10 Jenis-jenis Diskusi Beserta Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya

Editor KapanLagi.com | Senin, 25 Januari 2021 15:44 WIB
10 Jenis-jenis Diskusi Beserta Pengertian, Fungsi, dan Manfaatnya

Kapanlagi.com - Ada banyak jenis komunikasi, salah satunya dalam bentuk diskusi. Sejak duduk di bangku sekolah, kalian sudah dibiasakan berdiskusi baik dalam kelompok besar atau kelompok kecil. Diskusi adalah dua kegiatan yang membahas tentang sebuah topik sebagai bentuk bertukar gagasan, informasi, pendapat antar kelompok, yang bertujuan untuk menemukan titik temu.

Dengan diskusi akan dapat melahirkan banyak ide-ide besar. Misalnya bagi seorang mahasiswa, dunia kampus akan terasa hambar jika tidak ada diskusi untuk melakukan transaksi buah pikiran, oleh karena itu diskusi menjadi hal penting untuk dilakukan. Nah untuk itu kalian harus mengetahui jenis-jenis diskusi terlebih dahulu. Ada 10 jenis-jenis diskusi yang umum diketahui. Yuk langsung saja simak ulasannya berikut ini.

1. Diskusi Kelompok

Diskusi kelompok termasuk jenis-jenis diskusi yang paling sederhana dan suatu cara bimbingan yang melibatkan sekelompok orang dalam interaksi tatap muka. Setiap anggota akan mendapatkan kesempatan untuk menyumbangkan pikiran masing-masing serta berbagi pengalaman atau informasi untuk pemecahan masalah. Untuk mengadakannya hanya diperlukan ketua atau moderator, notulis, dan beberapa peserta. Diskusi kelompok berfungsi untuk melatih individu agar saling menghargai pendapat satu sama lainnya.

2. Diskusi Seminar

Seminar adalah bentuk diskusi yang digunakan untuk mencari kesepakatan dan pandangan dalam menghadapi persoalan yang bersifat formal. Seminar biasanya fokus pada sebuah topik tertentu seperti masalah sehari-hari yang dilaksanakan dalam bentuk dialog dengan moderator. Kadang juga ada sesi debat dana sharing pengalaman.

Fungsi dari diskusi ini adalah untuk melatih hidup bermusyawarah dalam menyelesaikan berbagai masalah dan mencari solusinya. Selain itu, dapat menumbuhkan sikap saling menghargai pendapat, dan dapat mengerjakan sesuatu dengan cepat dan mampu menumbuhkan kerja sama yang baik.

3. Diskusi Panel

Jenis diskusi selanjutnya adalah diskusi panel yang biasa dilakukan untuk memperluas wawasan mengenai suatu masalah yang sedang banyak dibicarakan. Misalnya ada pelatihan bisnis online, kalian akan belajar bukan hanya teori tapi juga praktek. Mulai dari research keyword, mengetahui jumlah pesaing, membuat website, artikel marketing, branding, dan lain-lain. Selain itu, diskusi panel biasanya dilakukan untuk membahas suatu topik di depan umum seperti radio atau tv.

4. Diskusi Simposium

Simposium adalah bentuk diskusi yang diselenggarakan untuk membahas suatu pokok permasalahan tertentu. Diskusi ini dipimpin oleh moderator, dan setiap peserta diberi kesempatan untuk mengajukan pertanyaan atau pendapat setelah pembahasan utama dan penyanggah telah selesai berbicara. Hasil dari simposium dapat disebar luaskan, terutama dari pembahas utama dan penyanggah, sedangkan pandangan-pandangan umum yang dianggap perlu saja.

5. Diskusi Lokakarya

Lokakarya adalah pertemuan para ahli atau pakar dengan tujuan membahas suatu masalah dibidangnya. Lokakarya atau dengan nama lain disebut workshop termasuk dalam pertemuan ilmiah kecil. Perbedaan lokakkarya dengan seminar adalah hasil yang didapat. Lokakarya menghasilkan karya yang dapat digunakan peserta lokakarya dalam proses pembelajaran.

6. Diskusi Kongres

Jenis-jenis diskusi selanjutnya adalah diskusi kongres. Diskusi kongres adalah pertemuan untuk mendiskusikan dan mengambil keputusan mengenai suatu masalah dari para wakil organisasi baik itu politik, sosial, ataupun profesi.

7. Diskusi Konferensi

Konferensi adalah pertemuan untuk merundingkan dan bertukar pendapat mengenai suatu masalah yang dihadapi bersama. Konferensi biasa dilakukan humas lembaga atau panitia acara untuk mengumumkan, menjelaskan, mempertahankan, atau mempromosikan kebijaksanaan dengan maksud mengukuhkan penerimaan publik.

8. Diskusi Sarasehan

Pada umumnya sarasehan akan dilaksanakan untuk membicarakan suatu permasalahan tertentu dengan cara yang tidak resmi dan formal. Di dalam sebuah sarasehan, setiap peserta juga bisa berinteraksi langsung dengan pembicara yang didatangkan dan hal tersebut tidak harus dilakukan dengan cara melalui seorang moderator.

Tujuan diadakan sarasehan adalah untuk membahas topik atau permasalahan yang tidak terlalu berat dan menjadi sebuah pembicaraan yang sangat serius. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa peserta sarasehan bukanlah harus berasal dari bidang tertentu, karena sarasehan pada umumnya akan dilaksanakan dengan cara memilih sebuah topik yang penting dan cukup populer di kalangan masyarakat luas.

9. Diskusi Munas

Munas adalah singkatan dari musyawarah nasional yang berupa bentuk diskusi pertemuan yang dihadiri oleh perwakilan-perwakilan bersifat nasional untuk membahas masalah berskala nasional.

10. Diskusi Training

Jenis-jenis diskusi yang terakhir adalah diskusi training. Training atau pelatihan adalah sebuah diskusi yang memfokuskan pada praktek dari suatu teori. Kata training sangat umum dalam dunia kerja, ketika seseorang akan memulai kerja, biasanya harus mengikuti masa training selama satu sampai tiga bulan tergantung kebijakan perusahaan masing-masing.

Diskusi menjadi penting untuk dipelajari sejak dini agar kalian memiliki kemampuan diskusi yang baik di depan umum dan dapat menyampaikan ide pikiran dalam sebuah kelompok. Selain itu, umumnya diskusi memiliki fungsi dan manfaat dalam kehidupan. Fungsi dan manfaat dari diskusi seperti saling menghargai pendapat orang lain, menahan ego yang ada dalam diri, belajar untuk memahami karakter, bertukar ilmu, dan mempererat hubungan antara satu dan lainnya.

{NEWS_BOX_PAGGING}

(kpl/dtm)

Editor:   Dita Tamara

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com