Nelson Mandela
:

Nelson Mandela terlahir dengan nama Rolihlahla Mandela pada 18 Juli 1918. Rolihlahla Mandela kecil masuk sekolah dasar di Qunu. Di sekolah tersebut, gurunya memberinya nama Kristen 'Nelson' dan ia dikenal dengan nama Nelson Mandela hingga sekarang.

Pria klan Madiba ini menyelesaikan pendidikannya di Clarkebury Boarding Institute dan Wesleyan Secondary School yang memiliki reputasi yang cukup baik. Ia juga sempat mengenyam pendidikan di University College of Fort Hare namun akhirnya dikeluarkan setelah terlibat demonstrasi mahasiswa. Ia kemudian melanjutkan gelar BA (Bachelor of Arts) di University of South Africa dan kembali ke University of Fort Hare untuk kelulusannya di 1943.

Desember 1940, Mandela pulang ke rumah ayah angkatnya dan ia terkejut ketika mendengar kabar bahwa dirinya dijodohkan. Akhirnya ia melarikan diri dan menetap di Johannesburg di mana ia sempat bekerja sebagai penjaga di tambang dan juru tulis. Dalam masa pelariannya, ia sempat mengenyam pendidikan hukum di University of the Witwatersrand meskipun akhirnya ia meninggalkan sekolahnya sebelum ia lulus.

Pada tahun 1944, ia menikah dengan Evelyn Mase dan memiliki 3 anak. Namun pernikahannya berakhir dengan perceraian pada tahun 1958 setelah sempat berpisah selama 3 tahun.

Ia menikah lagi pada 14 Juni 1958 dengan Winnie Madikizela dan memiliki 2 putri di pernikahannya yang kedua. Namun pernikahan ini juga berakhir dengan perceraian di tahun 1996.

Pernikahan ketiganya berlangsung pada 1998 setelah ia menjadi Presiden Afrika Selatan. Ia menikahi seorang wanita yang bernama Graça.

 

KARIR:

Mandela segera aktif dalam gerakan anti Apharteid setelah bergabung dengan African National Congress pada tahun 1942. Sekelompok kecil pemuda di ANC bergabung membentuk African National Congress Youth League. Mereka ingin ANC menjadi suatu organisasi yang mampu memperjuangkan suara masyarakat kelas bawah.

Selama 20 tahun, Mandela melaksanakan gerakannya melawan politik apharteid dengan damai dan tanpa kekerasan. Beberapa gerakannya di antaranya adalah Defiance Campaign di tahun 1952 dan Congress of People di tahun 1955. Bersama dengan Oliver Tambo, ia mendirikan firma hukum gratis untuk para kulit hitam.

Di tahun 1955, Mandela dan 156 orang lainnya ditangkap atas tuduhan pengkhianatan terhadap negara. Mandela dibebaskan pada 29 Maret 1961. Segera setelah dibebaskan, Mandela merencanakan gerakan secara Nasional pada 19, 30 dan 31 Maret.

Mandela diminta memimpin perjuangan bersenjata Umkhonto weSizwe (Tombak Negara). Dengan memakai nama samaran David Motsamayi, Nelson Mandela pergi ke Inggris pada 11 Januari 1962 untuk mencari dukungan. Mandela mendapat latihan militer di Maroko dan Etiopia sebelum akhirnya kembali ke Afrika Selatan pada Juli 1962.

Pada 5 Agustus di tahun yang sama, Mandela kembali ditangkap dengan tuduhan meninggalkan negara secara ilegal dan pemicu protes pekerja. Pria ini pun dijatuhi hukuman 5 tahun penjara.

Mandela kembali diadili pada Oktober 1963 atas tuduhan sabotase dan menghadapi tuntutan hukuman mati, namun akhirnya hukuman tersebut berubah menjadi penjara seumur hidup. Dalam pidatonya yang berjudul 'Speech from the Dock' pada 20 April 1964, ia menanggapi tuntutan hukuman mati yang diberikan kepadanya.

"Aku telah berjuang melawan dominasi kulit putih, dan aku telah berjuang melawan dominasi kulit hitam. Aku telah menjunjung demokrasi dan kebebasan masyarakat di mana setiap orang hidup bersama dengan damai dan dengan kesempatan yang sama. Inilah cita-cita yang ingin aku perjuangkan dan yang ingin aku raih. Tapi jika dibutuhkan, aku siap mati untuk cita-cita ini."

Ibu Nelson Mandela meninggal pada tahun 1968, dan anak sulungnya meninggal di tahun 1969. Nelson Mandela dilarang menghadiri pemakaman mereka berdua. Mandela akhirnya dibebaskan pada 11 Februari 1990. Selama masa hukumannya, Mandela telah meolak 3 kali tawaran bebas bersyarat.

Pada tahun 1991, Mandela dipilih menjadi Presiden ANC menggantikan sahabatnya, Oliver Tambo. Mandela mendapatkan Nobel Peace Prize pada tahun 1993. Tanggal 10 Mei 1994 menjadi hari di mana ia dilantik menjadi Presiden Afrika Selatan yang dipilih secara demokratis.

Sesuai janjinya, ia mundur dari kursi presiden pada tahun 1999. Ia melanjutkan mengelola yayasan Nelson Mandela Children's Fund yang ia dirikan pada tahun 1995. Ia juga mendirikan dua yayasan lain yang diberi nama Nelson Mandela Foundation dan Mandela-Rhodes Foundation.

Mandela meninggal pada 5 Desember 2013 di usianya yang ke-95. Ia meninggal di rumahnya di Houghton, Johannesburg, Afrika Selatan. Kematiannya diumumkan secara publik oleh Presiden Jacob Zuma.


  IN MEMORIAM: NELSON MANDELA, PEJUANG KEMERDEKAAN, NARAPIDANA, PRESIDEN, IKON DUNIA

 

 

Lebih Lengkap