Bosan dengan berita itu-itu saja? Download Aplikasi Liputan6

60 Kata-Kata Sujiwo Tejo yang Bijak dan Penuh Makna, Tentang Cinta - Kehidupan

Editor KapanLagi.com | Selasa, 26 Januari 2021 15:44 WIB
60 Kata-Kata Sujiwo Tejo yang Bijak dan Penuh Makna, Tentang Cinta - Kehidupan

Kapanlagi.com - Siapa yang tidak kenal dengan Sujiwo Tejo, ia merupakan budayawan sekaligus seniman multitalenta yang sangat terkenal di Indonesia. Ada banyak sekali kata-kata Sujiwo Tejo yang blak-blakan dan sangat bijak dalam memotivasi kehidupan. Bahkan kata-kata Sujiwo Tejo tersebut begitu populer hingga saat ini, bahkan masih sering muncul di media sosial.

Kata-kata Sujiwo Tejo kebanyakan berisi sindiran, ungkapan cinta, atau sentilan kehidupan. Dan tentu saja kata-kata bijak tersebut penuh dengan makna. Ada kata-kata yang cukup ringan, ada pula kata-kata yang menggunakan makna sangat mendalam. Sehingga tidak heran bila kata-kata Sujiwo Tejo ini sangat diterima oleh banyak kalangan, bahkan kalangan milenial.

Untuk kalian yang sedang mencari kata-kata Sujiwo Tejo, berikut ini 60 kata-kata Sujiwo Tejo yang bijak dan penuh makna yang telah dilansir dari berbagai sumber. Yuk langsung saja dicek KLovers.

 

 

1. Kata-Kata Sujiwo Tejo yang Bijak

Gambar

Ini kata-kata Sujiwo Tejo yang bijak dan penuh dengan makna, tentang kehidupan hingga cinta. Dan berikut beberapa kata-kata Sujiwo Tejo tersebut:

  1. Bagaimana kebiasaan akan kita ubah kalau kebiasaan itu sendiri sering tak kita sadari?
  2. Menikah itu nasib, mencintai itu takdir. Kamu bisa berencana menikahi siapa, tapi tak dapat kau rencanakan cintamu untuk siapa.
  3. Cintanya kepada sesama manusia cuma dalam rangka cintanya kepada Tuhan yang menciptakan manusia!
  4. Jika kegagalan adalah sukses yang tertunda, berarti bisa kita harapkan kebohongan adalah jujur yang tertunda. Mengapa kalian pesimistis?
  5. Sudah ribuan perang kujalani nak, tapi belum satupun perangku menjadi agung karena membela cinta.
  6. Andai mereka, kaum jomblo itu, ber-Tuhan, masih lumayan. Mereka akan bilang bahwa jodoh itu di tangan Tuhan. Lha, yang atheis jodohnya di tangan siapa?
  7. Engkau kopi puncak malamku, kekasih, pahit dan kelam tanpa kusedu.
  8. Yang membekas dari lilin bukan lelehnya, kekasih, tapi wajahmu sebelum gelap.
  9. Korupsi lebih atau setidaknya sama saja dengan membakar kitab suci, yaitu menghina esensi kitab suci. Tak ada ajaran maupun agama yang tak mengharamkan korupsi.
  10. Sebaik-baik wajah adalah senyum yang gampang dikenang, Kekasih.
  11. Kadang aku terpikir salah satu syarat menjadi presiden Indonesia adalah tidak punya riwayat minder dalam hidupnya.
  12. Pancasila tuh dasarnya sila 1-3, tujuannya sila 5, cara untuk mencapainya sila 4.
  13. Jangka waktu antara sanjungan dan umpatan demikian tipisnya. Manusia bisa pagi memuja, lalu sorenya mendamprat dengan berbagai hujatan.
  14. Tak ada lagi airmata yang dapat kau timba, Kekasih, karena sungguh rinduku padamu kini telah menyumur tanpa dasar.
  15. Urakan berbeda dari kurang ajar. Urakan melanggar aturan termasuk aturan berfikir demi mengikuti hati nurani. Kurang ajar melanggar aturan hanya demi melanggar.

