6 Jenis Masker Cegah Penyebaran Virus Corona Covid-19

Galuh Esti Nugraini| Kamis, 26 Maret 2020 15:44 WIB
Galuh Esti Nugraini | Kamis, 26 Maret 2020 15:44

Kapanlagi.com - Masker menjadi barang terpenting untuk melindungi diri dari virus corona atau covid-19. Jenis-jenis masker dengan berbagai macam pilihan tentu membuat kalian bingung. Lalu masker seperti apakah yang sesuai untuk digunakan mencegah penyebaran virus corona?

Masker sendiri merupakan alat penutup hidung dan mulut yang bertujuan untuk perlindungan pernapasan dan melindungi diri ketika menghirup zat-zat bahaya yang berada di udara.

Akhir-akhir ini, masker banyak dicari orang guna mengurangi risiko penularan virus corona covid-19. Hal ini juga di dukung oleh WHO yang menyebutkan bahwa untuk mencegah virus corona covid-19, hal-hal yang perlu diperhatikan seperti mencuci tangan menggunakan sabun, dan wajib menggunakan masker.

Seperti yang kita tahu, penyebaran virus corona terdapat pada percikan air liur orang yang sakit, batuk, dan juga penderita yang bersin. Penularan tersebut dapat terjadi jika air liur terhirup orang lain yang berada di sekitar. Nah, oleh sebab itu, ada beberapa jenis-jenis masker beserta penjelasannya yang wajib untuk kalian ketahui.

1 Dari 5 Halaman

1. Masker Bedah

Masker Bedah (credit: freepik)
Masker bedah sering kita jumpai di apotek maupun di toko perbelanjaan. Masker jenis ini bisa menjadi alat untuk mencegah penyebaran corona. Selain harganya yang terjangkau, masker jenis ini sangat nyaman ketika digunakan.

Masker bedah memiliki 3 lapisan, yaitu lapisan luar yang memiliki warna serta memiliki sifat anti air. Lapisan tengah sebagai filter, dan lapisan dalam berwarna putih untuk menyerap cairan yang keluar dari hidung maupun mulut.

Masker bedah efektif digunakan untuk orang yang sedang sakit, maupun orang yang menghindari dari penyebaran virus corona. Penggunaan masker bedah hanya digunakan sekali pakai.

Cara pemakaian masker ini cukup mudah, pastikan bagian hidung, mulut dan dagu sudah tertutup masker. Ketika digunakan, masker bedah agak sedikit longgar dan memungkinkan partikel kecil tetap masuk.

2 dari 5 halaman

2. Masker N95

Masker N95 Ilustrasi masker N95 (credit:liputan6.com)
Masker N95 juga disarankan untuk mencegah penularan virus corona covid-19. Meskipun harga dari masker N95 cenderung lebih mahal dari masker bedah, namun fungsi dari masker N95 juga tak kalah menariknya.

Penggunaan masker N95 sering ditemukan untuk pencegahan penyebaran virus corona. Masker N95 di desain sangat pas untuk menutup hidung dan mulut orang dewasa.

Namun, kelemahan dari masker N95, kalian akan merasa kurang nyaman ketika menggunakannya. Hal ini terjadi karena masker N95 menimbulkan efek sulit bernapas jika menggunakan dalam waktu yang relatif lama.

Faktor lainnya yaitu masker N95 merupakan jenis masker yang mampu menyaring 95% partikel besar maupun kecil, sehingga virus akan susah untuk masuk.  Oleh karenanya, jika kalian menderita penyakit asma, tidak dianjurkan untuk memakai masker ini.  

Penggunaan masker N95 dapat digunakan hingga 5 kali pemakaian, setelah itu, masker wajib dibuang. Masker ini juga tidak disarankan untuk penggunaan sehari-hari. Hal ini disebabkan karena masker ini dapat menyebabkan kesulitan bernapas.

3 dari 5 halaman

3. Masker Motor

Masker Motor iIustrasi masker motor (credit: freepik)
Jenis masker motor sering kali digunakan oleh orang berkendara. Masker ini bertujuan untuk menyaring debu dan polusi ketika berada di jalan raya. Masker ini juga di klaim sebagai masker yang dapat mencegah penyebaran virus corona covid-19.

Masker motor di desain memiliki semacam karet pengikat yang dapat disesuaikan oleh pemakainya, sehingga masker motor sangat rapat ketika digunakan. Ketika anda memakai masker motor, hal yang perlu diperhatikan ialah, kalian harus sering mencuci berulang-ulang, agar masker tetap bersih dan tidak menjadi sarang virus.

4 dari 5 halaman

4. Masker P95

Masker P95 Ilustrasi masker P95 (credit: freepik)
Masker P95 cocok digunakan untuk mencegah penularan virus corona covid-19. Masker ini memiliki keunggulan seperti menyaring debu, virus, dan partikel kecil yang ada di udara. Selain itu, masker jenis ini dapat menyaring partikel yang mengandung minyak seperti bensin, solar, minyak tanah, ataupun cat.

Berbeda dengan masker tipe N yang tidak dapat digunakan di lingkungan yang mengandung minyak, masker tipe P dapat digunakan di lingkungan yang mengandung minyak maupun non minyak.

5 dari 5 halaman

5. Masker N99 dan N100

Masker N99 dan N100 (credit: freepik)
Masker jenis ini dipercaya lebih kuat dibandingkan masker N95 yang hanya mampu menyaring partikel 95%. Masker N99 mampu menyaring partikel berbahaya hingga 99%. Namun, masker N99 tidak tahan terhadap partikel yang mengandung minyak.

Sedangkan masker N100 mampu menyaring partikel berbahaya hingga 99,97%. Masker N100 juga tidak tahan terhadap partikel yang mengandung minyak. Masker ini cocok digunakan jika kalian ingin mencegah virus corona lebih kuat.

Kedua masker ini sama sama memiliki 3 lapisan. Lapisan pertama berfungsi menjebak partikel-partikel kasar seperti debu dan pasir. Lapisan kedua berfungsi untuk menyaring partikel-partikel yang masuk. Dan lapisan ketika atau terdalam terbuat dari karbon aktif yang dapat memerangi senyawa organik yang mudah menguap.

Dari penjelasan di atas terkait pentingnya penggunaan masker serta masker sebagai alat pelindung diri, hal lain yang perlu diperhatikan yaitu tetap rajin mencuci tangan dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar agar terhindar dari wabah virus corona.

(kpl/dtm/gen)


Reporter:  

Dita Tamara

Join Kapanlagi.com