Patrialis Akbar

 

Patrialis Akbar lahir di Padang, Sumatera Barat pada tanggal 31 Oktober 1958. Anak keenam dari pasangan Ali Akbar dan Yiarda Tarif ini merupakan mantan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia yang ke-27 sekaligus seorang advokat dan politikus.

Patrialis Akbar memiliki 5 orang anak dari istrinya yang bernama Sufriyeni. Ia memperoleh gelar sarjana hukum dari Universitas Muammadiyah, Jakarta.

KARIR

Selepas lulus dari SMA, Patrialis Akbar memutuskan untuk berkuliah di Jakarta. Ia mengambil juruan hukum di Universitas Muhammadiyah, Jakarta. Sambil berkuliah, ia memutuskan untuk menyambi bekerja sebagai supir angkutan kota jurusan Pasar Senen Jatinegara dan juga supir taksi.

Setelah meraih gelar sarjana hukum, ia berprofesi sebagai pengacara. Saat itu ia pun tertarik dalam dunia politik. Ia kemudian bergabung dengan Partai Amanat Nasional (PAN) yang mengantarkan dirinya menjadi anggota DPR RI selama 2 periode yaitu periode 1999 2004 dan 2004 2009 dari daerah pemilihan Sumatera Barat.

Sekitar tahun 2009, Presiden SBY meminangnya untuk menjadi Menteri Hukum dan HAM menggantikan posisi Mohammad Andi Mattalatta sebagai menteri sebelumnya. Ia resmi dilantik oleh presiden pada 22 Oktober 2009 dan namanya masuk dalam jajajaran menteri di Kabinet Indonesia Bersatu II.

Tahun 2011 saat terjadi reshuffle kabinet, namanya tergusur dari jajaran menteri. Kedudukannya sebagai Menteri Hukum dan HAM digantikan oleh Amir Syamsuddin pada 19 Oktober 2011.

 

Lebih Lengkap