2. Kata-Kata Sujiwo Tejo yang Bijak

Gambar

Ini kata-kata Sujiwo Tejo yang bijak dan penuh dengan makna, tentang kehidupan hingga cinta. Dan berikut beberapa kata-kata Sujiwo Tejo tersebut:

  1. Tangga menuju langit adalah kepalamu, maka letakkan kakimu diatas kepalamu. Untuk mencapai Tuhan injak-injaklah pikiran dan kesombongan rasionalmu.
  2. Kenapa orang Indonesia selalu mempromosikan batik, reog? Kok korupsi nggak? Padahal korupsilah budaya kita yang paling mahal.
  3. Tuhan menciptakan tangis perempuan agar laki-laki melupakan tangisnya sendiri.
  4. Hidup di alam fana adalah hidup di alam sandiwara.
  5. Puncak kangen paling dahsyat ketika dua orang tak saling telepon, SMS, BBM, tapi keduanya dan saling mendoakan.
  6. Harusnya kesabaran itu seperti keinginan, tak ada batasnya. Yang bertapal batas cuma kebutuhan.
  7. Intinya, bagimana sembahyang itu bisa mendorong seluruh hatimu untuk menolong orang lain. Itulah inti pergi ke masjid, gereja, wihara, kuil, dan sebagainya.
  8. Proses sama pentingnya dibanding hasil. Hasilnya nihil tak apa. Yang penting sebuah proses telah dicanangkan dan dilaksanakan.
  9. Tabahlah seperti perempuan, saban hari memandikan anak, tapi tak pernah menuntut adanya mesin cuci anak.
  10. Mencintai khayalan mungkin memang lebih eksotis ketimbang mencintai sosok yang jelas-jelas konkret di depan mata dan terikat di bumi.
  11. Tuhan menciptakan pundak lelaki untuk menyangga tangis perempuan.
  12. Naskah sutradara kita tahu di depan, naskah Tuhan kita tahu di belakang.
  13. Menjadi suami atau istri yang gagal kerap dinilai tak menjaga kehormatan keluarga besar.
  14. Yang aku bayar pada tukan pecel hanyalah biaya produksi, waktu dan tenaganya. Rasaku ketika makan pecel dan berbagai sensasinya tak terbayar. Itulah utang rasa.
  15. Minta maaf, dengan segenap konsekuensinya, harusnya mudah dilakukan oleh siapapun yang belum beku.

3. Kata-Kata Sujiwo Tejo yang Bijak

Gambar

Ini kata-kata Sujiwo Tejo yang bijak dan penuh dengan makna, tentang kehidupan hingga cinta. Dan berikut beberapa kata-kata Sujiwo Tejo tersebut:

