5 Cara Memulihkan Penciuman Saat Anosmia, Waspadai Gejala Covid-19

Anik Setiyaningrum | Selasa, 27 Juli 2021 20:11 WIB
5 Cara Memulihkan Penciuman Saat Anosmia, Waspadai Gejala Covid-19

2. Cara Memulihkan Penciuman Saat Anosmia dengan Terapi Aroma

1. Gunakan Minyak Esensial

Salah satu cara memulihkan penciuman saat anosmia, yaitu terapi aroma dengan minyak esensial. Senyawa dari berbagai tumbuhan yang diekstrak menjadi minyak esensial atau astiri diyakini dapat mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Aroma dari minyak ini pun juga potensial untuk melatih indra penciuman kalian. Lakukan latihan dengan menghirup minyak esensial selama 20-40 detik sebanyak 2-3 kali dalam sehari.

2. Gunakan Minyak Jarak

Khasiat minyak jarak sudah dipercaya sejak lama untuk mengembalikan kemampuan indra penciuman yang hilang. Berdasarkan informasi yang dilansir dari Liputan6.com, penggunaan minyak jarak untuk anosmia ini direkomendasikan oleh Dr. Sandra El Hajj, seorang dokter naturopati.

"Secara alami, minyak jarak telah lama digunakan untuk mengembalikan bau yang hilang, karena komponen aktifnya, asam risinoleat. Asam risinoleat dapat membantu melawan infeksi. Ini juga membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan saluran hidung yang disebabkan oleh pilek dan alergi," katanya.

Minyak yang didapat dari ekstrak biji jarak ini digunakan sebagai nasya atau perawatan saluran hidung dengan cara menghangatkannya, kemudian dioleskan di depan lubang hidung dua kali sehari, yaitu saat sebelum dan bangun tidur. Perawatan tersebut bisa kalian coba sebagai cara memulihkan penciuman saat anosmia

3. Konsumsi Jahe

Aroma khas dan menyengat dari jahe bisa kalian manfaatkan sebagai terapi aroma atau cara memulihkan penciuman saat anosmia. Hal itu karena jahe bisa meredakan peradangan pada saluran pernapasan hidung dan mengurangi pembentukan lendir yang berlebih. Lendir yang berlebih itulah salah satu penyebab turunnya kemampuan indra penciuman.

Oleh karena itu, kalian bisa mengonsumsi jahe mentah dengan memotongnya dan mencampurkannya pada minuman hangat atau langsung menggunakan produk jahe bubuk maupun teh jahe celup.

(kpl/ans)

Editor:   Anik Setiyaningrum

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com