163 Kata-Kata Mutiara Bahasa Jawa tentang Kehidupan dan Cinta, Penuh Makna Ajarkan Kebijaksanaan

Rabu, 15 September 2021 11:11 WIB
163 Kata-Kata Mutiara Bahasa Jawa tentang Kehidupan dan Cinta, Penuh Makna Ajarkan Kebijaksanaan

5. Kata-Kata Mutiara Bahasa Jawa Penuh Nasihat

Kata-kata dan pepatah Jawa umumnya banyak mengandung nasihat yang berguna dalam kehidupan. Karenanya, tak heran jika kata-kata mutiara bahasa Jawa sering dijadikan pedoman dalam kehidupan seseorang. Berikut kata-kata mutiara bahasa Jawa yang penuh nasihat.

1. "Sabar iku lire momot kuat nandhang sakening coba lan pandhadharaning urip." (Sabar itu merupakan sebuah kemampuan untuk menahan segala macam godaan dalam hidup)

2. "Aja milik barang kang melok." (Jangan tergiur barang yang berkilau)

3. "Wong sabar rejekine jembar, ngalah urip luwih berkah." (Orang sabar rezekinya luas, mengalah hidup lebih berkah)

4. "Sepi ing pamrih, rame ing gawe, banter tan mblancangi, dhuwur tan nungkuli." (Bekerja keras dan bersemangat tanpa pamrih, cepat tanpa harus mendahului, tinggi tanpa harus melebihi)

5. "Ngeluruk tanpa bala, menang tanpa ngasorake, sekti tanpa aji-aji, sugih tanpa bhanda." (Berjuang tanpa membawa massa, menang tanpa merendahkan, berwibawa tanpa mengandalkan kekuasaan, kaya tanpa didasari harta)

6. "Cekelana impenanmu, amarga yen impen mati, urip iku kaya manuk sing swiwine rusak, mula ora bisa mabur." (Berpegang teguh pada mimpi, karena jika mimpi mati, hidup adalah burung bersayap yang rusak, itu tidak bisa terbang)

7. "Ana dina, ana upa." (Tiap perjuangan selalu ada hasil yang nyata.)

8. "Adhang-adhang tetese embun." (Berharap sesuatu dengan hasil apa adanya. Seperti berharap pada tetes embun.)

9. "Gliyak-gliyak tumindak, sareh pakoleh." (Upaya yang dilakukan perlahan, tapi akhirnya tujuannya akan tercapai.)

10. "Kena iwake aja nganti buthek banyune." (Berusahalah mencapai tujuan tanpa menimbulkan kerusakan.)

11. "Sepi ing pamrih, rame ing gawe." (Melakukan pekerjaan tanpa pamrih.)

12. "Sluman slumun slamet." (Biarpun kurang hati-hati tapi masih diberi keselamatan.)

13. "Ngundhuh wohing pakerti." (Apa pun yang kita lakukan akan membuahkan hasil yang sepadan.)

14. "Nabok nyilih tangan." (Menggambarkan orang yang tidak berani menghadapi musuhnya dan meminta bantuan orang lain diam-diam.)

15. "Becik ketitik, ala ketara." (Perbuatan baik akan selalu dikenali, dan perbuatan buruk nantinya juga akan diketahui juga.)

16. "Adigang, adigung, adiguna." (Mengandalkan kekuatan, kekuasaan dan kepintarannya.)

17. "Mikul dhuwur mendhem jero." (Seorang anak yang menjunjung tinggi derajat orang tua.)

18. "Sabar sareh mesthi bakal pikoleh" (Pekerjaan apapun jangan dilakukan dengan tergesa-gesa agar berhasil.)

19. "Rukun agawe santosa, crah agawe bubrah." (Hidup rukun pasti akan hidup sentosa, sebaliknya jika selalu bertikai pasti akan bercerai.)

20. "Dhemit ora ndulit, setan ora doyan." (Berupa doa dan harapan agar selalu diberi keselamatan, tidak ada suatu halangan dan rintangan.)

21. "Tuna sathak bathi sanak." (Merugi harta tapi mendapatkan sahabat.)

Halaman Selanjutnya Kata Bahasa Jawa Penuh ...

(kpl/psp)

 

Topik Terkait

Join Kapanlagi.com