kelahiran musisi legenda Tanah Air tersebut. Meski sudah 22 tahun berselang sejak kepergiannya, namun nama Nike masih mengisi hati dan ruang para penggemarnya di seantero Nusantara. Namanya seolah menjadi bukti kegemilangan budaya pop pada masanya. Untuk memperingati acara, para fans setia Nike Ardilla akan berkumpul di Bandung pada tanggal 23-24 Desember 2017. Sedangkan pada tanggal 27 Desember mereka akan mengadakan doa tahlilan di Museum Nike Ardilla. Kepergian Nike seolah meninggalkan duka yang mendalam baik bagi keluarga, fans maupun industri musik pada masanya. Namun dalam kiprah karir yang relatif pendek, Nike justru berhasil membuktikan dirinya melalui loyalitas penggemar dan musikalitas yang belum bisa ditandingi. Hingga saat ini, nama Nike Ardilla pun dikenang melalui sepenggal warisannya. Simak berbagai warisan dari Nike Ardilla disini...

Nike Ardilla dikenal sebagai icon kecantikan Indonesia dan trendsetter. Bahkan hingga kini, gaya rambut pendek serta gaya berbusananya yang selalu mengenakan choker seolah menjadi tren yang tak lekang dimakan zaman.
Semenjak kepergiannya, nama Nike Ardilla selalu digaungkan dalam berbagai acara tribute. Beberapa pertunjukan musik atau konser off-air serta film dan sinetron kerap menyebut nama Nike Ardilla sebagai penghargaan spesial untuk karyanya di dunia musik Tanah Air.
Lagu-lagu Nike Ardilla sering didaur ulang atau dicover baik oleh musisi ternama maupun band indie. Bahkan lagu tersebut sampai melintasi genre musik dari pop, punk sampai dangdut. Terakhir ada Baby Niken yang meng-cover lagu Tinggalah Aku Sendiri.
Perangko Nike Ardilla yang beredar di Rusia tahun 1996.
Perangko, sampul peringatan, amplop, kartu pos Nike Ardilla yang diterbitkan oleh PT Pos Indonesia pada 1996. Nike Ardilla adalah artist pertama yang mendapat penghormatan tersebut. Menyusul kemudian musisi Agnes Monica pada tahun 2017.
Restoran Nike Ardilla di Makassar, Sulawesi Selatan dan Poliwali Mandar, Sulawesi Barat ini seolah menunjukkan bahwa Nike bukan hanya milik warga Jawa Barat namun juga idola seluruh Indonesia. Seorang fans bernama Muhammad Takdir menunjukkan bukti cintanya dengan membangun resto tersebut. Tak hanya itu, semua menu makanan dan minuman di beri nama dari judul lagu, film dan sinetron Nike Ardilla. Resto ini sudah berdiri sejak 1997 atas restu dari Alm Ayah Nike Ardilla yaitu Bapak Eddy Kusnadi.
Ada sebuah jalan dengan nama Jalan Nike Ardilla dipersembahkan sebagai penghormatan kepada Almarhumah Nike di daerah Pondok Labu, Jakarta selatan.
Kisah kehidupan Nike Ardilla yang ditulis dalam bentuk biografi.
Pada tahun 2000 PT Telkom Indonesia mengeluarkan Kartu telepon edisi Nike Ardilla.
Terdapat mural bergambar Nike Ardilla di sejajarkan dengan tokoh dunia lainnya seperti Kurt Cobain dan Jimi Hendrix di Jalan Gatot subroto kota Solo, Jawa Tengah. Mural ini merupakan persembahan dari seniman kota Solo sebagai kekaguman terhadap prestasi Nike.
Museum Nike Ardilla merupakan satu-satunya museum artis Tanah Air. Museum ini juga menjadi tempat peninggalan pertama sejarah era budaya pop di Indonesia.
Makam Nike Ardilla menjadi objek wisata ziarah resmi di Kabupaten Ciamis. Setiap harinya masih banyak orang berziarah di makan Nike.
Hall of Fame Nike Ardilla di Gedung Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Jawa Barat ini merupakan penghargaan dari Pemerintah Jawa Barat terhadap jejak karir Nike. Di gedung tersebut, fotonya disejajarkan dengan tokoh pahlawan Indonesia, seperti Dewi sartika.
Meski sudah meninggal tapi nama Nike Ardilla masih menjadi brand ternama. Melalui project sosial dalam membantu Yayasan Nike Ardilla seperti SLB (Sekolah Luar Biasa), maka pada bulan November 2017 telah dirilis secara resmi parfum Nike Ardilla dimana setiap keuntungan dari parfum itu akan di sumbangkan untuk Yayasan Nike Ardilla. Untuk pembelian bisa langsung ke museum atau melalui akun instagram @nikeardillaofficial.
Atas kreatifitas salah seorang fans, ada komik Nike Ardilla yang rilis hari ini 27 desember 2017 di museum. Komik tersebut menceritakan tentang ilustrasi fans yang kangen terhadap idola nya yaitu Nike Ardilla sehingga berangan punya mesin waktu untuk mengembalikan idolanya. Komik ini juga menjadi project sosial untuk membantu Yayasan Nike Ardilla.