  1. Kenapa tisue bermanfaat, karena cinta tak pernah kemarau.
  2. Jangan pergi agar dicari, jangan sengaja lari agar dikejar. Berjuang tak sebercanda itu.
  3. Bau sampah kulit udang bagiku lebih enak ketimbang bau orang yang sok bermoral padahal bajingan.
  4. Bagaimana kalau uang jajan lebih besar ketimbang uang makan?
  5. Cinta itu ga pake itung-itungan. Kalo udah mulai mikir "pengorbanan" itu namanya "kalkulasi".
  6. Apakah selama ini kita masuk ke dalam agama atau agama yang kita masukkan ke dalam diri kita?
  7. Hidup luntang lantung bagai gelandangan di bawah pohon tapi hatinya penuh cinta.
  8. Di negeri yang baik, airmata tak pernah dihapus oleh tisu, tapi oleh tangan kekasih.
  9. Manusia hidup di zamannya. Sampeyan boleh saja hidup lama di luar negeri, tapi jangan sampai terlalu lama hidup di luar zaman.
  10. Maka siluetkan tubuhmu berlatar senja, karena tak sanggup kulihat airmatamu, kekasih.
  11. Bukankah hanya pada saat mencemooh, putus asa, marah, dan sejenis itu kita menekankan suku kata terakhir pada kata-kata yang terdiri atas empat suku kata?
  12. Untuk menjaga perdamaian dunia, daripada repot-repot diskusi sana-sini tentang potensi konflik antar agama, antar ideologi, dan lain-lain, mending fokus ke soal rasio ketersediaan pangan dan jumlah warga dunia.
  13. Bahasa Indonesia itu sederhana kok. Tapi bukanlah kesederhanaan adalah wujud pencapaian tertinggi manusia?
  14. Jangan tanya besarnya seseorang dari anaknya sendiri. Di mata keluarganya seorang ayah pasti biasa-biasa saja. Mungkin malah kerdil.
  15. Bahkan dalam banyak kepercayaan dan agama, hal yang musikal dianggap lebih awal dan lebih akhir ketimbang teks kata-kata maupun rupa.

4. Kata-Kata Sujiwo Tejo yang Bijak

Gambar

Ini kata-kata Sujiwo Tejo yang bijak dan penuh dengan makna, tentang kehidupan hingga cinta. Dan berikut beberapa kata-kata Sujiwo Tejo tersebut:

  1. Kenapa aku suka senja? Karena negeri ini kebanyakan pagi, kekurangan senja, kebanyakan gairah, kurang perenungan.
  2. Rindu dikalikan jarak sama dengan aku.
  3. Banyak yang yakin bahwa mawar cuma tumbuh di tanah. Padahal mawar juga bisa tumbuh di hati.
  4. Cinta ternyata penjara dengan jeruji kasih sayang, maka kau kerap menangis tanpa merasa di bui, kekasih.
  5. Hidup itu seperti pergelaran wayang, dimana kamu menjadi dalang atas naskah semesta yang dituliskan oleh Tuhan mu.
  6. Tahukah kamu orang yang paling tak berperasaan? Dia yang jauh dari kekasih di saat hujan, tapi tak menghasilkan puisi.
  7. Banyak orang pacaran, seabrek orang menikah, tapi cuma segelintir yang sempat mengalami cinta.
  8. Tidak tersenyum lebih kejam daripada pembunuhan.
  9. Luka ini bukan tentang darah, kekasih, tetapi segenap luka luarmu kini telah menjadi luka dalam yang sunyi.
  10. Terdengar suara-suara tak indah dalam perjuangan menuntut hak juga tidak mengapa. kalau goverment hanya pengin mendengar suara-suara indah, berarti mereka tidak sedang membutuhkan warga negara. suruh saja para tokoh yang prejang-prejeng pakai jas dan abaju safari itu mengurus cucak rowo atau perkutut.
  11. Sepi sebetulnya, cuma jutaan kata yang tak terucap dariku ke pintumu, Kekasih.
  12. Karena hanya kebekuan yang susah memaafkan.
  13. Orang hidup, termasuk saya, toh lebih sering memperhatikan wajah dan sifat-sifat orang lain ketimbang detail-detail selebihnya.
  14. Sepi itu pesta jutaan kata, petasan dan kembang api dari cinta yang tak bersambut, Kekasih.
  15. Kekasih, ciumanmu senyap dan tampak terlatih, apa kamu serdadu apa kamu polisi? Mataku buta disebabkan cinta.
Itulah 60 kata-kata Sujiwo Tejo yang bijak dan penuh dengan makna kehidupan, hingga cinta. Semoga kata-kata Sujiwo Tejo di atas dapat memotivasi kalian dalam menjalankan hidup yang lebih baik.

(kpl/dhm)

Editor:   Dhia Amira

Join Kapanlagi.com