163 Kata-Kata Mutiara Bahasa Jawa tentang Kehidupan dan Cinta, Penuh Makna Ajarkan Kebijaksanaan

Rabu, 15 September 2021 11:11 WIB
163 Kata-Kata Mutiara Bahasa Jawa tentang Kehidupan dan Cinta, Penuh Makna Ajarkan Kebijaksanaan

4. Kata-Kata Mutiara Bahasa Jawa Lucu dan Menghibur

Kata-kata mutiara berbahasa Jawa tidak saja ditulis dalam bahasa dan kalimat yang serius. Beberapa kata-kata ini juga ditulis dengan bahasa yang begitu lucu dan jenaka. Sehingga, selain mengandung pesan mendalam juga bisa menghibur pembacanya.

1. "Kacang iku gurih, tapi nek dikacangin iku perih." (Kacang itu gurih, tapi kalau dikacangin itu perih)

2. "Mergo seng gaene ngekeki cokelat bakal kalah karo seng ngekeki seperangkat alat sholat." (Karena yang memberi cokelat akan kalah dengan orang yang memberikan seperangkat alat salat)

3. "Nek ngomong ojo dhuwur-dhuwur. Ngko lambemu kesampluk pesawat." (Kalau berbicara jangan tinggi-tinggi, nanti mulutmu tersambar pesawat)

4. "Wit, yen di uncali watu tetep dibales kanggo woh." (Hiduplah seperti pohon, ketika dilempari batu tetap dibalas dengan buah)

5. "Guyon ki ojo kelewatan. Nek kelewatan ngko mutere kadohan." (Bercanda jangan kelewatan, kalau kelewatan putar baliknya jauh)

6. "Nek pacarmu ora gelem masang fotomu, mungkin wonge isin karo raimu." (Kalau pacarmu tidak mau pasang fotomu, mungkin dia malu terhadap wajahmu)

7. "Mending alon-alon tapi seng penting move on." (Mending pelan-pelan tetapi yang penting bisa move on)

8. "Truk wae duwe gandengan, mosok kowe ora duwe gandengan?" (Truk saja punya pasangan, masak kamu enggak punya pasangan?)

9. "Yen tak sawang sorote mripatmu, ketoke kowe arep nembung utang karo aku." (Kalau aku lihat sorot matamu, sepertinya kamu akan berhutang padaku)

10. Urip kui koyo kopi asli. Nek ga iso nikmati rasane pait." (Hidup itu seperti kopi asli, jika tidak bisa menikmati, rasanya pahit)

11. "Nek wes niat kerjo iku ojo golek perkoro, nek wes diniati golek rejeki iku ora usah golek rai." (Kalau sudah niat bekerja itu jangan cari perkara, kalau sudah diniati cari rezeki itu tidak usah cari muka)

12. "Obat pahit ae marakke mari, mosok koe sing manis marakke loro." (Obat yang pahit saja bisa bikin sembuh, masak kamu yang manis bikin sakit.)

13. "Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, mantan wes neng penghulu aku iseh kesepian." (Berakit-rakit kehulu berenang-renang ke tepian, mantan sudah di penghulu aku masih kesepian.)

(kpl/psp)

 

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com