7 Tradisi Unik di Berbagai Negara Saat Bulan Ramadan, Sampai Ada yang Tembakkan Meriam

Galuh Esti Nugraini| Minggu, 05 April 2020 11:22 WIB
Galuh Esti Nugraini | Minggu, 05 April 2020 11:22

Kapanlagi.com - Ramadan menjadi bulan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh umat muslim di dunia. Bahkan banyak negara yang lakukan berbagai tradisi unik ketika Bulan Ramadan tiba. Ya, tradisi itu pun menjadi kebiasaan yang sering mereka lakukan dari jaman dulu.

Kalau di Indonesia biasanya adanya tradisi ngabuburit atau membangunkan sahur, beda lagi di lain negara. Tradisi di negara lain juga tak kalah uniknya saat Ramadan tiba.

Dilansir dari berbagai sumber, inilah 7 tradisi unik di berbagai negara pada saat bulan Ramadhan. Apa itu?

1 Dari 7 Halaman

1. Festival Garangao (Qatar)

Festival Garangao (Qatar) credit: twitter.com/qatarliving; twitter.com/dohanews
Festival Garangao merupakan festival yang telah terjadi berabad-abad lalu. Festival ini dikhususkan untuk anak-anak saat Bulan Ramadan tiba. Ya, biasanya festival ini dilakukan pada saat hari ke-14 Ramadan.

Festival garangao dilakukan setelah berbuka puasa. Nantinya anak-anak akan bersiap keluar rumah dengan mengenakan pakaian adat Qatar sedangkan buat anak perempuan memakai hiasan kepala berwarna emas. Setelah mereka berkumpul, anak-anak tersebut akan bernyanyi bersama dan mendatangi rumah-rumah warga untuk meminta permen.

Permen yang didapatkan oleh para anak-anak ini akan dimasukkan ke dalam sebuah tas kain yang di gantungkan di leher, biasanya tas kain tersebut adalah buatan tangan ibunya.

Festival ini dilakukan untuk memberikan penghargaan kepada anak-anak yang telah melaksanakan puasa hampir setengah bulan lamanya. Selain kegiatan berbagi-bagi permen ada banyak kegiatan lain seperti kegiatan painting face, melukis tangan menggunakan heena, dan melakukan dongeng di pinggir jalan. Bahkan supermarket dan mall yang ada di Qatar juga ikut serta dengan membagikan permen serta goodie bag secara gratis.

2 dari 7 halaman

2. Memasang Lampu Lentera (Mesir)

Memasang Lampu Lentera (Mesir) credit: Pixabay
Dalam menyambut Ramadan, tradisi unik yang biasanya dilakukan oleh masyarakat Mesir adalah memasang lampu lentera di jalanan dan rumah-rumah mereka. Lentera-lentera tersebut bernama fanuos.

Lentera yang berukuran 25 cm hingga 150 cm ini terbuat dari plastik daur ulang. Lentera ini digunakan oleh masyarakat Mesir yang mana menjadi simbol cahaya untuk menerangi kegelapan.

3 dari 7 halaman

3. Makan Dorayaki (Jepang)

Makan Dorayaki (Jepang) credit: twitter.com/hirohikoshoda
Jangan salah, ternyata Jepang juga lakukan tradisi saat Ramadan tiba. Memang tidak banyak muslim yang ada di negeri sakura ini, namun tersebut tetap ada kebiasaan unik yang dilakukan para muslim di Jepang ini. Apa itu?

Hal tersebut terlihat dari menu buka puasanya. Di sana, dorayaki menjadi menu buka puasa. Kue manis dengan tekstur yang lembut serta memiliki isian seperti coklat, keju serta kacang merah ini memang dirasa cocok sebagai menu berbuka puasa.

4 dari 7 halaman

4. Kota Couronne (Prancis)

Kota Couronne (Prancis) credit: Pixabay
Ternyata di Perancis ada juga tradisi saat Bulan Ramadan tiba, tepatnya di kota Couronne. Kota yang memiliki banyak imigran dari Arab Saudi ini akan membuka suatu lapak dagangan di sepanjang jalan. Mereka biasanya menjual berbagai pernak-pernik dan makanan khas selama Bulan Ramadan seperti kurma dan kue-kue manis.
5 dari 7 halaman

5. Bangunkan Sahur (Indonesia)

Bangunkan Sahur (Indonesia) credit: Fimela/www.humaskuba_info
Di Indonesia sendiri juga memiliki tradisi yang tak kalah unik saat Ramadan tiba. Apalagi kalau bukan membangunkan sahur. Mereka biasanya berkeliling kampung, dan membangunkan para masyarakat dengan berbagai cara uniknya. 

Tidak hanya anak-anak yang melakukan hal tersebut, orang dewasa dan juga remaja ikut, berbaur bersama untuk melakukan kegiatan membangunkan sahur. Namun tidak diketahui sejak kapan tradisi membangunkan sahur ada, namun kebiasaan ini masih ada hingga sekarang.

6 dari 7 halaman

6. Menembakkan Meriam (Arab Saudi)

Menembakkan Meriam (Arab Saudi) credit: twitter.com/emiratesislamic
Jika di Indonesia, kegiatan ngabuburit dilakukan bareng keluarga atau sahabat dengan berjalan-jalan sore. Biasanya ngabuburit dilakukan untuk membeli beberapa takjil berbuka. Namun lain halnya dengan Arab Saudi.

Ada cara tersendiri bagi Arab Saudi saat ngabuburit. Kegiatan ngabuburit ini biasanya mereka lakukan dengan menonton penembakan meriam. Awalnya meriam diletakkan di atas bukit, hal ini dilakukan untuk memberitahu tentang datangnya adzan magrib, supaya orang-orang yang jauh bisa mendengarnya.

7 dari 7 halaman

7. Gelar Tikar Berbuka Puasa Bersama (Turki)

Gelar Tikar Berbuka Puasa Bersama (Turki) credit: twitter.com/insanveirfan
Berbuka puasa bersama memang tidak asing bagi umat muslim di Indonesia bahkan dunia. Berbuka puasa memang lebih enak jika dilakukan bersama sambil kumpul keluarga dan sahabat. 

Tetapi ada yang berbeda dari buka puasa bersama yang dilakukan di Turki. Malahan buka puasa bersama di sana sudah menjadi kebiasaan wajib. Caranya pun cukup unik, dengan menggelar tikar atau kain di halaman rumah, bisa juga dilakukan di salah satu taman kota yang ada di kota Turki.

Sebelum adzan berkumandang, biasanya mereka telah berkumpul sambil berbincang dan menyiapkan hidangan berbuka. Kegiatan yang dilakukan di tempat terbuka selama Bulan Ramadan ini seperti piknik ya KLovers.

Itulah 7 tradisi unik diberbagai negara saat Bulan Ramadan tiba. Semua pun menyambut dengan suka cita. Jadi nggak sabar deh, ingin Bulan Ramadan segera datang.

(kpl/dhm/gen)

Editor:  

Dhia Amira

TOPIK TERKAIT
 
 
Join Kapanlagi.com