5 Momen Kocak Iduladha, Rebutan Kamar Mandi hingga Ngaret ke Masjid

Iwan Tantomi | Minggu, 11 Agustus 2019 08:05 WIB
5 Momen Kocak Iduladha, Rebutan Kamar Mandi hingga Ngaret ke Masjid

Kapanlagi.com - Iduladha menjadi Hari Raya selain Idulfitri yang disambut dengan suka cita oleh sebagian besar umat Muslim dari seluruh dunia. Uniknya, ada tradisi yang menyertai Hari Raya Kurban ini, di mana setiap kali menunaikan salat Id, umat Muslim akan menyelenggarakan penyembelihan hewan kurban seperti sapi maupun kambing.

Di Indonesia, ternyata ada tradisi yang menyertai perayaan Iduladha. Bahkan, tanpa disadari kebiasaan turun-temurun tersebut terbilang cukup kocak. Bisa jadi, kamu juga pernah mengalaminya. Penasaran apa saja? Berikut ini ulasan menariknya.

Rebutan Kamar Mandi

Mungkin kamu pernah mengalami, masa di mana rebutan kamar mandi jadi kebiasaan di rumah. Hal ini pun jadi makin runyam, saat mau salat Id. Selain dilakukan di pagi hari, kebiasaan bangun pagi yang kerap ngaret, akhirnya bikin gedar-gedor kamar mandi yang hanya ada satu di rumah nggak terhindarkan. Bisa ditebak, ibu pun jadi ngomel-ngomel nggak kelar-kelar.

Halalbihalal Padahal Bukan Idulfitri

Memang sih, nggak ada yang salah dengan sungkem atau bermaaf-maafan, terlebih kepada orangtua. Akan tetapi, kebiasaan ini kerap terbawa selepas menunaikan salat Iduladha. Nggak jarang, orangtua suka terkejut dengan kelakuan anaknya yang mendadak halalbihalal, padahal bukan Idulfitri.

Mukena Tertukar dengan Milik Ibu

Akibat nggak disiapkan lebih awal, mukena yang umumnya sama-sama berwarna putih kadang juga bisa jadi kejadian kocak tersendiri. Alih-alih membawa mukena sendiri, buru-buru ke masjid, yang dibawa justru mukena ibu. Beruntung kalau ukuran mukenanya sama, kalau kekecilan jadi nggak lucu, kamu jadi pakai mukena kebesaran, sementara ibumu justru pakai mukena yang kekecilan.

Berangkat Pakai Sandal Pulang Nyeker

Boleh dibilang kejadian ini sangat lazim dialami oleh sebagian besar orang. Banyaknya jemaah yang datang, membuat pelataran masjid akhirnya digunakan juga untuk salat Id. Akibatnya, batas suci jadi lebih jauh, sehingga sandal terpaksa ditinggal di tempat yang agak jauh. Kocaknya, pas pulang sandal ini kerap hilang, apalagi kalau sandal jepitnya model sejuta umat, siap-siap saja pulang dari masjid nyeker alias tanpa alas kaki.

Nggak Dapat Tempat Salat Akibat Ngaret

Sudah tahu masjid kerap penuh saat salat Id, masih juga ngaret berangkat. Akibatnya, jadi nggak dapat tempat buat salat yang sudah disediakan oleh panitia. Karena harus tetap mengikuti salat Id, nggak jarang akhirnya jalan raya ditutup dan dilapisi koran buat salat Id dadakan.

Ada banyak alasan sih kenapa ngaret ini sampai terjadi. Misalnya, karena jarak masjid dan tempat tinggal yang cukup jauh, kamu bisa memanfaatkan GrabBike yang #AntiNgaret. Sebab, GrabBike dapat selalu diandalkan untuk mengatarkanmu ke berbagai tujuan dengan mudah dan tepat waktu.

Selain memiliki jumlah armada yang memadai, Grab menawarkan 4 kemudahan yang akan membantumu mengejaar hal-hal berarti setiap harinya. Dari 5 juta titik penjemputan yang akurat, GrabBike juga menghadirkan layanan GrabNow untuk memudahkanmu mendapatkan mitra pengemudi terdekat. Selain itu, kehadiran fitur Venues dapat memandu pengguna ke lokasi penjemputan dengan foto dan teks. Fitur lainnya adalah Saved Places yang bisa mempersingkat waktu pemesanan.

Tunggu apa lagi, yuk bikin momen suci Iduladhamu #AntiNgaret kali ini bersama GrabBike. Temukan informasi selengkapnya di instagram, @GrabID.

(kly/tmi)

Editor :  

Iwan Tantomi

TOPIK TERKAIT
 
Join Kapanlagi.com