10 Penyebab Komplikasi Bayi Kembar, Mulai dari Preeklamsia Sampai Terlilit Tali Pusar

Canda Permana | Senin, 07 Oktober 2019 14:00 WIB
Canda Permana | Senin, 07 Oktober 2019 14:00

Kapanlagi.com - Kehamilan merupakan suatu kebahagiaan sendiri bagi seorang Ibu yang ditunggu-tunggu. Apalagi dengan mengetahui kandungan yang mempunyai dua janin alias tanda-tanda akan melahirkan bayi kembar.

Tak hanya kebahagiaan yang dirasa melainkan resiko untuk menjaga dua janin dalam kandungan seorang ibu merupakan salah satu yang harus dipikirkan seperti dengan penyebab terjadinya komplikasi bayi kembar mulai dari Preeklamsia sampai terlilit tali pusar.

Selain Preeklamsia dan terlilit tali pusar, ada juga beberapa penyebab komplikasi bayi kembar yang perlu kita ketahu. Apa saja? Simak yuk.

1 Dari 10 Halaman

1. Preeklamsia

Penyebab komplikasi bayi salah satunya ada Preeklamsia. Ya, Preeklamsia merupakan suatu tekanan darah tinggi pada kondisi kehamilan seorang ibu.

Pada kehamilan seorang ibu yang masuk minggu ke 20 akan adanya protein dalam urine dan juga adanya pembengkakan secara tiba-tiba pada beberapa anggota tubuh seperti pada umumnya yakni kaki dan tangan, melansir dari alodokter.com.

2 dari 10 halaman

2. Anemia

Anemia juga merupakan penyebab komplikasi bayi kembar, seorang ibu yang melahirkan akan merasa lemah dan lesu. Darah yang mengalir dalam sistem tubuh juga akan mengalir lebih banyak dan encer.

Penyebab tersebut harus lebih cepat ditangani kalau tidak bisa meningkatkan risiko kelahiran prematur, dilansir dari alodokter.com.

3 dari 10 halaman

3. Diabetes Gestasional

Ketiganya adalah Diabetes Gestasional yang merupakan penyebab komplikasi bayi kembar dalam janin seorang ibu. Penyebab tersebut bisa diketahui dengan tanda adanya gula dalam urine, sering haus, sering buang air kecil, kelelahan, mual, penglihatan menjadi kabur, hingga mengalami inveksi vagina melansir dari alodokter.com.

Diabetes Gestasional juga merupakan bentuk diabetes pada masa kehamilan yang di mana tubuh tidak menghasilkan jumlah insulin yang cukup untuk mengatur kadar gula tubuh.

4 dari 10 halaman

4. Sindrom Transfusi Twin-To-Twin

Penyebab Sindrom Transfusi Twin To Twin biasa terjadi pada perkembangan seorang bayi kembar yang identik. Hal ini karena si bayi dalam kandungan selalu mendapatkan suplai darah dari plasenta yang sama dan juga dari salah satu bayi mendapat aliran darah berlebih dibanding bayi satunya yang kekurangan darah.

Hingga akhirnya bayi yang mendapat aliran darah lebih menjadikan resiko alami gangguan jantung dan yang kekurangan darah bisa alami anemia berat badan yang rendah melansir dari alodokter.com.

5 dari 10 halaman

5. Persalinan Prematur

Persalinan prematur terjadi karena bayi yang sudah lahir dalam waktu kurang 37 minggu kehamilan. Terjadinya persalinan tersebut membuat tubuh bayi prematur tidak berkembang dengan baik, mulai dari organ tidak sepenunya matang hingga badan bayi yang kecil sampai berat badan lahir rendah dikutip dari id.theasianparent.com.

Tidak berkembang biaknya organ tubuh pada bayi menjadikan perhatian khusus bagi medis mulai makan, bernapas, dan melawan infeksi yang tetap hangat.

6 dari 10 halaman

6. Berat Badan Lahir Rendah

Penyebab lainnya yaitu berat badan bayi kembar terlahir rendah. Badan lahir rendah sering dikaitkan dengan kelahiran prematur.

Terjadinya berat badan bayi yang rendah membuat risiko lebih tinggi hingga alami komplikasi kesehatan jangka panjang yang juga akan mengalamai ketergangguan pendengaran, penglihatan, cerebral palsy dan keterbelakangan mental melansir dari id.theasianparent.com.

7 dari 10 halaman

7. Pembatasan Pertumbuhan Intrauterine (IUGR)

Tak hanya lahirnya bayi kembar dengan berat badan yang rendah, rupanya pertumbuhan sang bayi kembar juga berpengaruh penyebab dari komplikasi lho. Dilansir dari id.theasianparent.com IUGR terjadi selama fase seperti ketika plasenta tidak dapat menangani pertumbuhan lebih dari bayi kembar.
8 dari 10 halaman

8. Abrupsi Plasenta

Lebih lanjut penyebab komplikasi bayi kembar yaitu Abrupsi Plasenta yang lebih terjadi pada kehamilan bayi kembar daripada bayi tunggal. Hal ini merupakan salah satu peningkatan risiko perkembangan preeklamsia hingga terjadinya solusio plasenta yang menyebabkan kondisi serius di mana plasenta terlepas dari dinding rahim melansir dari id.theasianparent.com.
9 dari 10 halaman

9. Cacat lahir

Kelainan jantung, cacat tabung saraf (seperti spina bifida) dan gangguan gastrointensial merupakan beberapa cacat lahir yang pada umumnya. Hal ini juga merupakan salah satu penyebab komplikasi bayi kembar dilansir dari id.theasianparent.com
10 dari 10 halaman

10. Terlilit Tali Pusar

Terlilit tali pusar memang sering terjadi pada keguguran seorang bayi didalam kandungan seorang ibu. Terlilitnya tali pusar membuat bayi menjadi sulit untuk bernapas dan juga sulit untuk keluar, hingga akhirnya bayi dalam kandungan bisa menimbulkan detak jantung bayi akan melemah, melansir dari merdeka.com.

Oleh karena itu, terlilit tali pusar oleh bayi pada kandungan harus segera di atasi agar tidak menjadikan keguguran bayi didalamnya.

(kpl/CDP)


Editor:  

Canda Permana

Join Kapanlagi.com